Formula dari CEO Bukalapak dalam Membangun Startup

Formula dari CEO Bukalapak dalam Membangun Startup

Siapa yang tidak kenal Achmad Zaky CEO Bukalapak yang bergaya santai ini. Di balik gayanya itu, ada keseriusan dan ketekunan sehingga terbentuknya sebuah e-commerce terbesar dengan omset triliunan di Indonesia. Banyak rahasia startupnya yang diungkapkan di acara “Dig in Now: the Secret Formula of Growth”, yang diadakan pada 17 januari 2019 di Mandiri Inkubator Bisnis, bersama dengan pembicara yang berkapasitas di bidangnya.

Seminar ini dihadiri oleh para pelaku startup muda yang sedang merintis startupnya. Dengan harapan mendapatkan bekal dari para ahli dalam membangun sebuah startup. Selain Achmad Zaky, Bapak Fithri Hadi sebagai Director of Bursa Efek Indonesia juga membahas bagaimana cara investor memilih sebuah startup untuk didanai.

Dalam seminar ini, Zaky menekankan bahwa mental ‘ngoyo’ dalam mengejar target startup perlu dimiliki para pelaku startup muda. Dengan mental seperti itu, seberapa kali kegagalan datang tidak akan menggoyahkan rencana awal startup. Semakin banyak kegagalan yang dialami, akan semakin banyak pembelajaran yang bisa dijadikan pelajaran untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi. Sehingga, perencanaan startup dapat diperbaharui sampai mendapat business model yang tepat.

Menurut Zaky, sebaiknya saat membangun sebuah startup para pemilik lebih berfokus kepada pengembangan startup dengan strategi terlebih dahulu, dibanding dengan terus mengharapkan dana pengembangan dari investor. Karena jika sebagian besar kepemilikan saham startup dikuasai oleh investor, business model cenderung akan lebih banyak diatur oleh investor sehingga tidak lagi sesuai dengan brand value saat awal dibangun.

Bapak Fithri melengkapi pernyataan Zaky perihal investor, bahwa ada pertimbangan investor sebelum akhirnya memutuskan mendanai sebuah startup. Investor lebih tertarik kepada startup yang memiliki masa depan cerah, yakni dilihat dari seberapa besar potensi pertumbuhan customer dari sebuah startup.

Kita bisa  menyimpulkan dari seminar tersebut bahwa mental pantang menyerah untuk membangun sebuah startup sangat diperlukan untuk menarik para calon investor. Jadi, kamu yang saat ini sedang merintis startup, sudah memiliki mental ngoyo belum? 

Leave a Reply