8 Tips Agar Hemat di Bulan Ramadan

Di bulan Ramadan umat muslim menjalankan ibadah puasa. Jika dihitung secara logis, pengeluaran selama bulan puasa seharusnya menurun karena pengeluaran untuk makan berkurang. Dari yang biasanya membeli cemilan, makan 3 kali sehari, menjadi hanya 2 kali dalam sehari. Namun apakah betul begitu?

Ternyata, tidak juga. Mengapa? Karena tidak dipungkiri selama bulan Ramadhan kita akan lebih sering melakukan aktivitas bersama teman-teman maupun keluarga, termasuk urusan buka puasa bersama alias bukber yang kadang bikin boros.

Selain itu, saat bulan Ramadhan, berbagai harga barang kebutuhan pokok pun melonjak. Pengeluaran kita menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasa. Hal ini tentu menjadi sedikit masalah bagi kita, sebab kita harus siap dan rela berbelanja lebih mahal tapi mendapatkan kebutuhan dalam jumlah yang relatif sedikit.

Akan tetapi, bukan hal yang mustahil juga untuk mengendalikan pengeluaran selama bulan puasa agar tetap berada di dalam track normal. Nah untuk kamu yang mau menjalani bulan suci ini dengan tetap berhemat, yuk simak tips berikut ini.

  1. Buat Daftar Menu Selama Satu Bulan

Sumber: pixabay.com

Di bulan Ramadan ini, kamu harus lebih menata menu makanan setiap harinya di saat sahur maupun berbuka. Catat pula berapa orang yang akan ikut menikmati hidangan. Cantumkan juga bahan pangan apa saja yang dibutuhkan dan berapa banyak jumlah yang dibutuhkan. Biasakan untuk mencatat menu sahur dan berbuka. Dengan begitu, kamu menjadi lebih jelas saat berbelanja bahan makanan dan terhindar dari sifat boros. 

  1. Belanja Kebutuhanmu Langsung untuk Sebulan ke Depan

Sumber: pixabay.com

Harga bahan pokok makanan menjelang dan selama Ramadan biasanya naik. Supaya bisa berhemat, kamu harus berbelanja bahan pokok makanan yang bisa tahan lama untuk jangka waktu satu bulan ke depan, sehingga kamu tidak perlu membeli barang tersebut ketika harganya dalam posisi mahal nantinya. Selain hemat, aktivitas belanjamu juga jadi efektif. Manfaatkan promo atau diskon yang ada di supermarket saat belanja, ini akan membuat pengeluaran kamu saat belanja lebih hemat. Apabila tidak terbiasa belanja untuk keperluan sebulan, upayakan untuk belanja mingguan dan selalu membawa catatan apa saja yang perlu kamu belanjakan.

  1. Batasi Buka Puasa di Luar

Sumber: pixabay.com

Saat bulan puasa, kamu akan sering menerima ajakan untuk buka bersama atau bukber oleh teman kerjamu, keluargamu, bahkan sahabatmu. Tentu hal ini sangat boleh dilakukan, karena merupakan bagian dari silaturahmi dengan orang lain. Tapi jangan sampai keseringan bukber di luar.

  1. Bawa Bekal Dari Rumah

Ketika pekerjaanmu memaksa bekerja lembur, hingga kamu tidak bisa berbuka puasa di rumah, bawalah bekal dari rumah. Membawa bekal akan membuat kamu tidak pergi buka puasa di restoran atau tempat makan lainnya. Sudah pasti harga makanan di restoran atau tempat makan akan lebih mahal dibandingkan jika kamu membawa bekal dari rumah. Bawalah menu bekal untuk berbuka puasa yang tidak mudah basi, dan snack berbuka seperti buah kurma atau buah-buahan segar lainnya.

  1. Membuat Kue Lebaran Sendiri

Harga bahan makanan yang naik sering menjadi alasan bagi penjual kue Lebaran melipatgandakan harga jual kuenya. Tentu saja kamu sebagai konsumen akan sangat dirugikan. Jadi mengapa kamu tidak membuatnya sendiri saja? Kamu hanya perlu membayar harga bahan pokoknya saja. Lebih hemat bukan?

  1. Jaga Kualitas dan Pola Makan

Kekeliruan yang banyak dianut oleh masyarakat kita sekarang ini adalah mengistimewakan puasa. Artinya, kita kerap kali membuat puasa sebagai hal yang perlu dirayakan, misalkan dengan cara berbuka bersama teman di restoran elit yang menyediakan makanan mahal. Meski hanya datang sekali dalam setahun, bukan berarti puasa harus diistimewakan dengan cara seperti itu. Kamu tetap harus menjaga kualitas dan pola makan pada saat melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini, yang penting gizinya terpenuhi, bukan hanya masalah cita rasa makanan. 

  1. Manfaatkan Promo dan Diskon

Sumber: pixabay.com

Bagi kamu pengguna kartu kredit dan debit, momen seperti ini tentunya akan sangat menguntungkan karena biasanya bank justru akan memberikan promo dan diskon guna merangsang transaksi konsumen dengan kartu kredit. Jangan ragu untuk memanfaatkan hal ini, bisa jadi kamu justru mendapat cashback yang bisa dimanfaatkan bulan depan atau pada saat memenuhi kebutuhan lain yang mendesak.

  1. Sesuaikan Kebutuhan Dengan Kemampuan

Salah satu cara merayakan kemenangan setelah satu bulan penuh melawan hawa nafsu adalah mengenakan baju baru di hari raya. Kamu tidak akan sulit menemukan berbagai promo yang dilakukan toko untuk menarik minat konsumen agar membeli produk mereka. Boleh saja membeli baju baru, asalkan kamu tetap memperhitungkan kemampuan dana supaya tidak sampai harus berhutang demi terlihat keren di mata sanak saudara dan tetangga.

Jadi, jalani ibadah puasa dengan niat yang ikhlas ya. Selama mampu mengendalikan keuangan dari hal-hal yang bikin kamu jadi gampang boros, dijamin deh keuanganmu tetap terjaga dan stabil setelah bulan Ramadan berlalu. Jadikan puasamu penuh hikmah dan bermakna.

 

Tulisan di atas adalah kiriman dari Anggraini Prastikasari. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

Leave a Reply