5 Tempat Wisata Tereksotis di Nusa Tenggara Timur

Kamu suka menjelajah banyak destinasi di Indonesia? Apabila iya, kamu wajib mengunjungi beberapa destinasi atau tempat wisata di Indonesia. Salah satunya adalah di Nusa Tenggara Timur. Di Nusa Tenggara Timur, terdapat banyak tempat wisata yang harus kamu kunjungi. Berikut ini 5 tempat wisata tereksotis di Nusa Tenggara Timur.

Danau Kelimutu

Danau Kelimutu
via: traverse.id

Danau Kelimutu merupakan danau tiga warna (biru, putih, dan merah) yang dapat berubah-ubah warna. Perubahan warna tersebut diduga karena perubahan suhu dan mikroba yang terdapat di dalam danau. Danau Kelimutu berlokasi di Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Danau Kelimutu terletak di puncak Gunung Kelimutu. Untuk mencapai lokasi ini, kita harus menempuh perjalanan kurang lebih 45 km dari Ende atau 13 km dari Kampung Moni.

Danau Kelimutu terbagi menjadi 3 buah danau, danau-danau itu adalah ‘Tiwu Nua Muri Koo Fai’ (Danau Pemuda dan Gadis) dengan kedalaman 127 meter dengan luas sekitar 5,5 hektar. Danau ini berwarna biru. Selanjutnya, ‘Tiwu Ata Mbupu’ (Danau Orang Tua) yang berwarna putih. Luasnya 4,5 hektar dengan kedalaman 67 meter. Yang terakhir adalah ‘Tiwu Ata Polo’ (Danau yang Mempesona) adalah danau yang berwarna merah.  ‘Tiwu Ata Polo’ memiliki kedalaman mencapai 64 meter dengan luas 4 hektar.

Pulau Rinca

Pulau Rinca
via: IndonesiaKaya.com

Pulau Rinca terletak di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai pulau ini, kamu dapat menyewa perahu dari Labuan Bajo di Flores. Pulau Rinca hampir mirip dengan Pulau Komodo di mana kedua pulau tersebut sama-sama merupakan habitat dari komodo. Yang menjadi perbedaan adalah Pulau Rinca lebih panas daripada Pulau Komodo karena terhampar padang savana yang luas. Ukuran badan komodo di pulau ini juga lebih kecil daripada di Pulau Komodo. Letak pulau Rinca juga lebih dekat daripada Pulau Komodo apabila dari Labuan Bajo.

Selain komodo terdapat banyak jenis binatang lain di Pulau Rinca, seperti rusa, babi liar, kerbau, dan burung. Bukan hanya itu saja, kamu juga dapat menanam tanaman bakau. Tanaman bakau dapat kamu beri nama, untuk membeli bibit tanaman bakau, dikenakan biaya sebesar 150 ribu rupiah. Fasilitas lain yang terdapat di pulau ini adalah penjual makan, toilet, dan tempat penginapan yang berada di dekat pos penjagaan.

Pulau Padar

Pulau Padar Flores
via: limakaki.com

Pulau Padar berlokasi di kawasan Taman Nasional Komodo. Pulau Padar merupakan pulau ketiga terbesar di Taman Nasional Komodo setelah Pulau Rinca dan Pulau Komodo. Di dekat pulau ini terdapat tiga atau empat pulau kecil lainnya. Untuk mencapai pulau ini, kamu harus ke Labuan Bajo terlebih dahulu lalu menlanjutkan perjalanan dengan one day trip yang ditawarkan di sana atau kamu dapat memilih long trip melalui Lombok atau Bali. Jarak dari Labuan bajo ke tempat ini sekitar 3,5 jam perjalanan. Apabila kamu ingin ke pulau ini, sebaiknya kamu membawa sepatu dan sandal. Sepatu diperlukan karena kamu harus trekking untuk menuju ke tempat ini.

Gili Laba

Gili Laba
via: pixabay.com

Gili Laba hampir mirip dengan Pulau Padar, yakni pulau berbukit-bukit. Untuk mencapai Gili Laba, kamu dapat menyewa kapal dari Labuan Bajo. Dari Gili Laba, kita dapat melihat indahnya pemandangan Pulau Komodo dari ketinggian. Untuk mencapai puncak salah satu bukit di Gili Laba, kamu harus hiking selama kurang lebih 40 menit. Agar tidak kepanasan trekking di siang hari, kamu dapat mengunjungi tempat ini di pagi hari atau sore hari. Apabila kamu pergi ke sana di sore hari, sebaiknya kamu pulang sebelum malam hari karena penerangan di sana masih minim.

Pantai Penggajawa

Pantai Penggajawa
via: pxhere.com

Pantai Penggajawa atau yang dikenal dengan nama Pantai Batu Biru merupakan pantai yang berlokasi di Desa Penggajawa, Kecamatan Nangapanda, Flores, Nusa Tenggara Timur. Pantai ini disebut dengan Pantai Batu Biru karena memiliki keunikan dibanding dengan pantai pada umumnya yang biasanya dihiasi oleh pasir. Pantai ini dihiasi dengan bebatuan berwana biru kehijauan. Batu di Pantai Penggajawa juga dijual sebagai batu hias yang dijual hingga ke berbagai daerah Pulau Jawa.

Leave a Reply