Yuk Intip, Perbedaan Peta Baru Indonesia

Buat  kamu yang belum tahu, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Kemaritiman) beberapa hari lalu telah memperbarui peta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melansir laman resmi Kemenko Kemaritiman, ada 5 perubahan yang melatarbelakangi pembaruan peta Indonesia. Apa saja? Yuk intip!

 

Perubahan Perbatasan Indonesia dan Negara Palau

Jika menyebut negara tetangga, kebanyakan dari kita pasti menyebut, Malaysia, Singapura, atau Australia. Namun, tidak banyak yang mengetahui kalau Indonesia juga memiliki negara tetangga bernama Republik Palau. Negara ini berdekatan dengan wilayah Provinsi Maluku Utara dan Provinsi Sulawesi Utara.

Pada peta sebelumnya, batas wilayah Indonesia dengan Palau masih melengkung dan diberi ruang garis lurus untuk pulau milik Palau. Kini Indonesia memiliki wilayah laut yang sebelumnya masuk kawasan negara Palau.

 

Perbatasan ZTE dan Filipina

Pada peta sebelumnya, Zona Tangkap Eksklusif (ZTE) garis batas Indonesia dengan Filipina ditandai dengan garis putus-putus. Namun, pada peta yang baru, garis putus-putus tersebut sudah menyatu. Ini bukan berarti cinta lama bersemi kembali ya, tetapi karena garis batas tersebut sudah disepakati, bahkan sudah diratifikasi alias disahkan oleh kedua negara.

 

Pemberian Nama Laut Natuna Utara

Pada peta Indonesia yang baru terdapat perubahan penamaan laut, khususnya zona di bagian utara Laut Natuna yang kini diberi nama Laut Natuna Utara. Penamaan tersebut berdasarkan pertimbangan bahwa landas kontinen di kawasan tersebut menggunakan nama Blok Natuna Utara, Blok Natuna Selatan, Blok Natuna Timur, Blok Natuna Tenggara yang menggunakan referensi arah mata angin. Selain itu, pemberian nama laut Natuna Utara karena menurut pemerintah, wilayah tersebut sudah ada kegiatan migas yang menggunakan nama itu, sehingga nantinya akan ada kesamaan

 

Zona perairan di Selat Malaka Maju Menekaan Sisi Malaysia

Perubahan peta Indonesia selanjutnya terletak di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang sebelumnya ditandai dengan garis putus-putus dan sedikit melengkung. Hal ini karena sebelumnya ZEE antara Indonesia dengan Malaysia belum rampung. Kini, pada baru Indonesia, garis putus-putus tersebut berubah menjadi lebih lurus dan maju ke wilayah Malaysia.

 

Penambahan Keterangan Karang Milik Singapura di Teritorial Indonesia

Adapun perubahan terakhir pada peta baru Indonesia adalah yakni perbedaan batas laut teritorial antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Pada peta lama, batas itu tidak ada lingkaran karang di teritorial Indonesia.  Namun, di peta yang baru dikasih detail lingkaran di karang South Ledge.

Itulah 5 perbedaan yang ada di peta Indonesia lama dengan peta Indonesia yang baru. Kalau diperhatikan secara sekilas memang tidak terlalu nampak, tetapi jika dilihat secara lebih mendetail, perbedaannya jelas nampak lho.

 

Tulisan di atas adalah kiriman dari Fahrudin Mualim. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

Leave a Reply