Cara Menyiapkan Strategi Bisnis Konveksi Rumahan

Konveksi merupakan sebuah bisnis yang bergerak di bidang sandang, seperti baju, celana, kaos, hingga kemeja. Bisnis konveksi menjadi bisnis yang menjanjikan. Walaupun cenderung stabil, kebutuhan manusia akan pakaian akan selalu ada. Sebab, manusia tidak terlepas dari salah satu kebutuhan pokok ini.

Bisnis konveksi bisa menjadi bisnis jangka panjang jika kamu memiliki strategi ampuh. Jika kamu tidak memiliki tempat, kamu bisa menggunakan rumah sebagai awal dari perjalanan bisnis konveksi. Apakah bisa bertahan lama? Tentu saja. Artikel ini akan membahas mengenai strategi bisnis konveksi yang nantinya bisa menjadi bisnis jangka panjang sekaligus menjanjikan.

  1. Tentukan Modal

Sumber: pixabay.com

Modal menjadi sebuah unsur utama dalam setiap memulai bisnis. Dalam ukuran bisnis konveksi, modal juga diperlukan untuk parameter kamu sebelum memulai usaha. Kamu harus bisa mengoptimalkan modal dalam berbisnis ini, seperti halnya kepunyaan mesin jahit, mesin obras, mesin potong, benang, kain, jarum, dan lain-lainnya. Jika modal kamu sudah mencukupi, silakan memulai sesuai dengan takaran modal awalmu.

  1. Optimalkan Tempat

Sumber: pixabay.com

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, bisnis konveksi rumahan berarti bisnis yang dijalankan lewat sebuah rumah. Entah itu rumah pribadi, kontrakan, hingga rumah khusus untuk berbisnis. Pastikan kamu memiliki takaran dalam menyiapkan bisnis ini. Jika kamu memiliki lahan yang sempit, maka pertimbangkanlah memiliki aset mesin jahit yang sesuai, tiga atau empat misalnya. Jangan sampai aset yang berlebihan tak sejalan dengan lahan yang sudah kamu miliki.

  1. Tentukan Target

Sumber: pixabay.com

Sebelum memulai bisnis, kamu juga harus sudah memiliki target siapa saja orang-orang yang akan membeli produk kamu nantinya. Jika kamu tinggal di sebuah perkampungan misalnya, maka kamu juga harus sesuaikan untuk membuat produk yang sesuai dengan budget mereka. Jika kamu tinggal di sebuah komplek, maka kamu pun perlu melakukan hal yang sama. Jangan sampai apa yang sudah kamu buat tak sesuai dengan keinginan konsumen yang ada di lingkaran terdekat.

  1. Cari Pihak Lain untuk Bekerja Sama

Sumber: pixabay.com

Walaupun bisnismu tergolong kecil-kecilan dan hanya rintisan saja, pastikan kamu juga sudah memiliki link untuk memaksimalkan bisnis kamu. Andaikan kamu memiliki seorang teman yang bekerja di pabrik pakaian, cobalah kamu membuka gerbang kerja sama kepada pabrik tersebut. Selain menambah relasi, mungkin kamu juga bisa menjadi pihak terdekat dalam melakukan bisnis. Andaikata kamu sedang sepi pembeli, maka pabrik itulah yang bisa menjadi cadangan konsumen kamu.

  1. Pikirkan untuk Membuka Toko atau Lahan Baru

Jika bisnismu cenderung naik dan mencapai masa emasnya, kamu juga harus punya rencana untuk jangka panjang. Walaupun diawali dari usaha kecil-kecilan, kamu tetap harus memiliki sebuah target baru untuk kelangsungan bisnis. Misalkan saja kamu membuka sebuah butik yang berada di kecamatan lain di sekitar rumah. Atau kamu memiliki modal lebih untuk menyewa ruko di pinggir jalan. Optimalkan semua peluang yang ada, agar bisnis kamu semakin hari semakin besar.

Itulah beberapa tips dan trik untuk memulai bisnis konveksi rumahan. Walaupun diawali dengan modal terbatas, kamu bisa saja memperbesar peluang untuk menjadi produsen pakaian terbesar. Ya walaupun hanya sebatas se-kelurahan saja, tapi jika terus diperjuangkan, mungkin kamu bisa menjadi produsen besar hingga Tanah Abang. Selamat mencoba!

Leave a Reply