5 Fakta tentang Danau Framu

Indonesia Timur dikenal dengan keindahan wisata baharinya. Raja Ampat merupakan salah satu destinasi wisata air favorit para traveler. Selain Raja Ampat, masih banyak wisata bahari memesona lainnya di Papua, antara lain adalah Danau Framu. Mari simak 5 fakta tentang Danau Framu.

Image result for danau framu

 

Danau Framu adalah anak Danau Ayamaru.

Danau Framu terletak di Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Danau Framu merupakan anak danau dari Danau Ayamaru. Ayamaru merupakan sebuah danau yang menjadi pusat transportasi air, wisata dan sumber ekonomi bagi masyarakat. Danau Ayamaru memiliki luas 980 hektar yang membentang ke 8 kampung. Delapan kampung tersebut yakni danau yang menjadi pusat transportasi air, wisata dan sumber ekonomi bagi masyarakat. Danau Ayamaru memiliki kedalaman hingga 30 meter.

Perjalanan untuk sampai ke Danau Framu.

Untuk sampai ke tempat ini, dibutuhkan 4-5 jam perjalananan atau 158 km dari Kota Sorong. Perjalanan menuju danau Framu dipenuhi jalanan berliku-liku, sempit yang menanjak dan curam. Untuk kamu yang membawa mobil, kamu harus parkir di dekat pintu gerbang Danau Framu dan melanjutkan perjalan dengan berjalan kaki. Untuk kamu yang membawa motor, kamu bisa tetap membawa motor kamu hingga ke dalam. Tetapi hati-hati ya karena jalanannya bergelombang dan licin karena jalan menuju tempat ini dipenuhi tanaman semak belukar. Setelah jalan setapak habis, kamu harus melanjutkan perjalanan menyusuri hutan dengan berjalan kaki. Untuk masuk ke danau ini, tidak dikenakan biaya masuk. Hanya perlu membayar biaya parkir, biaya parkir untuk motor Rp 10.000 dan untuk mobil Rp 50.000.

Air Danau Framu sangat bening.

Air Danau Framu sangat jernih sehingga kita bisa melihat hingga ke dasar danau. Terlihat juga ikan-ikan kecil yang berenang kesana-kemari.  Warna air Danau Framu perpaduan biru tosca dan hijau, begitu indah dipandang mata. Danau Framu dikelilingi oleh pepohonan yang lebat dan pegunungan disekitarnya membuat suasana danau ini semakin asri. Kebersihan danau ini juga masih terjaga, tidak terlihat sampah yang berserakan.

Danau Framu cukup dalam.

Jika mengunjungi tempat ini, kamu wajib banget untuk main air alias berenang di danau ini, airnya segar banget! Untuk kamu yang tidak bisa berenang hati-hati ya karena air di danau ini cukup dalam. Meski terlihat dangkal karena airnya yang bening, danau Framu ini cukup dalaman, kedalamannya kurang lebih 4-5 meter. Saat sore hari, terlihat sinar matahari menyinari permukaan danau, membuat danau terlihat semakin cantik. Di sebelah danau, terdapat padang rumput yang membentang luas. Untuk sampai ke padang rumput, kamu cukup berjalan kaki, jaraknya dekat dengan Danau Framu.

Mitos mengenai Danau Framu.

Di Danau Framu masih bertebaran mitos yakni penduduk sekitar memercayai bahwa nenek moyang mereka tinggal di danau Framu. Mereka juga percaya, jika mereka menebang pohon di danau ini sama saja dengan mereka mencukur rambut nenek moyang mereka sehingga tidak ada yang menebang pohon di sekitar danau ini.

Melihat perjalanan yang sulit untuk mencapai ke tempat ini, saya sempat berpikir, andaikan pemerintah mau memperbaiki akses jalan ke tempat ini pasti sangat memudahkan para pengunjung yang mau menikmati tempat ini. Wisatawan yang datang berkunjung pun pasti akan meningkat. Di sisi lain, ketika sudah banyak wisatawan yang berkunjung, apakah kebersihan tempat ini akan tetap terjaga? Sayang sekali jika kebersihan dan keasrian tempat ini harus terenggut oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

Tertarik untuk mengunjungi danau cantik ini? Atau bahkan kamu sudah pernah pergi ke danau ini? Bagikan ceritamu di kolom komentar ya.

Leave a Reply