Cokelat Menjadi Pilihan Bisnis Paling “Manis”

Binsis Coklat

Sudah menjadi rahasia umum bahwa cokelat menjadi konsumsi kesukaan untuk semua orang; dari yang muda hingga dewasa. Selain karena rasanya yang lezat, banyak penelitian mengakui manfaat cokelat yang baik untuk kesehatan tubuh. Sehingga, cokelat memiliki pangsa pasar yang cukup luas untuk digarap dengan aneka ragam pengelolaan buah cokelat menjadi ke bentuk lebih menarik, dengan berbagai macam pilihan rasa.

 

Pebisnis muda sedang berfoto di depan kantor PT Freyabadi Indotama 

Pada kesempatan kali ini para pebisnis muda dari Wirausahawan Muda Mandiri mengunjungi pabrik salah satu pemasok cokelat terbesar yakni PT Freyabadi Indotama yang berlokasi di kawasan KIIC, Karawang Barat. Sudah lebih dari 20 tahun PT Freyabadi Indotama bergelut di bidang cokelat, bersama dengan perusahaan minyak terbesar di Jepang, Fuji Oil, dan Delfi untuk menghasilkan Cokelat Tulip. Cokelat Tulip merupakan produsen cokelat terbesar di Indonesia sejak tahun 1960

Saat kunjungan, para wirausahawan disambut dengan presentasi mengenai product knowledge. Dari mengenal jenis-jenis cokelat, metode pengelolaan buah cokelat, melihat langsung produksi cokelat sampai proses pengemasannya. Selain itu, setelah mendapat cukup pengetahuan tentang produk, seorang pebisnis harus benar-benar mengenal produknya yakni dengan cara mencicipinya atau biasa dikenal dengan user experience.

Peserta sedang bersiap-siap menggunakan disposal gown, dan perlindungan lainnya untuk melihat langsung proses produksi cokelat

Setelah mendapatkan pengetahuan mengenai cokelat, para pebisnis diberi kesempatan untuk melihat pembuatan cokelat secara langsung. Namun, sebelumnya semua pebisnis dipastikan harus steril dengan mengikuti prosedur seperti memakai disposal gown (baju steril), penutup plastik untuk sepatu dan penutup kepala untuk menghindari jatuhnya rambut yang rontok ke cokelat. Kemudian langsung dipersilahkan untuk mengikuti pemandu masing-masing menuju ke ruangan.

Di tengah menyaksikan dari hulu hilir proses produksi cokelat, PT Freyabadi Indotama sangat memerhatikan kualitas produknya. Dengan mengatur suhu ruangan pada masing-masing langkah pembuatan, suhu hangat saat pelumeran cokelat dan suhu dingin untuk membuat tekstur cokelat lebih padat. Setelah cokelat menjadi padat, selanjutnya masuk ke mesin pendeteksi logam untuk disortir. Serpihan logam bisa datang dari proses pengadukan maupun pencampuran cokelat di dalam mesin berat, saat terjadinya pergesekan antar mesin.

William Chung sedang memberikan arahan untuk para pebisnis muda

Saat semuanya telah kembali ke ruangan meeting, Presiden Direktur PT Freyabadi Indotama, William Chuang memberikan tips bisnis kepada rombongan wirausaha muda. Penentuan target yang realistis dengan menetapkan untuk pencapaian selanjutnya demi kemajuan bisnis. Strategi ini cukup efektif, sebagai tujuan akhir dari langkah-langkah kecil yang kita ambil.

Di penghujung acara, para pebisnis muda dipersilahkan untuk mencicipi berbagai macam produk-produk dari Cokelat Tulip. Mulai dari minuman coklat, cokelat couverture, hingga 5 praline dengan rasa Nusantara yang unik yaitu Nasi Uduk Truffle, Tolak Angin, Rawon Truffle, Rempeyek Chocolate Bar, dan Rendang Praline.

Leave a Reply