Indonesia Rilis Peta Baru, Yuk Intip Perbedaannya

Masih inget kan waktu jaman sekolah dulu kita harus belajar geografi dan letak-letak negara serta daerah di dunia? Kalau sudah sampai pelajaran geografi Indonesia, wah bisa pusing sendiri. Tahu sendiri kan Indonesia itu luas dengan ribuan pulau dari Sabang sampai Merauke.

Buat  kamu yang belum tahu, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Kemaritiman) telah memperbarui peta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melansir laman resmi Kemenko Kemaritiman, ada 5 perubahan yang melatarbelakangi pembaruan peta Indonesia. Apa saja perubahan peta baru Indonesia ini? Yuk kita intip!

1. Perbatasan Indonesia dan Negara Palau

peta baru Indonesia
Via Flick.com

Jika menyebut negara tetangga, kebanyakan dari kita pasti menyebut, Malaysia, Singapura, atau Australia. Namun, tidak banyak yang mengetahui kalau Indonesia juga memiliki negara tetangga bernama Republik Palau. Negara ini berdekatan dengan wilayah Provinsi Maluku Utara dan Provinsi Sulawesi Utara.

Pada peta sebelumnya, batas wilayah Indonesia dengan Palau masih melengkung dan diberi ruang garis lurus untuk pulau milik Palau. Kini wilayah Indonesia bertambah ke wilayah laut yang sebelumnya masuk kawasan negara Palau.

 

2. Perbatasan Zona Tangkap Eksklusif (ZTE) dan Filipina

via wikipedia.org

Pada peta sebelumnya, Zona Tangkap Eksklusif (ZEE) garis batas Indonesia dengan Filipina ditandai dengan garis putus-putus. Namun, pada peta yang baru, garis putus-putus tersebut sudah menyatu. Ini bukan berarti cinta lama bersemi kembali ya, tetapi karena garis batas tersebut sudah disepakati, bahkan sudah diratifikasi alias disahkan oleh kedua negara.

 

3. Pemberian Nama Laut Natuna Utara

via pixabay.com

Pada peta Indonesia yang baru terdapat perubahan penamaan laut, khususnya zona di bagian utara Laut Natuna yang kini diberi nama Laut Natuna Utara. Penamaan tersebut berdasarkan pertimbangan bahwa landas kontinen di kawasan tersebut menggunakan nama yang menggunakan referensi arah mata angin yaitu Blok Natuna Utara, Blok Natuna Selatan, Blok Natuna Timur, Blok Natuna Tenggara.

Selain itu, menurut pemerintah di wilayah tersebut sudah ada kegiatan migas yang menggunakan nama itu. Sehingga untuk menghindari kesamaan nama maka dibuatlah perubahan penamaan tersebut.

 

4. Zona perairan di Selat Malaka pada Sisi Malaysia

via wikipedia.org

Perubahan peta Indonesia selanjutnya terletak di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang sebelumnya ditandai dengan garis putus-putus dan sedikit melengkung. Hal ini karena sebelumnya ZEE antara Indonesia dengan Malaysia belum rampung. Kini pada peta baru Indonesia, garis putus-putus tersebut berubah menjadi lebih lurus dan lebih maju ke wilayah Malaysia.

 

5. Penambahan Keterangan Karang Milik Singapura di Teritorial Indonesia

via pxhere.com

Adapun perubahan terakhir pada peta baru Indonesia adalah perbedaan batas laut teritorial antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Pada peta lama, pada perbatasan tidak ada lingkaran karang di teritorial Indonesia.  Namun, di peta yang baru terdapat detail lingkaran di karang South Ledge.

Itulah 5 perbedaan yang ada di peta Indonesia lama dengan peta Indonesia yang baru. Kalau diperhatikan secara sekilas memang tidak terlalu nampak, tetapi jika dilihat secara lebih mendetail, perbedaannya jelas nampak lho.


 

Leave a Reply