Gampang lelah? Coba Cek 15 Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

Modal utama untuk menjalani berbagai aktivitas sehari-hari yaitu memiliki stamina dan energy yang prima tidak gampang lelah. Dengan kebugaran dan optimisme yang tinggi, maka berbagai pekerjaan mampu diselesaikan dengan baik dan hasil pun memuaskan. Namun, kelelahan merupakan sebuah kendala yang sering mengganggu rutinitas dan merusak rencana kita.

Ketika kamu merasa lelah, maka pekerjaan ringan saja akan terasa berat sehingga lambat untuk diselesaikan. Masalah kelelahan sebaiknya segera ditangani dengan segera, karena mungkin saja menjadi indikasi penyakit atau gangguan kesehatan lainnya.

Yuk, simak 15 penyebab tubuh mudah capek dan cara mengatasinya :

  1. Kurang beristirahat

Sepertinya memang alasan yang klasik, tetapi tidak dipungkiri ini merupakan hal yang sering diabaikan. Ketika tubuh meminta haknya untuk beristirahat akan tetapi pekerjaan belum selesai disitulah awal permasalahan terjadi. Jika terjadi sekali dua kali mungkin tidak akan berpengaruh, akan tetapi jika terjadi berulang ulang tentunya berdampak tidak baik bagi kesehatan.

Cara mengatasinya: buatlah prioritas waktu tidur dan jadwal teratur untuk tidur. Jauhkan laptop, ponsel, atau PDA ketika hendak tidur, karena hal itu akan membantu mengurangi gangguan saat tidur.

  1. “Sleep Apnea”

Beberapa orang berpikir bahwa mereka sudah cukup tidur. Namun, tak pernah berpikir kalau mereka mengalami sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitas napas dan terjadi berulang-ulang. Sleep apnea juga berkaitan dengan berbagai penyakit, seperti hipertensi, gangguan jantung, diabetes, dan stroke. Sleep apnea terjadi akibat penyempitan saluran napas selama tidur. Akibatnya, pasokan oksigen akan berulang kali terhenti sepanjang malam.

Cara mengatasinya: kurangi berat badan bila kegemukkan, berhenti merokok, dan cobalah tidur menggunakan alat bantu yang disebut CPAP yang menjaga kamu tetap bernapas sepanjang malam.

  1. Kekurangan energy

Bisa disebabkan karena melewatkan sarapan pagi ataupun kekurangan nutrisi ketika sarapan. Padahal sarapan pagi sangat mendukung aktifitas setidaknya sebagai sumber energi sampai tibanya waktu makan siang. Jadi jika tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup maka tidak heran badan akan mudah capek dan lelah.

Cara mengatasinya: selalu sarapan setiap pagi dan mencoba menambahkan protein dan karbohidrat kompleks di setiap makanan. Misalnya, makan telur dengan roti gandum.

  1. Kurang darah dan zat besi

Kondisi seperti anemia memicu badan gampang lelah dan lemas. Tubuh mudah lelah, pikiran gelisah, dan kepala terasa pusing adalah beberapa akibat yang akan muncul jika kita kekurangan zat besi. Kondisi seperti itu kerap timbul pada wanita ketika menstruasi, ibu hamil dan menyusui.

Cara mengatasinya: anemia biasa disebabkan kurangnya zat besi. Ada baiknya kamu mengakali dengan minum suplemen zat besi dan makan makanan yang kaya zat besi, seperti daging, hati, kerang, kacang-kacangan, dan sereal yang diperkaya zat besi.

  1. Kurang olahraga

Rutin berolah raga akan membantu tubuh untuk memperlancar denyut jantung dengan begitu sirkulasi oksigen keseluruh tubuh akan semakin banyak dan efektif untuk mengurangi efek kelelahan.

Cara mengatasinya : Apabila tidak cukup waktu untuk berolah raga, maka kamu dapat berjalan kaki selama minimal 10menit, karena jalan kaki merupakan hal yang sepele namun sangat bnermanfaat bagi tubuh seseorang.

  1. Kekurangan vitamin

Kurangnya asupan Vitamin kedalam tubuh, tentu saja akan menyebabkan sel-sel dalam tubuh kekurangan asupan oksigen, sehingga tubuh mengalami kelelahan.

Cara mengatasinya : Cukupi kebutuhan vitamin setiap hari, supaya tubuh tetap bugar dan berenergi.

  1. Kondisi serius seperti diabetes, hipertiroid, dan penyakit jantung

Kondisi serius seperti diabetes, hipertiroid, dan penyakit jantung juga berpengaruh terutama jika kamu merasa cepat lelah padahal tidak beraktifitas berat sama sekali. Apalagi jika kamu memiliki riwayat penyakit tersebut dari keluarga. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk pencegahan.

Cara mengatasinya: pengobatan diabetes dengan cara mengubah gaya hidup, seperti diet dan olahraga, terapi insulin dan obat-obatan dapat membantu tubuh dalam memproses gula.

  1. Depresi

Kamu mungkin berpikir depresi hanyalah gangguan emosi. Namun, ternyata hal ini juga berhubungan dengan gejala fisik. Salah satu gejala fisik yang paling umum adalah kelelahan, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan.

Cara mengatasinya: depresi dapat diatasi melalui psikoterapi dan pengobatan secara medis.

  1. Hypothyroidism tiroid

Adalah kelenjar kecil di pangkal leher. Organ ini berfungsi mengendalikan metabolisme tubuh dan mengatur kecepatan tubuh mengubah makanan menjadi energi. Ketika kelenjar ini tidak berfungsi dengan baik dan fungsi-fungsi metabolisme dalam tubuh berjalan lambat, kamu mungkin merasa lemas dan bertambah gemuk.

Cara mengatasinya: apabila tes darah menunjukkan hormon tiroid sedang rendah, dokter akan meresepkan hormon sintetis untuk mengembalikan kinerja tubuh.

  1. Kebanyakan menenggak kafein

Mengonsumsi kafein dalam dosis wajar dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Namun, terlalu banyak kafein dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, dan kejang. Berdasarkan penelitian, mengonsumsi kafein terlalu banyak juga dapat menyebabkan kelelahan pada beberapa orang.

Cara mengatasinya: secara bertahap kurangi konsumsi kopi, teh, cokelat, minuman ringan, dan setiap obat yang mengandung kafein. Menghentikan secara tiba-tiba dapat menyebabkan penarikan kafein dan kelelahan berlebihan.

  1. Infeksi saluran kemih

Jika pernah mengalami infeksi saluran kemih (ISK), kamu mungkin mengalami rasa sakit seperti terbakar. Namun, infeksi ini tak selalu ditunjukkan dengan gejala tersebut. Dalam beberapa kasus, kelelahan mungkin satu-satunya tanda kamu terkena ISK. Kamu dapat melakukan tes urine untuk memastikan ISK.

Cara mengatasinya: periksa ke dokter. Obat-obat jenis antibiotik dapat diresepkan untuk mengatasi ISK dan kelelahan biasanya akan hilang setelah sekitar minggu.

  1. Dehidrasi

Kelelahan bisa jadi tanda kamu terkena dehidrasi. Meskipun kamu bekerja di luar atau berkutat di atas meja, tubuh tetap membutuhkan air untuk bekerja dengan baik dan tetap tenang. Tanda-tanda orang dehidrasi ialah mengalami kehausan.

Cara mengatasinya: minumlah air sepanjang hari sehingga urine bewarna terang. Minimal dua gelas air setiap satu jam atau mengonsumsi air lebih banyak sebelum melakukan aktivitas fisik yang sudah direncanakan.

  1. Kerja “Shift”

Bekerja malam atau melakukan kerja shift dapat mengganggu jam tidur. Kamu mungkin merasa lelah ketika harus terjaga dan mungkin mengalami kesulitan tidur di siang hari.

Cara mengatasinya: batasi aktivitas pada siang hari ketika kamu perlu istirahat. Ciptakanlah suasana kamar tidur menjadi gelap, tenang, dan sejuk.

  1. Alergi Makanan

Beberapa dokter percaya ketidaksadaran akan alergi pada jenis makanan tertentu dapat membuat kamu mengantuk. Jika intensitas kelelahan meningkat setelah makan, mungkin kamu harus memperhatikan jenis makanan yang mungkin tak menyebabkan gatal-gatal, tetapi cukup membuat kamu mengantuk.

Cara mengatasinya: cobalah untuk berhenti menyantap salah satu jenis makanan untuk melihat apakah itu berkorelasi meningkatkan kelelahan pada diri kamu. Kamu juga dapat meminta dokter untuk melakukan tes alergi makanan.

  1. Fibromyalgia dan CFS

Jika kelelahan berlangsung lebih dari enam bulan dan sangat parah sehingga kamu tidak dapat mengatur kegiatan sehari-hari, sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome/CFS) atau fibromyalgia adalah suatu kemungkinan. Keduanya dapat memiliki berbagai gejala, salah satu yang utama adalah kelelahan.

Cara mengatasinya: meski tidak ada penyembuhan cepat untuk CFS atau fibromyalgia, penderita justru mendapat keuntungan dari perubahan jadwal harian, yaitu belajar memperbaiki kebiasaan tidur menjadi lebih baik dan memulai program latihan yang ringan.

Jadi, jangan dianggap sepele ya jika kamu mudah capek, perhatian terhadap diri sendiri gak ada salahnya kan

 

Tulisan di atas adalah kiriman dari Anggraini Prastikasari. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

Leave a Reply