Depresi? Bahaya kah ? Yuk, Simak 10 Tanda-Tanda Depresi

Sumber: pixabay.com

Banyak orang masih saja meremehkan depresi yang terjadi kepada orang lain bahkan terhadap diri sendiri. Padahal depresi sangatlah berbahaya. Selain tanda-tanda seperti terus menerus menangis atau merasa ingin bunuh diri, sebetulnya ada sejumlah gejala lain yang menunjukkan bahwa seseorang mengalami depresi, yaitu:

  1. Terlambat atau tidak menstruasi
Sumber: pixabay.com

Kondisi depresi bisa membuat periode menstruasi tidak teratur, bisa menjadi lebih pendek atau pun lebih panjang, bahkan bisa berhenti sama sekali.

  1. Rambut rontok

Depresi juga berpengaruh pada pertumbuhan rambut. Pertumbuhan rambut bisa jadi sangat berkaitan dengan mood, kepercayaan diri dan perasaan. Saat kondisi tersebut sedang rendah dan tidak baik, maka dapat berpotensi menghambat pertumbuhan rambut sehingga tak bisa tumbuh normal.

  1. Masalah pencernaan

Mungkin banyak yang tidak menyangka bahwa masalah pencernaan menjadi salah satu tanda penyakit mental. Terkadang berkaitan dengan hilangnya nafsu makan yang berujung pada perut mual, diare dan sembelit.

  1. Sakit kepala
    Sumber: pixabay.com

Sakit kepala sudah tidak asing bagi kebanyakan orang. Namun, jika terlalu sering maka kamu harus berhati-hati. Depresi terbukti bisa memperparah penyakit fisik, tak peduli apapun penyebabnya. Sehingga, jika kamu memiliki masalah sakit kepala yang sangat sering ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter bisa membantumu mengecek penyebab sakit kepalamu dan mengantisipasi jika ada gejala penyakit serius.

  1. Naik berat badan

Salah satu studi yang dipublikasikan oleh The American Journal of Public Health di tahun 2010 menemukan fakta bahwa orang-orang yang merasa sedih dan kesepian bertambah berat badan lebih cepat daripada mereka yang mengalami gejala depresi ringan. Dr. Belinda Needham, asisten profesor dan penulis studi tersebut menjelaskan penyebabnya. Mereka yang depresi cenderung makan lebih banyak makanan yang mengandung lemak, kalori tinggi, dan mengurangi aktivitas fisik. Jika Kamu mengalami hal serupa, alangkah baiknya kamu mulai memeriksakan diri dan menjaga kesehatan mental sebelum berdampak lebih parah.

  1. Tidak memiliki kepercayaan diri

Orang dengan depresi adalah orang yang tertekan, tidak tahu siapa yang bisa dijadikan pegangan. Oleh karena itu, orang dengan depresi cenderung tidak memiliki kepercayaan diri seperti layaknya orang yang normal.

  1. Mood yang berubah-ubah
Sumber: pixabay.com

Depresi juga bisa mengubah mood. Mood yang baik seketika berubah buruk saat mengalami kejadian yang tidak diinginkan. Kadang dia bisa tertawa dan memotivasi orang lain, kadang juga dia bisa diam dan terlihat malas. Tapi, kebanyakan orang dengan depresi akan menutupinya dari orang lain karena dia berpikir tidak akan ada orang yang peduli. Orang yang menderita di dalam hatinya cenderung tidak tahu bagaimana mengekspresikannya sehingga akan kacau kalau ada hal yang tidak sesuai terjadi.

  1. Menyendiri

Orang yang menderita depresi biasanya suka menyendiri. Sekalipun punya teman, dia tidak benar-benar dekat dengan temannya itu. Dia selalu lebih nyaman dengan kesendirian.

  1. Tertutup

Orang yang menderita depresi cenderung tidak percaya dengan siapapun bahkan teman sekalipun. Makanya dia selalu tertutup dan merasa terganggu saat ada orang lain yang mencoba bertanya padanya.

  1. Mengekspresikan kenegatifan

Dalam perkataannya, biasanya seseorang dengan depresi akan selalu berpikir negatif dan mengatakan hal yang negatif, sehingga tidak memiliki semangat lagi untuk menjadi positif.

Jangan menganggap ringan perkara batin/depresi. Faktanya, semua orang  bisa saja mengalaminya. Bukan karena tidak kuat mental, tapi justru karena tidak adanya pegangan yang bisa dijadikan harapan. Jadi, apakah salah satu tanda-tanda diatas ada pada diri kamu ?

 

Tulisan di atas adalah kiriman dari Anggraini Prastikasari. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

Leave a Reply