Hidup Hemat di Jakarta? Bisa Kok!

Siapa yang tidak mau tinggal di DKI Jakarta? Ya, Ibu kota negara Indonesia ini memiliki daya tarik sendiri bagi siapapun. Seolah memiliki magnet, tempat ini memiliki fasilitas yang lengkap. Mulai dari transportasi, kesehatan, tempat hiburan, hingga lapangan kerja bisa diperoleh di Jakarta.

Namun bukan berarti hidup di Jakarta seindah yang kamu bayangkan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk DKI Jakarta mencapai 10,37 juta jiwa pada 2017. Sedangkan jumlah wilayahnya mencapai 661,5 km persegi. Artinya, DKI Jakarta sangat padat penduduk karena tidak sebanding dengan jumlah wilayahnya.

Belum lagi pola hidup di perkotaan, terutama ibu kota sekelas DKI Jakarta, sangat konsumtif. Bagi kamu yang ingin hidup di DKI Jakarta dengan gaji yang seadanya, siap-siap saja akan merasa tertekan. Untuk itulah, artikel ini akan membahas bagaimana bisa survive di Jakarta dengan biaya rendah namun tetap nyaman. Yuk disimak.

  1. Tempat Tinggal

Apabila kamu bekerja di Jakarta, usahakan mencari tempat tinggal yang tak jauh dari lokasi kerjamu. Namun cari juga yang budgetnya sesuai dengan kantong kamu sendiri. Percuma saja apabila kamu bertempat tinggal dekat kantor (yang letaknya di pusat kota), namun memakan biaya hingga Rp2 jutaan per bulannya. Alangkah baiknya mencari tempat tinggal dekat kantor, namun dengan uang yang sesuai dengan kantongmu. Selain bisa berhemat uang transportasi, kamu juga tak perlu bertarung dari kemacetan ibu kota.

  1. Transportasi

Saat ini di DKI Jakarta sudah banyak kendaraan publik yang nyaman dan murah. Berbeda dengan zaman dulu yang masih ada orang menaiki atap kereta, becak, bus yang sudah tua, sekarang kendaraan umum sudah terjangkau dan lebih terkendali. Untuk itulah, alangkah baiknya kamu menggunakan kendaraan umum sebagai alat untuk berangkat maupun pulang kerja. Tak perlu membeli motor atau mobil sendiri apabila memang tidak terlalu diperlukan.

  1. Makan

Biaya makan juga bisa kamu kendalikan ketika hidup di Jakarta. Sebagai kota metropolitan, DKI Jakarta sendiri memiliki restoran yang tiap kiri-kanan jalan bisa ditemukan. Walaupun begitu, kamu jangan tergiur dengan godaan tersebut. Alangkah bijaknya jika kamu memasak makanan sendiri agar lebih hemat tiap bulannya. Jika kamu masih memiliki sisa uang, ya sesekali tidak apa untuk memanjakan lidah di restoran Jakarta.

  1. Kurangi Kongkow

Pola hidup masyarakat ibu kota yang cenderung konsumtif membuat kamu harus berpikir dua kali untuk menyesuaikannya. Pastikan kamu berani menolak ketika diajak untuk kumpul bersama teman-temanmu. Memang tujuannya bagus untuk silaturahmi, tetapi jika kondisi tidak memungkinkan, alangkah baiknya untuk ditolak dan rencanakan di lain waktu.

  1. Belanja

Belanja juga menjadi kebutuhan bagi setiap orang, tak terkecuali bagi mereka yang tinggal di Jakarta. Banyaknya pusat perbelanjaan membuat masyarakat tergiur untuk menghabiskan gajinya demi membeli sesuatu. Ini juga mesti kamu cermati, apabila sedang tidak butuh-butuh amat, lebih baik uangnya disimpan saja untuk kebutuhan lain. Bijaklah dalam menghadapi iklim hidup di wilayah ibu kota tersebut.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu pakai dalam menghadapi kehidupan di DKI Jakarta. Semoga tips di atas bisa membantu ya.

Leave a Reply