Pemula ingin Investasi? Siapa Takut!

Investasi menjadi pilihan bagi siapapun untuk memiliki tabungan dengan bentuk lain. Investasi sendiri sangat berguna nantinya jika kamu ingin memiliki modal di masa depan. Terlebih bagi yang belum berkeluarga, investasi bisa jadi jalan bagi kamu untuk mempersiapkan sesuatu, menikah dan berkeluarga misalnya.

Siapapun bisa memulai sebuah investasi, termasuk yang baru mau mencoba sekalipun. Namun para pemula ini biasanya masih ragu dalam memulai investasi. Untuk para pemula, yuk simak beberapa tips di bawah ini sebelum mencoba investasi.

  1. Riset Terlebih Dulu

Banyak sekali macam-macam investasi yang bisa kamu pilih. Bisa itu properti, saham, obligasi, hingga emas. Sebelum melakukan investasi, ada baiknya kamu melakukan riset kecil-kecilan, seperti membaca artikel atau bertanya langsung kepada teman yang sudah melakukan investasi. Dari riset ini, kamu bisa menentukan, investasi mana yang memiliki peluang lebih baik. Selain itu, kamu juga bisa meminimalisir berapa kerugian yang akan kamu peroleh saat memilih investasi tersebut.

  1. Pisahkan Dana Investasi dengan Dana Pribadi

Kegiatan investasi tidak bisa dilakukan jika kamu tidak memiliki dana. Untuk mengatasinya, alangkah baiknya kamu menyisihkan dana pemasukkan untuk dana investasi. Namun jangan lupa, pastikan juga kamu sudah memikirkan biaya kehidupan kamu selama satu bulan. Agar lebih mudah, sisihkan dana sebanyak 20% untuk kegiatan investasi dan pisahkan ke dalam rekening khusus. Ini bertujuan agar dana untuk kebutuhan sehari-hari tidak bercampur dengan dana untuk investasi.

  1. Tentukan Tujuan

Bagi para pemula, biasanya mereka tidak tahu apa sebenarnya tujuan dari kegiatan investasi. Umumnya, tujuan investasi adalah untuk mendapatkan pemasukkan di luar gaji pokok. Sebagian besar lagi percaya bahwa investasi adalah suatu tindakan yang nantinya akan menjamin kehidupan di hari tua. Namun karena banyak yang masih kurang paham, akhirnya mereka gagal dan tidak melanjutkan investasinya.

Untuk itulah, jika kamu mulai berinvestasi, pastikan kamu sudah memiliki tujuan tersendiri. Sebagai contoh, jika kamu menginginkan untuk tinggal di sebuah rumah, tipe rumah seperti apa yang kamu impikan? Berapakah harganya? Atau jika kamu melakukan investasi untuk membiayai pernikahan, berapa lama kamu harus melakukan investasi ini untuk mencukupi biaya tersebut?

  1. Menginvestasikan Lagi Hasil Keuntungan dari Investasi

Poin ini adalah sambungan dari poin kedua. Jika kamu sudah memisahkan dana kebutuhan dengan investasi, maka pastikan keuntungan dari dana investasi tidak serta merta langsung diambil. Buatlah investasi baru dari dana tersebut. Ini sangat penting jika investasi dari bidang A gagal, maka kamu memiliki dana cadangan dari investasi B.

  1. Sabar

Sabar adalah salah satu kunci utama dalam melakukan investasi. Bagi kamu yang memiliki modal kecil, maka keuntungan dari investasi kamu juga tak selalu tinggi. Belum lagi jika investasi kamu gagal, maka jangan langsung menyerah dan berhenti untuk investasi. Apabila kamu lebih sabar, maka di masa depan kamu bisa memetik hasil yang lebih baik.

Itulah tips-tips untuk para pemula dalam memulai investasi. Jika kamu sudah membaca, segeralah mulai ya. Semakin dini dalam memulai, maka semakin besar juga keuntungan yang bisa kamu petik. Selamat mencoba!

Leave a Reply