7 Tips Mengelola Keuangan Bagi Generasi Milenial

Keuangan merupakan pondasi untuk menopang kehidupan, apa yang dilakukan saat ini akan berpengaruh pada masa yang akan datang. Jadi pengelolaan keuangan yang baik akan berdampak baik untuk kehidupan di masa mendatang. Generasi milenial merupakan waktu yang pas untuk memperoleh pendapatan dari bekerja. Menurut para peneliti sosial generasi milenial atau generasi Y adalah mereka yang lahir pada rentang tahun 1980an sampai 2000.

Sayangnya ada beberapa generasi milenial cenderung menikmati hidup untuk saat ini saja, kurang mempersiapkan keuangan untuk masa yang akan datang. Peralihan dari seorang pelajar sampai menjadi dewasa lalu memiliki penghasilan sendiri untuk pertama kalinya. Hal ini menjadi euphoria tersendiri sehingga cenderung memakai uangnya secara berlebihan. Jangankan untuk ditabung, uang itu habis untuk memenuhi keinginan yang terus bermunculan. Padahal kebutuhan akan terus bertambah di masa depan, contohnya ketika sudah menikah lalu memiliki anak. Ketika anak bersekolah pasti memerlukan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Selagi masih muda seseorang harus mengetahui ilmu mengelola keuangan, agar mengurangi sedikit masalah keuangan di masa mendatang. Berikut ini ada tujuh tips mengelola keuangan untuk kaum milenial:

1. Menabung

unsplash

Uang boleh digunakan tetapi harus memperhatikan batasan-batasan tertentu, jangan boros. Prioritaskan untuk menyisihkan uang yang didapatkan. Selain dapat menjadi investasi di masa depan, tabungan akan membantu ketika kamu mengalami kesulitan finansial. Ataupun ketika ada pengeluaran tak terduga saat dalam keadaan darurat. Menabung juga dapat merealisasikan rencana jangka panjang. Ketika seseorang berencana untuk membeli rumah atau pergi liburan ke tempat impian. Itu semua dapat terealisasi ketika kamu menabung.

2. Mencatat Pengeluaran

unsplash

Mengendalikan anggaran belanja yang dikeluarkan setiap bulannya dengan mencatat pengeluaran yang ada. Jangan sampai pengeluaran melebihi pendapatan. Ketika menerima gaji jangan dihabiskan untuk memenuhi keinginan sesaat, sisakan untuk memenuhi kebutuhan kedepannya. Terlalu sering menghambur-hamburkan gaji membuat kamu kesulitan ketika mengalami pengeluaran tak terduga.

3. Mengontrol Gaya Hidup

unsplash

Seringkali generasi milenial membeli barang yang bermerek, pergi ke restoran untuk sekedar ngopi atau nongkrong dengan teman di tempat yang mahal. Jika gaji yang didapatkan sesuai maka itu tidak masalah, tetapi jika gaji yang didapatkan tidak sesuai dengan gaya hidup yang jalani. Kamu akan kesusahan untuk memenuhi kebutuhan kedepannya. Oleh karena itu cegah keborosan dan sesuaikan gaya hidup dengan uang di kantong.

4. Mempersiapkan Dana Pensiun dari Sekarang

unsplash

Ketika masih muda sekalipun, penting untuk menyiapkan dana pensiun. Seseorang akan menua pada waktunya dan tidak mungkin bekerja seumur hidup. Dana pensiun digunakan untuk memenuhi kebutuhan di masa tua ketika seseorang tidak produktif lagi. Semakin awal memulainya maka semakin banyak dana yang terkumpul di tabungan.

5. Mempersiapkan Dana Pendidikan

unsplash

Setiap orang pasti akan mendambakan seorang anak di masa mendatang. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kebutuhan akan semakin banyak ketika seseorang memiliki anak. Bukan hanya kebutuhan sehari-hari, anak juga butuh pendidikan. Biaya pendidikan di Indonesia yang tidak bisa dikatakan murah. Oleh karena itu, perlu dipersiapakannya dana pendidikan agar anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik. Tidak ada salahnya kamu mempersiapkan sejak awal. Tabungan pendidikan, asuransi pendidikan dapat dimanfaatkan untuk menabung biaya pendidikan.

6. Mengelola Utang

unsplash

Seseorang berhutang untuk memenuhi kebutuhannya. Pendapatan yang tidak seimbang dengan pengeluaran, membuat seseorang mencari jalan keluar yaitu dengan berhutang. Agar tidak banyak berhutang, kaum milenial perlu mengatur keinginan, kebutuhan dan keperluan sebaik mungkin. Ketika memiliki hutang, penting untuk menyelesaikan secepatnya. Karena hutang yang dibiarkan terlalu lama akan membuat kita kesulitan kedepannya dalam mengatur keuangan.

7. Buat Perencanaan Keuangan Bulanan

unsplash

Gaji yang sering habis di pertengahan bulan, itu berarti tidak memiliki rencana keuangan yang baik. Sebelum menerima gaji buatlah rencana keuangan dengan formula 50-20-30. Yang artinya 50% digunakan untuk kebutuhan dasar, 30% untuk hiburan dan 20% untuk investasi dan tabungan. Dengan adanya formula seperti ini, kamu tidak akan bingung mengelola gaji bulanan yang diterima.

Leave a Reply