Cara Hidup Hemat Ala Milenial

Permasalahan finansial merupakan hal yang lumrah terjadi pada setiap orang. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kurang baik dalam mengatur keuangan. Seringkali generasi milenial dilanda euphoria ketika memperoleh penghasilan untuk pertama kali. Mereka menggunakannya untuk memenuhi keinginan tanpa memikirkan kebutuhan yang seharusnya menjadi prioritas. Jadi penghasilan akan habis sebelum waktunya, mau tidak mau mereka memutuskan untuk berhutang agar kebutuhannya terpenuhi. Sebenarnya berhutang boleh-boleh saja, tetapi jika menjadi kebiasaan tentu bukan hal yang baik. Bayangkan jika hutang anda tiba-tiba menumpuk di saat keuangan sedang tidak lancar. Tentu saja hal ini menjadi beban pemikiran di benak anda. Agar hal itu tidak terjadi, anda harus mensiasati pengeluaran setiap bulannya. Berikut ini tips-tips cara hidup hemat ala milenial:

Kurangi Pengeluaran yang Tidak Penting

unsplash

Jika anda memiliki hobi nongkrong di cafe, shopping, pergi ke bioskop atau kebiasaan lain yang bersifat tidak penting. Mulai sekarang coba untuk mengurangi intensitas kegiatan itu perlahan-lahan. Sesuaikan gaya hidup dengan kemampuan yang dimiliki, sehingga masalah keuangan kedepannya bisa dihindari. Coba saja hitung jumlah uang yang anda habiskan dari kebiasaan yang tidak penting itu. Lihat berapa banyak uang yang bisa dikumpulkan. Jika kebiasaan itu dapat dikurangi tidak hanya tubuh yang sehat, tetapi anda bisa menyimpan uang lebih banyak.

Mencari Penghasilan Tambahan

unsplash

Jika menghemat penghasilan saat ini sulit, anda bisa mencari penghasilan tambahan lewat kerja part-time atau freelancer. Misalnya, anda yang memiliki hobi fotografi bisa menjadi selebgram atau jika memiliki keterampilan di bidang desain grafis. Anda bisa menawarkan jasa anda untuk mendesain brosur, poster, banner dan lain-lain. Selain kemampuan lebih terasah, anda juga mendapatkan penghasilan tambahan. Satu hal yang harus diingat, jika penghasilan sudah bertambah. Hindari gaya hidup yang hedonism dan konsumtif.

Menyisihkan uang Logam dan Recehan

unsplash

Sebagian orang sering menyepelekan uang receh, padahal uang Rp 1 miliar tidak sah jika kurang 100 perak. Biasakan diri untuk mengumpulkan uang receh sisa belanja. Jika setiap hari anda rutin mengumpulkan uang receh Rp 1000 maka sebulan menjadi Rp 30.000 Meskipun tidak banyak, uang receh dapat digunakan untuk banyak hal. Bahkan bisa digunakan untuk dana yang bersifat darurat.

 

Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Investasi adalah menanam modal pada suatu perusahaan atau aset dengan nilai tinggi, harapannya memperoleh keuntungan besar di masa yang akan datang. Investasi sering dikaitkan dengan orang yang sudah memiliki pekerjaan dan berpenghasilan tinggi. Padahal investasi di masa sekarang sudah berbeda dengan zaman dulu. Kini generasi milenial dapat memulai investasi dengan modal sekitar Rp 100.000. Seseorang pasti mendambakan anak di masa depan. Ketika sudah berkeluarga dan memiliki anak, pengeluaran akan semakin tinggi. Selain kebutuhan sehari-hari, anak-anak juga membutuhkan pendidikan. Biaya pendidikan di Indonesia tidak bisa dikatakan murah. Karena itu tidak ada salahnya anda mempersiapkan dana pendidikan, agar anak memperoleh pendidikan yang baik. Dengan berinvestasi, anda sedang mempersiapkan masa depan yang cerah. Ketika di usia senja anda butuh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan, tetapi fisik tidak mampu lagi untuk bekerja. Maka berinvestasi di usia muda merupakan solusi untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang. Investasi bisa dalam bentuk tabungan emas, tanah atau bangunan, usaha yang dijalankan saat ini dan sebagainya.

Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran

unsplash

Dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran anda dapat mengetahui berapa banyak pengeluaran selama sebulan. Cara ini dapat digunakan untuk mengurangi pengeluaran yang tidak diperlukan, serta mengetahui pengeluaran kebutuhan selama sebulan. Jadi anda dapat membuat skala prioritas kebutuhan mana yang harus dipenuhi dahulu.

Membuat Target Pengeluaran

Sebelum membelanjakan penghasilan yang didapatkan, buat dulu rencana keuangan. Seperti 50% untuk kebutuhan dasar, 30% untuk hiburan dan sisanya 20% digunakan untuk investasi dan tabungan. Dengan merencanakan formula seperti ini, anda tidak akan bingung mengelola uang bulanan. Penghasilan yang habis dipertengahan bulan menandakan kurang baiknya rencana keuangan.

Leave a Reply