Cara agar Tidak Terlilit Utang saat Pinjaman Online

Di zaman sekarang, perkembangan teknologi yang pesat turut memudahkan manusia dalam beraktivitas dan memenuhi berbagai kebutuhannya. Mulai dari komunikasi, belanja, hingga membayar tagihan, semua bisa dilakukan lewat gawai yang ada di tangan. Seiring berjalannya waktu, mulai marak penyedia jasa yang menawarkan pinjaman secara online. Jika dibandingkan dulu, orang-orang harus mendatangi bank, pegadaian, ataupun koperasi demi mendapatkan uang yang diinginkan.

Untuk saat ini, meminjam online cukup mencari aplikasi yang menyediakan peminjaman. Kamu cukup mengisi beberapa persyaratan, seperti data diri dan foto kartu identitas, maka kamu akan mendapatkan uang yang akan kamu pinjam.

Namun karena kemudahan yang disediakan, banyak yang kecele dan tak bisa memenuhi pelunasan utang yang sudah menumpuk. Seringkali banyak yang diteror oleh penagih utang, mulai dari ditelepon hingga didatangi sampai ke rumah.

Demi meminimalisir tagihan itu, artikel ini akan membahas mengenai tips agar kamu tidak terlilit utang online. Kamu bisa menyimak beberapa poin yang akan dijelaskan di bawah.

  1. Sebelum Meminjam, Lakukan Simulasi Utang

Hal pertama yang dilakukan sebelum meminjam uang adalah melakukan simulasi utang. Ini diperlukan untuk melihat kemampuan kamu saat membayar. Caranya adalah membandingkan gaji yang kamu dapat dengan pengajuan utang yang akan kamu pinjam. Apabila gaji kamu sudah memenuhi persyaratan dan sesuai dengan kriteria pembayaran, mulai dari jumlah ataupun waktu pelunasan, maka kamu bisa meminjam utang tersebut.

  1. Cari Penyedia Utang dengan Bunga Rendah

Sebelum benar-benar melakukan peminjaman online, pastikan kamu rajin-rajin untuk riset berbagai penyedia utang tersebut. Carilah penyedia utang yang menagih dengan bunga rendah. Selain itu, carilah penyedia yang lembaganya sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Hal ini diperlukan agar kegiatan peminjamannya lebih aman karena sudah diawasi, mulai dari proses pengajuan hingga penagihan.

  1. Jadikan Pelunasan Utang sebagai Prioritas Utama dalam Manajemen Keuangan

Setelah melakukan pengajuan, pastikan utang kamu adalah prioritas utama dalam kebutuhan keuangan. Sebab banyak orang yang kerap menyepelekan pelunasan utang. Akibatnya, utang pun semakin menumpuk tiap bulannya karena merasa tidak diprioritaskan. Pastikan kamu menyisihkan gaji untuk kebutuhan pokok dan pelunasan utang terlebih dahulu. Jangan sampai kamu terkena denda harian karena telat dalam pelunasan utang.

  1. Hindari Utang untuk Keperluan Konsumtif

Seringkali orang-orang melakukan pengajuan pinjaman online untuk kebutuhan yang di luar pokok, seperti belanja. Padahal, ada berbagai kebutuhan pokok lain yang seharusnya diprioritaskan. Jika kamu membutuhkan utang untuk kebutuhan konsumtif, pastikan kamu tidak punya tanggungan dalam kebutuhan pokok, seperti bayar tunggakan rumah sakit, cicilan kendaraan, modal usaha, renovasi rumah, ataupun biaya pendidikan anak.

  1. Biasakan Hidup Hemat

Ini yang paling pokok. Jika memiliki gaya hidup konsumtif, pastikan kamu belajar untuk hidup hemat. Cobalah sekali menyisihkan gaji untuk keperluan yang lebih mendesak. Kurang-kurangi kumpul dengan teman, ngopi¬ł ataupun belanja pakaian.

Itulah beberapa tips yang perlu kamu terapkan sebelum melakukan peminjaman online. Semoga informasi tersebut bisa membantu kamu dalam menghindari lilitan utang ya.

Leave a Reply