4 Tips Menghasilkan Uang Dari Barang-Barang yang Disepelekan

Tak dapat dipungkiri memang terkadang dalam hidup, kita mengalami masa-masa darurat. Keadaan darurat ini bisa terjadi pada kondisi keuangan. Keterampilan untuk bisa bertahan dalam situasi sulit ini memang harus kita miliki. Nah, siapa yang menyangka bahwa banyak barang-barang yang disepelekan justru bisa menghasilkan uang. Yuk simak 4 tips menghasilkan uang dari barang yang disepelekan berikut ini.

1.      Menjual buku-buku bekas, koran bekas, dan kertas-kertas bekas

Sumber: pixabay.com

Punya banyak buku bekas yang tak dibutuhkan lagi? Sebenarnya, kamu bisa mendapatkan uang ekstra sambil bersih-bersih rumah, salah satunya dengan menjual barang-barang yang masih bagus namun tak terpakai lagi, seperti buku. Daripada buku jadi usang dan rusak karena lembab atau rayap, lebih baik sumbangkan saja ke orang yang membutuhkan. Tapi bila kamu butuh uang dan merasa nilai jual buku bekas itu masih tinggi, jual saja. Itung-itung kamu turut ‘menyelamatkan’ ilmu yang terkandung dalam buku itu. Buku-buku bekas yang sudah tidak pernah dibaca dan kemungkinan kecil kamu akan membacanya lagi, maka bisa kamu jual di toko buku bekas sehingga harganya bisa lebih mahal daripada koran bekas dan kertas-kertas bekas yang biasanya dihargai perkilogram.

2.      Menjual sepatu dan sandal bekas yang sudah tidak pernah dipakai

Sumber: pixabay.com

Koleksi sepatu dan sandal yang sudah jarang dipakai bisa kamu jadikan uang dengan menjualnya di toko loak atau pasar loak. Tahukah kamu, sepatu dan sandal semakin lama tidak terpakai maka akan semakin cepat rusak loh… Nah, dari pada rusak, lebih baik dijual bukan?

 

3.      Menjual pakaian yang sudah tidak pernah dipakai

Sumber: pixabay.com

Barang lain yang bisa kamu jadikan uang adalah pakaian-pakaian yang sudah jarang dipakai. Namun tentu saja pastikan pakaian tersebut masih bagus, bisa jadi karena ketika kamu membelinya ternyata kekecilan, kebesaran, atau kamu kurang nyaman dengan pakaian tersebut. Penjualan baju bekas memang sudah memiliki jalurnya sendiri. Tentu saja menjadi kesulitan tersendiri untuk menemukan penjual yang mau membeli baju bekas yang kamu miliki. Kalau pun ada, pastinya barang tersebut akan ditawar dengan harga yang sangat tidak masuk di akal. Untuk itulah, kamu bisa memanfaatkan media sosial sebagai media penjualan baju bekas yang kamu miliki. Hal yang perlu diperhatikan jika menjual secara online adalah kamu harus memiliki gambar yang bagus dari baju bekas yang dimiliki agar barang tersebut dapat menarik minat orang yang ingin membeli barang bekas yang kamu jual.

4.      Menjual sampah-sampah yang masih bisa dijual

Wah, yang benar saja sampah bisa dijual? Tentunya bukan sembarang sampah lho ya. Sampah yang bisa dijual, misalnya : botol-botol bekas air mineral dan yang sejenisnya baik yang dari plastik maupun yang dari kaca (botol bekas jus, botol minuman ringan bersoda, botol sirup, dan lain-lain), besi-besi bekas (meja kursi dari besi yang sudah rusak, dan lain-lain), kardus bekas, dan koran lama.

Dalam menjual barang bekas, yang perlu dicermati adalah seberapa layak barang yang akan dijual. Sejumlah hal tak boleh luput dari perhatian ketika kamu berkeinginan untuk menjual barang bekas. Misalnya, seperti kemasan/dus tempat barang bekas yang kamu miliki, kemudian sudah berapa lama barang tersebut kamu miliki, adakah cacat yang terdapat pada barang bekas yang kamu akan jual tersebut? Bagaimana kondisinya? Apakah ada perubahan semisal warnanya? Hal-hal seperti itulah akan berpengaruh pada harga jual. Karena itu, selalu cermati sebelum menjual.

Nah, kira-kira di rumah kamu banyak barang bekas apa saja nih yang bisa diuangkan ?

 

Tulisan di atas adalah kiriman dari Anggraini Prastikasari. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

Leave a Reply