5 Tips Nikah Tanpa Repotin Orang Tua

Menikah adalah tujuan akhir dari tiap pasangan, dan diantaranya ada juga pasangan yang bercita-cita untuk menikah muda. Namun untuk melakukan pernikahan dan menjalani kehidupan setelah pernikahan bukanlah hal yang mudah. Yang pasti memerlukan restu dari orang tua dan juga memerlukan dana yang tidak sedikit. Untuk membangun rumah tangga dibutuhkan kesiapan dari segi materi juga. Karena akan ada beberapa pengeluaran dengan jumlah besar yang pasti akan terjadi. Seperti biaya pernikahan, sewa atau beli tempat tinggal, beli kendaraan, biaya persalinan dan masih banyak lagi. Akan menjadi kebanggaan tersendiri bila kalian berdua mampu membiayai segala keperluan tersebut secara mandiri. Sehingga tidak perlu memberatkan orang tua lagi dan menunjukan pada orang tua dan mertua bahwa kalian telah dewasa dan mampu menjadi pasangan yang baik.

Dalam tulisan kali ini kita akan membahas bagaimana agar pasangan muda dapat hidup mapan dan mandiri saat dan setelah pernikahan. Langsung saja simak 5 tips berikut ini.

  1. Memiliki target dan tujuan yang jelas

Sumber: pixabay.com

Sebelum mulai menabung, kalian harus menentukan target yang jelas agar tujuan tabunganmu menjadi lebih jelas dan terarah. Selain itu kalian akan tahu bagaimana kalian akan menggunakan uang yang kalian simpan, dan kalian juga tentunya akan makin termotivasi untuk menyisihkan uang gaji tiap bulannya.Untuk jumlah yang disisihkan sebaiknya minimal sebesar 30% dari gaji setiap bulannya. Dan agar uang tersebut tidak tercampur atau terpakai sebaiknya kalian membuat rekening bersama.

Misalnya, gaji kalian per orang adalah Rp. 7,000,000 maka jumlah tabungan kalian perbulan adalah (30% * 7,000,000 * 2) Rp 4,200,000. Selama 2 tahun pertama kalian menabung kalian akan mengumpulkan uang sebeasar Rp. 100,800,000 untuk biaya pernikahan dan tahun-tahun selanjutnya dapat digunakan untuk biaya DP KPR rumah beserta cicilannya.

  1. Melakukan investasi

Sumber: pixabay.com

Saat ini biaya untuk membeli rumah sangatlah besar, apalagi bila kalian ingin membeli rumah di daerah ibukota harganya pasti sudah selangit. Maka dari itu jika kalian ingin tinggal berdua saja tanpa perlu menumpang di rumah mertua maupun orangtua setelah menikah nanti, siapkanlah dana yang besar. Namun sebelum mampu memiliki uang sendiri untuk membeli rumah, kalian bisa menyiasatinya dengan cara mengontrak rumah. Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah selain dengan cara menabung. Kalian dapat menginvestasikannya dalam bentuk deposito jangka panjang atau dengan menabung emas atau saham. Emas adalah benda mulia yang memiliki nilai tinggi dan berharga stabil, oleh karena itu cocok untuk dijadikan aset investasi. Setiap bulannya kalian dapat menyisihkan uang untuk membeli emas, jika setiap bulan dapat disisihkan sebesar Rp 500,000 kalian akan dapat membeli 1gr emas setiap bulannya.

Selain emas, saham juga menarik untuk dijadikan aset investasi. Pilihlah saham yang stabil harganya dan memiliki kinerja perusahaan yang baik sebagai pilihan investasi jangka panjang. Saham selain dapat memberikan dividen juga dapat memberikan keuntungan bila harganya naik. Untuk menabung saham kalian dapat memilih salah satu emiten dan menyetorkan uang untuk membeli saham setiap bulannya.

  1. Mengikuti asuransi kesehatan

Sumber: pixabay.com

Kesehatan mahal harganya. Kamu dan pasangan wajib memiliki asuransi kesehatan. Tidak hanya kesehatan kalian saja yang terjamin, asuransi kesehatan ini juga bisa dijadikan ajang berinvestasi demi KPR pada 5 tahun mendatang. Kamu bisa mengambil program asuransi kesehatan dengan dana nominal menengah yang juga sudah menutupi biaya kesehatanmu saat kamu jatuh sakit. Dalam beberapa tahun, uang yang kamu alokasikan untuk biaya asuransi kesehatan bisa diambil kembali dan dipergunakan sebagai uang muka untuk KPR.

  1. Hematlah kencan

Mulai sekarang kurangilah frekuensi kencan mahal bersama pasangan. Sebagai gantinya kamu bisa membuat acara kencan sendiri di rumah dengan aktivitas sederhana tapi tetap mengasyikan. Seperti menonton film bersama di ruang TV, bermain game, berkaraoke di rumah atau bahkan memasak bersama. Tidak hanya hemat, anggaran kencan mahalmu bisa dimasukkan ke dalam toples bersama untuk ditabung sebagai bekal biaya foto prewedding, dan cenderamata bagi acara pernikahanmu 2 tahun mendatang.

Berikut perkiraan rincian biayanya:

Rencana penghematan selama 2 tahun, Anggaran kencan per bulan: Rp. 400.000 x 24 bulan = Rp 9.600.000.

Foto pre-wedding: Rp. 4.500.000, Cenderamata (Rp. 3000/pcs x 1000 tamu): Rp. 3.000.000, Undangan (Rp. 2000/pcs x 1000 tamu): Rp. 2.000.000, sehingga total biaya yang dikeluarkan adalah Rp. 9.500.000

  1. Catat segala pemasukan dan pengeluaran

Setelah menetapkan target dan menabung serta berinvestasi, kamu dan pasangan juga harus mulai mengatur pemasukan dan pengeluaran kalian. Sebelum mapan atau kaya, sedikitpun tidak boleh menghamburkan uang dengan percuma. Untuk itu kalian mesti mencatat segala pengeluaran dan pemasukan bulanan. Hal ini dilakukan sebagai pengontrol agar pengelolaan uang lebih rapi dan tidak ada uang yang terbuang percuma.

Memang kelihatannya sulit untuk hidup mandiri, Namun membiayai sendiri hari bahagia kalian di masa depan itu mungkin saja kok. Jika ada niat pasti akan ada jalan. Selamat mencoba tips di atas ya kalian para pasangan berbahagia!

 

Tulisan di atas adalah kiriman dari Amelia Hadiwinata. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

 

Leave a Reply