5 Keuntungan Menjadi Karyawan yang Rajin

Perusahaan tentunya sangat menyukai karyawan yang berkualitas serta mampu memenuhi target. Sebaiknya kamu sebagai pekerja lebih meningkatkan kelebihan yang dimiliki, untuk menutupi kekurangan yang ada ketika bekerja. Dengan diiringi disiplin dan kemauan untuk bekerja. Karyawan malas merupakan benalu bagi perusahaan.

Di satu sisi, perilaku malas tersebut bisa menjadi habit, seperti datang terlambat, datang ke kantor membicarakan hal yang tidak penting kesesama teman (bergosip), atau pura-pura sibuk tanpa ada hasil. Daripada membuang-buang waktu seperti itu, lebih baik kamu menyelesaikan pekerjaan lain yang mungkin tertunda kemarin.

Bekerja di mana pun, kamu harus memiliki prinsip seorang karyawan baik dan rajin, yaitu melaksanakan dulu kewajiban kamu di kantor yang ada dalam deskripsi pekerjaan (job description). Untuk menjadi rajin, kamu harus menjunjung tinggi etika bekerja. Ingat, kamu digaji untuk bekerja lho, bukan untuk bermalas-malasan. Dengan beretika, kamu tidak punya alasan untuk malas atau bolos bekerja.

Menjadi seorang karyawan yang rajin sebenarnya mempunyai keuntungan tersendiri, apa saja keuntungan yang bisa kita nikmati ketika menjadi karyawan yang rajin? Yuk, simak 5 keuntungan ketika kamu menjadi karyawan yang rajin berikut ini :

Dekat dengan atasan

Kompetisi dalam mengejar promosi sudah biasa terjadi di lingkungan kerja. Beragam cara dilakukan seorang karyawan demi meraih posisi atau jabatan yang meningkatkan karir profesionalnya. Jika kamu rajin dan konsisten memberikan hasil kerja yang berkualitas, bisa saja kamu menjadi lebih diperhatikan dan mampu menarik simpati atasan kamu. Sehingga bisa semakin mempermudah pekerjaan kamu karena akan terjalin komunikasi yang baik jika kamu dekat dengan atasan.

Mudah ketika mengajukan cuti

Setiap karyawan umumnya memperoleh hak cuti 12 hari selama 1 tahun. Tentunya kamu ingin kan memanfaatkan hak cuti kamu untuk beristirahat sejenak dari rutinitas kantor. Ketika kamu sudah menjadi karyawan yang rajin dan loyal kepada perusahaan, tentunya atasan akan lebih mempertimbangkan untuk menyetujui cuti yang kamu ajukan setelah rutinitas kerja yang padat sebelumnya.

Mendapatkan pelatihan karyawan (training)

Mendapatkan kesempatan ini ternyata juga menjadi salah satu benefit yang di inginkan karyawan. Dengan adanya mentoring ini, biasanya kamu akan mampu mengembangkan diri dan potensi demi peningkatan kinerja. Karena karyawan yang baik adalah karyawan yang bisa selalu berkembang setiap waktunya.

Bonus tambahan

Bonus menjadi salah satu iming-iming yang tak kalah menariknya dari tunjangan. Karena setiap kinerja yang memuaskan pastilah akan tergantikan dengan perolehan penghasilan tambahan. Jadi perusahaan tidak akan segan memberikan kamu bonus tambahan setelah perusahaan puas terhadap kinerja dan dengan harapan agar kamu tetap mempertahankan kinerja yang baik.

Adanya kesempatan naik jabatan

Menduduki posisi tertinggi di kantor menjadi sesuatu yang sangat membanggakan. Tapi, tak sedikit orang pada akhirnya gagal karena tingkat persaingan dalam merebutkan jabatan sangat tinggi. Ditambah bila ada sikap pilih kasih yang biasa terjadi di dunia kerja. Ketika kamu sudah rajin dan menunjukan performa terbaik pada setiap pekerjaan yang kamu lakukan, besar kemungkinan untuk kamu bisa mendapatkan kesempatan promosi untuk bisa naik jabatan.

Sekarang sudah tau kan keuntungan ketika kamu menjadi karyawan yang rajin, Jadi masih mau bermalas-malasan? Yuk, rubah kinerja kita untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

 

Tulisan di atas adalah kiriman dari Anggraini Prastikasari. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

Leave a Reply