7 Tips Mencari Oleh-oleh Murah di Yogyakarta

Ketika kita berlibur ke suatu tempat atau daerah selain menikmati keindahan kota tersebut dan kulinernya gak lengkap rasanya kalau pulang kita tidak bawa oleh-oleh khas dari kota tersebut. Siapa yang tidak tahu Yogyakarta? Sudah pasti tahu dong!!  Yogyakarta memang dikenal sebagai surga belanja favorit untuk wisatawan luar maupun dalam negri. Salah satu tempat belanja yang terkenal di Yogyakarta yaitu Malioboro. Di sana banyak terdapat jejeran toko, pusat perbelanjaan, sampai pedagang yang berjualan di emperan.

Belanja di Malioboro perlu stamina kuat dan alokasi waktu yang cukup lama, karena di sana banyak barang menarik dan dijamin bikin kamu kalap belanja. Kunci untuk mendapatkan harga murah adalah dengan menawar dan membanding-bandingkan harga serta barang dari satu toko ke toko yang lain. Oleh karena itu, sebelum kamu kalap belanja yang bikin kantong bolong, simak dulu yuk 7 tips mencari oleh-oleh murah di Yogyakarta berikut ini :

  1. Riset kecil-kecilan

Saat kamu menentukan kota mana yang akan kamu kunjungi, sempatkan juga untuk cari tau tentang oleh-oleh khas dari kota tersebut. Mulai dari makanan, aksesori, sampai barang kerajinan khas setempat. Nggak ada salahnya juga untuk cari tahu tempat mana saja yang menawarkan harga murah dan komplit. Jadi, gak perlu lagi buang-buang waktu dan pastinya bisa hemat tenaga.

  1. Bandingkan harga

Ketika kamu sudah tiba di tempat perbelanjaan, jangan langsung memborong. Cari tahu dulu kepada penjual harga barang tersebut karena bisa jadi ada sedikit perubahan harga dari yang kita searching di internet. Dan kalau kamu masih punya cukup waktu, kamu bisa juga menelusuri dan membandingkannya dengan harga penjual lainnya. Beli lah barang yang harganya paling miring dari beberapa penjual yang sudah kamu bandingkan. Dengan begitu kamu bisa menghemat budget yang kamu miliki.

  1. Tawar menawar

Kalau kamu sudah mendapatkan barang yang cocok, kamu harus berani menawar jauh di bawah harga normal, agar mendapatkan harga yang lebih miring. Kamu bisa mencoba jurus menawar harga 50% lebih rendah dari harga yang ditawarkan. Para penjual di Jogya biasanya akan melayani kamu dengan keramahan, jadi meskipun menawar tetap harus bersikap sopan ya dan menghargai si penjual.

  1. Pelajari bahasa setempat

Hal yang paling penting saat melakukan tawar menawar adalah cara berkomunikasi. Kalau kamu sedang berkunjung ke suatu daerah, gak ada salahnya mencoba belajar kalimat sapaan, penawaran dan berterima kasih. Dengan begitu penjual akan segan memberikan kamu harga yang tinggi, dan dianggap menghormati kebudayaan yang ada.

  1. Dandan sewajarnya

Berpakaian santai dan tetap sopan mewakili orang lokal di sana. Jika kamu dandan serta berpakaian berlebihan, bisa saja mengundang tangan-tangan nakal. Dan pedagang pun akan menganggap kamu pembeli yang punya banyak uang, sehingga tidak keberatan jika diberikan harga tinggi.

  1. Hindari musim liburan

Musim liburan adalah saat yang kurang tepat kalau ingin liburan tapi dengan budget yang se-adanya. Dan biasanya pada musim liburan harga-harga akan naik.

  1. Cari oleh – oleh kerajinan tangan

Mencari oleh-oleh kerajinan tangan biasanya lebih terjangkau dan tentu saja sangat otentik. Selain membantu pengrajin lokal, juga membudayakan beli pernak pernik lokal yang tak ternilai harganya.

Nah, jadi kapan kamu ke Jogya?  Yuk, rencanakan perjalananmu dari sekarang.

Tulisan di atas adalah kiriman dari Anggraini Prastikasari. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

Leave a Reply