10 Tips Untuk Pemula Menjalani Bisnis Fashion

Saya bersama teman pernah berencana untuk membuka brand fashion sendiri secara background pendidikan saya pernah sekolah dibidang fashion, namun ketertarikan saya baru muncul saat saya bertemu dengan teman saya ini. Kami berdua mulai merencanakan dari mulai proses “ngide” (mencari ide design) hingga produksi. Namun pada saat itu kita berdua tidak memiliki finansial yang cukup untuk dijadikan  modal buat memulai usaha tersebut.

Dunia fashion saat ini memang jadi peluang yang menjanjikan. Secara populasi manusia memang meningkat terutama wanita. Hal ini membuat menjamurnya usaha fashion baik dalam bentuk toko maupun online. Mendesain dan memproduksi sendiri memang membutuhkan modal besar. Namun ada tips yang bagus untuk memulai usaha ini dari teman teman yang sudah memulai terlebih dulu.

1.Tentukan Jenis fashion yang ingin dipasarkan

https://pixabay.com/en/online-shopping-lisaswardrobe-2650383/

Ada beragam jenis busana yang dapat dipasarkan. Busana wanita, pria, anak anak, remaja dsb. Selain pakaian dapat juga menjual aksesoris pedukung dari busana itu sendiri. Sekarang yang sedang hit adalah penjualan hijab. Sekarang keputusan ada ditangan kita apa yang ingin kita jual. Lakukan riset pasar, jenis pakaian yang saat ini laris di pasaran, trend fashion saat ini, artis yang menjadi trend setter, dsb.

2. Carilah Supplier Fashion

Selama belum dapat memproduksi sendiri pakaian kita, kita dapat mencari supplier pakaian yang dapat kita jual. Mencari supplier tidaklah mudah. Cari supplier yang benar benar paham akan produk yang dijual sehingga dapat menjelaskan kepada kita. Paling penting adalah mudah dihubungi. Ada supplier yang susah bahkan tidak mau bekerja sama ada juga yang mudah bekerja sama namun mematok harga tinggi. Oleh sebab itu pilihlah supplier yang baik.

3. Pelajari detail tentang fashion

Siapa bilang kita tidak perlu mempelajari detail pakaian?. Disini kita sangat perlu memahami jenis kain, bentuk busana hingga detai dan trendl. Pendeskripsian yang sesuai akan membantu pembeli memilih. Jangan sampai pembeli merasa tertipu karena jenis bahan yang salah.

4. Memulai Usaha dengan menjadi Dropship

Apa itu Dropship? Dropship merupakan berjualan dengan barang orang lain. Kita tinggal fokus mencari pembeli dan barang akan langsung dikirim dari supplier. Cara ini dapat menguntungkan kita yang baru saja memulai usaha, kita dapat belajar marketing dan pemasaran.

5. Cari waktu untuk belajar

Sempatkan untuk belajar berjualan dan marketing. Jika perlu ikutlah kursus yang direkomendasikan. Yanguntuk meraih keuntungan.

Segmentasi produk menentukan lokasi tempat produk yang dijual. Menjual barang mewah di kalangan kelas menengah bawah? Ya nggak nyambung!. Setelah itu buatlah keputusan untuk lebih memfokuskan pada strategi penjualan online atau offline atau mungkin sebaliknya

6. Waktunya untuk merekrut Tim Kerja (Karyawan)

Saat usaha sudah mulai meningkat dan pesanan mulai padat. Itu tandanya kita mulai harus merekrut tim kerja atau karyawan. Saya sebut tim kerja karena kita dalam suatu usaha memerlukan satu tim yang dapat menjalankan usaha. Dari mulai penerima pesanan hingga sebagai costumer service yang menghandle keluhan sehingga konsumen mendapat kepuasan.

Dan kita pun dapat memantau sambil meningkatkan pengetahuan tentang cara mendatangkan konsumen baru.

7. Waktunya Cari Tempat untuk Membuka Toko Fisik

Keuntungan mulai terkumpul dengan banyaknya pesanan masuk. Jangan lupa untuk mengumpulkan dana untuk mencari tempat untuk mendisplay produk. Tempat bisa jadi rumah toko atau sewa tempat di mal tergantung dengan kesanggupan.  

8. Produksi sendiri atau menjadi distributor?

Dalam kasus ini, saya dan teman saya ingin memproduksi sendiri namun modal tidak ada. Mencari supplier adalah salah satu jalan untuk mengumpulkan modal sebelum dapat memproduksi sendiri. Selain menghemat waktu, kita juga dapat mempersiapkan modal, konsep produk sendiri dsb. Persiapkan produk sendiri dengan matang. Hingga kita siap bersaing dengan produk produk lain dipasar.

9.Keuntungan berlipat dengan menambah jumlah dropship

Setelah menjadi dropship untuk produk orang lain, kini saatnya membuka peluang bagi orang dapat menjual produk kita. Keuntungan bertambah semakin besar kemungkinan kita membuka cabang baru. Tentu penambahan cabang tanpa mengurangi kualitas produk yang dihasilkan.

10. Evaluasi dan perbaikan

Perlu melakukan evaluasi dan perbaikan apabila penjualan tidak mengalami penambahan atau stabil bahkan kurang dari target penjualan. Perbaikan dalam sistem marketing dan pelayanan terhadap konsumen. Good review sangat membantu menaikan posisi kita terhadap konsumen. Selain produk yang baik, good service juga merupakan nilai tambah.

Bentuk bisnis apapun baik offline atau online dibutuhkan usaha, ketekunan dan modal. Modal kecil pun dapat menjalani usaha asal ada ketekunan, mau belajar dan fokus pada target. Sebesar apapun modal yang dimiliki jika tidak melakukan usaha dengan benar belum tentu juga dapat berhasil. Namun setiap usaha yang ingin dijalani tetap lah berusaha agar dapat meraih sukses. Mungkin usaha saya bersama teman akan dapat berjalan dikemudian hari..

Tulisan di atas adalah kiriman dari milla.andriana. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

Leave a Reply