Merasa Letih Saat Bekerja? Mungkin Kamu Bekerja Terlalu Keras

Merasa letih saat bekerja? Kerja keras memang menjadi kewajiban bagi semua pihak. Dari bekerja, kamu bisa memenuhi semua kebutuhanmu. Belum lagi, kamu juga bisa membahagiakan keluarga, mulai dari orang tua hingga adik-adikmu. Menjadi kebanggaan tersendiri karena kamu bisa membuat mereka tersenyum dari hasil kerjamu.

Namun, bukan berarti hidupmu hanya untuk kerja, kerja, kerja, layaknya slogan Presiden Indonesia Joko Widodo. Bekerja juga memerlukan porsi yang cukup. Pernahkah kamu menyadari bahwa kamu terlalu berlebihan saat menyelesaikan pekerjaan? Lebih baik simak beberapa poin-poin di bawah yang menunjukkan kalau kamu terlalu keras bekerja.

 

  1. Terlalu Lelah Saat Pulang Kerja
Sumber: pixabay.com

Saat jam kerja usai, biasanya kamu akan memiliki sisa-sisa tenaga untuk melaksanakan aktivitas selanjutnya. Entah itu makan malam, kumpul dengan keluarga, ataupun kongkow bersama teman dekatmu. Namun hal itu tidak akan terjadi apabila kamu bekerja terlalu keras. Setelah pulang kerja, kamu merasa hanya ingin menuju ke kasur dan langsung terlelap. Akibatnya, kamu tidak bisa melakukan kegiatan lain, padahal itu sudah di luar jam kerja kamu loh.

  1. Pola Tidur Berantakan
Sumber: pixabay.com

Terlalu banyak bekerja juga bisa memengaruhi pola tidurmu. Jika kamu terlalu fokus dengan pekerjaan, biasanya kamu akan lebih memilih untuk menyelesaikan pekerjaan terlebih dulu. Dari sana, kamu pun akan mengorbankan beberapa hal-hal yang padahal lebih penting, pola tidur misalnya. Karena pekerjaan kamu harus selesai, maka kamu rela tidur lebih larut dari jadwal biasanya. Jika jam tidur kamu memerlukan waktu selama delapan jam, maka kamu harus rela memotongnya menjadi empat atau lima jam saja.

  1. Bangun Tak Membuat Badan Segar
Sumber: pixabay.com

Fungsi dari istirahat adalah menyegarkan kembali kebugaran fisik setelah seharian bekerja. Namun apa yang terjadi jika kenyataan berbicara sebaliknya? Setelah bangun tidur, justru kamu merasa bahwa badan kamu masih letih dan lemas. Apabila kamu merasakan hal seperti ini, bisa jadi kamu memerlukan waktu istirahat dengan jangka waktu yang lebih panjang.

  1. Otak Hanya Memprioritaskan Hal-Hal yang Berbau Pekerjaan

Pernahkah kamu membayangkan kaca mata kuda? Itu yang akan terjadi apabila kamu bekerja terlalu keras. Pandanganmu hanya tertuju pada satu titik yang bernama pekerjaan. Kamu tidak peduli dengan beberapa hal yang ada di sekitarmu, visimu hanya fokus tugas-tugas yang seharusnya kamu kerjakan.

Padahal jika kamu perhatikan, masih ada beberapa hal lain yang perlu kamu tengok lah. Entah itu keluarga, teman, ataupun keadaan kamu sendiri. Terkadang, orang-orang yang terlalu banyak bekerja sering mengabaikan orang-orang yang ada di sekitarnya. Akibatnya, mereka akan dijauhi sendiri oleh kerabat terdekat karena tidak punya waktu luang untuk sekadar bersilaturahmi.

  1. Merasa Bebas Setelah Mendapatkan Jatah Libur

Hal yang paling ditunggu oleh para pekerja adalah libur. Inilah momentum bagi para pekerja untuk melaksanakan berbagai kegiatan di luar jam kerja. Di sana, kamu bisa berkumpul bersama keluarga, teman, atau memanjakan dirimu sendiri. Jika kamu sudah bekerja terlalu keras, sudah seharusnya kamu memanfaatkan waktu libur.

Nah itulah beberapa poin apabila kamu terlalu keras dalam melakukan pekerjaan. Jika kamu merasa bercermin setelah membaca ini, sudah dipastikan kamu harus berlibur. Ingat, jangan bekerja terlalu keras ya. Perhatikan juga kesehatan dan kebugaran kamu. Selamat berlibur!

Leave a Reply