15 Fakta Menarik Kopi yang Wajib Kamu Tahu

Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta dan Kopi Arabika. (Wikipedia)

Kamu tahu gak, ternyata kopi tak sekadar sebuah minuman berwarna hitam pekat loh.. tapi di balik nikmatnya kopi, ada sejarah panjang dan cerita-cerita yang sebelumnya tak kita ketahui.

Yuk, simak 10 fakta menarik tentang kopi berikut ini :

1. Penyebar Kopi Hingga ke Penjuru Dunia adalah Bangsa Arab

Dulu, kopi hanya ada di Ethiopia. Di sana, biji-bijian kopi asli ditanam di dataran tinggi. Kopi belum dikenal oleh bangsa-bangsa lain. Kemudian Arab, yang dikenal sebagai bangsa yang kuat dalam lini perdagangan, menjamah Ethiopia. Bijih kopi pun mulai dipasarkan secara luas ke negara-negara lain. Kopi akhirnya jadi minuman populer di semua benua.

2. Kopi Sidikalang, Sumatera Utara Begitu Terkenal

Pada masa kolonial Belanda, tepatnya masa tanam paksa atau cultuurstelsel, biji kopi Arabika dari Yaman didatangkan untuk ditanam di Indonesia. Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara, menjadi salah satu tempat pertama kali ditanamnya kopi di Indonesia, selain di Jakarta, Bogor, dan Mandailing. Itulah kenapa kopi Sidikalang jadi populer.

3. Kedai Kopi Tertua di Indonesia Sudah Melewati Lima Generasi

Satu dari sekian kedai kopi yang tercatat paling tua di Indonesia ternyata sudah melewati lima generasi penerus. Namanya kedai kopi Liaw Tek Soen, yang sekarang sudah berubah nama menjadi Koffie Warung Tinggi. Awalnya, kedai yang buka pada 1878 tersebut berlokasi di Jalan Hayam Wuruk. Tapi sekarang kedai kopi ini punya cabang di mall premium di ibu kota yakni di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

4.  Sempat Dilarang di Beberapa Negara

Melihat betapa normalnya konsumsi kopi pada zaman sekarang, agak susah untuk membayangkan bahwa ternyata dulu konsumsi kopi sempat dilarang di beberapa negara. Pada tahun 1511, kopi pertama kali dilarang di Mekah karena para ulama menganggap bahwa kopi dapat merangsang pikiran-pikiran radikal.

Warga di Italia dan Turki juga sempat percaya bahwa kopi merupakan minuman yang menyesatkan. Bahkan, pada abad 17, Raja Murad IV dari Dinasti Ottoman menetapkan hukuman keras bagi warganya yang ketahuan mengonsumsi kopi. Hukuman tersebut berupa pemukulan atau pembuangan ke laut.

5. Ternyata, Kopi Instan Pertama Kali Muncul Pada Awal Tahun 1900-an

Kabarnya, George Constant Louis Washington, pengusaha Amerika berdarah Inggris-Belgia, adalah pembuat kopi instan pertama. Kopi itu mulai dibuat pada awal tahun 1900 dan dipasarkan pada 1909 di Amerika.

6. Sesendok Gula Bisa Merusak Cita Rasa Asli Kopi

Penikmat kopi sejati tak akan meminumnya dengan gula. Sebab, bila ditambah gula, cita rasa asli kopi akan tersamar. Lagian, minum kopi dengan gula juga berefek buruk bagi tubuh karena akan mempengaruhi metabolisme.

7. Nikmatnya Kopi Bakal Terasa Maksimal Setelah Empat Menit Didiamkan Pasca-Diseduh

Kamu harus coba rasanya diamkan kopi sekurang-kurangnya empat menit, jangan diaduk, dan biarkan ampasnya mengendap. Setelah itu, nikmati pelan-pelan. Ke-autentikan kopinya akan terasa lebih nikmat.

8. Minum Kopi Jam 8-9 Pagi Bisa Bikin Tubuh Kecanduan

Ahli syaraf di Uniformed Services University of the Health Sciences di Bethesda, Steven Miller, mengemukakan, minum kafein, termasuk kopi, sebaiknya dilakukan setelah pukul 09.00.

Mengapa? Karena, menurut penelitian, hormon kortisol yang ada dalam tubuh sewaktu pagi akan meningkat, terutama pada pukul 08.00-09.00. Bila tubuh mengonsumsi kafein saat hormon kortisol tinggi, hal itu hanya akan membuat tubuh kecanduan. Kalau tidak mengonsumsi kopi sehari saja, pikiran rasanya stress.

9. Kopi Ternyata Bermanfaat Untuk Diet

Kenapa sih kopi bisa menurunkan berat badan? Kopi itu mengandung kafein yang dapat membantu tubuh meningkatkan proses metabolisme. Alhasil, kalori yang dibakar setelah tubuh mengkonsumsi kopi akan lebih banyak. Kopi memang bisa membantu menurunkan berat badan, catatannya, tidak boleh diberi tambahan gula dan tidak dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.

10. Bukan Kafein, Melainkan Adenosine

Mayoritas orang mengonsumsi kopi karena menganggap bahwa kandungan kafein di dalamnya dapat menghilangkan rasa kantuk. Padahal, bukan kafeinlah yang menjadi penyebab utamanya. Saat melakukan aktivitas, otak akan menjadi aktif dan melepaskan neuron-neuron yang memproduksi adenosine. Secara otomatis, sistem saraf akan memonitor kadar adenosine tersebut. Jika dirasa meningkat, kinerja otak akan menurun, menyebabkan timbulnya kantuk.

Namun, karena kafein dari kopi menempel pada reseptor adenosine, otak tidak dapat mendeteksi kadar adenosine sehingga tetap berfungsi secara maksimal.

11. Jenis Kopi Paling Populer di Dunia

Lebih dari 50 jenis kopi di seluruh dunia, hanya ada dua jenis kopi yang paling populer digunakan untuk produksi komersil, yakni Arabica dan Robusta. Apabila Arabica memiliki rasa yang lebih kaya dan aroma yang lebih kencang, maka rasa kopi Robusta cenderung lebih ringan dengan level acidity yang relatif rendah. Sedangkan, kopi Arabica mengandung kadar kafein yang 50% lebih sedikit dari Robusta.

12.  Tidak Semua Negara Bisa Menjadi Produsen Kopi

Saat melakukan travelingrasanya tidak ada kota yang tidak memiliki kedai kopi, baik dalam bentuk lokal ataupun franchise internasional. Meski begitu, tidak semua negara dapat menjadi produsen kopi karena tanaman kopi hanya dapat tumbuh di daerah tropis. Hal tersebut disebabkan oleh kebutuhan tanaman kopi akan cahaya matahari yang berlimpah agar dapat menghasilkan biji berkualitas.

Seperti yang dilansir oleh merdeka.com dari Distractify, umumnya negara-negara penghasil kopi berada di garis khatulistiwa, membentuk garis lingkaran dalam peta yang disebut dengan “sabuk kopi”. Indonesia termasuk dalam salah satu negara pembentuk “sabuk kopi” tersebut. Sedangkan, predikat negara penghasil kopi terbesar dipegang oleh Brasil.

13. Kesalahpahaman Tentang Kopi Luwak

Selama ini, kopi luwak sering disebut sebagai biji kopi paling mahal di dunia. Meski memang rasanya lezat dan proses produksinya cenderung unik, sayangnya ada jenis kopi lain yang lebih mahal dari kopi luwak, yakni Black Ivory dari Thailand. Menariknya, baik kopi luwak dan Black Ivory sama-sama berasal dari hewan. Apabila kopi luwak terbuat dari biji kopi yang dicerna oleh enzim pencernaan luwak, maka Black Ivory “diproduksi” dengan enzim pencernaan gajah. Biji kopi Black Ivory memiliki harga USD 1.100 (sekitar 14 juta rupiah) per kilogram atau USD 50 (sekitar 661 ribu rupiah) per cangkir.

14.  Tiap Negara Memiliki Cara Menyeduh Kopi Sendiri

Terlepas dari segala tujuan dalam mengonsumsi kopi, setiap orang memiliki cara tersendiri dalam menyeduh kopi favorit mereka. Di Italia, misalnya, orang-orang suka menikmati kopi espresso dengan gula. Berbeda lagi dari orang-orang Mesir yang merupakan penggemar berat dari black coffee murni.

Sedangkan, orang-orang Austria menyeduh kopinya dengan tambahan whipped cream. Di Meksiko, orang-orang menambahkan kayu manis pada racikan kopi mereka. Cara paling unik dalam menyeduh kopi mungkin dilakukan oleh orang-orang Maroko, yang suka mencampurkan merica dalam kopi mereka.

15. Biji Kopi Tidak Hanya Berwarna Hitam

Selain kopi hitam dan white coffee, ternyata masih ada satu jenis kopi lagi bernama kopi hijau. Sesuai dengan namanya, biji kopi ini juga berwarna hijau karena masih mentah dan belum melalui proses pemanggangan. Konon, kopi hijau memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan secara lebih efektif apabila dibandingkan dengan teh hijau.

Nah, nomor berapa saja nih yang belum kamu tahu sebelumnya?

Anggraini Prastikasari

Leave a Reply