Pantangan Berbisnis Menurut Tao Zhu-Gong

Fan Li yang hidup sekitar tahun 400an SM adalah seorang tokoh legendaris yang dikenal sebagai politikus, ahli strategi perang, penasihat yang baik dan negarawan ulung. Setelah mengundurkan diri dari panggung politik, ia menjadi pengusaha dan mengganti namanya menjadi Tao Zhu-Gong. Menurutnya, ketika memulai sebuah usaha ada beberapa hal yang harus dihindari.

Menariknya, pantangan dalam memulai bisnis menurut Tao Zhu-Gong ini masih relevan jika diterapkan pada masa sekarang. Simak 12 pantangan berbisnis menurut Tao Zhu-Gong berikut ini, seperti yang dilansir dalam: Tao Zhu-Gong; Kaidah Emas Keberhasilan Bisnis.

1. Jangan berpandangan sempit

via flickr.com

Seseorang pebisnis tidak boleh memiliki pandangan yang sempit. Tujuannya adalah agar mereka mampu menganalisa serta menghargai sesuatu secara menyeluruh dan tidak subyektif.

2. Jangan terlalu mengagungkan kebesaran

Orang yang terlalu mengagungkan kebesaran akan mudah digoyahkan. Umumnya orang yang sudah menganggap bisnisnya besar cenderung tidak ingin terus melakukan inovasi hingga saat tersadar ada hal yang baru ia sudah tertinggal jauh.

3. Jangan Ragu-Ragu

Sangat jelas bahwa perasaan ragu-ragu harus dihilangkan. Jadi jangan ragu-ragu. Asah kemampuanmu untuk melihat peluang yang ada lalu maju.

4. Jangan Malas

Hal ini sangat wajar. Bagaimana kamu akan sukses jika kamu malas? Sudah sangat jelas bukan?

5. Jangan Keras Kepala

pixabay.com

Jika kamu orang yang keras kepala sebaiknya kamu membuang jauh-jauh sifat tersebut. Dengan menjadi keras kepala kamu akan sulit mengenali peluang yang ada. Apalagi melihat ancaman yang mungkin datang dan tindakan pencegahannya. Orang yang keras kepala juga tidak mungkin menjadi pemimpin yang baik.

6. Jangan terlalu argumentatif

Pantangan ini berhubungan dengan poin ke 5. Ketika kamu argumentatif dan keras kepala kamu cenderung tidak ingin kalah ketika berbicara dengan partner bisnis atau dengan klien kamu sendiri. Bisa-bisa kamu kehilangan peluang karena mereka menganggap kamu orang yang kasar dan tidak sopan. Jadi kamu harus menghilangkan sifat tersebut.

7. Jangan terlalu terbuka dengan pilihan yang ada

pxhere.com

Kamu tidak boleh mengembangkan bisnismu dengan serampangan karena hal itu dapat membuat perusahaan kehilangan fokus. Akibatnya bisnis yang kamu jalani jadi tidak jelas arahnya.

8. Jangan rakus akan pinjaman

Berhemat dan berusaha mencari keuntungan dengan modal yang ada akan lebih baik dari pada meminjam bukan? Ingat, mendapatkan pinjaman bukan berarti bisnismu mendapatkan modal. Pinjaman adalah hutang yang tetap harus dilunasi dan membuatmu balik modal lebih lama.

9. Jangan terlibat dalam persaingan yang tidak perlu

pixabay.com

Jika kamu ingin sukses dalam bisnis kamu harus fokus untuk tidak mudah tergoda dan bergegas masuk ke dalam pertempuran dengan kompetitor lainnya. Analisa dan cermati kemampuanmu. Kalau dirasa kemenangan mustahil didapat dengan kemampuan yang ada, bijak dan mengalahlah untuk saat ini.

10. Jangan melemahkan simpanan dan surplus

Bisnis harus terdorong untuk tumbuh dan bertahan dalam waktu yang panjang. Pengusaha yang berwawasan ke depan akan mengetahui pentingnya membangun surplus agar dapat digunakan saat muncul berbagai peluang bisnis.

11. Jangan abaikan perubahan kondisi dan tren bisnis

pixabay.com

Hal ini wajib kamu lakukan jika bisnis kamu tidak mau ditinggal orang karena bosan. Selalu ikuti perkembangan dan tren pasar. Lakukan perubahan jika memang menguntungkan.

12. Jangan terlalu mengandalkan produk yang ada

Dalam setiap bisnis kamu harus terus melakukan inovasi. Terlalu percaya akan produk yang sudah ada dapat membuat seorang entrepreneur buta akan peluang yang bisa didapat dari produk-produk baru yang lebih baik.

Jadi demikianlah pantangan-pantangan dalam berbisnis menurut Tao Zhu-Gong yang hidup pada 400 SM. Kira-kira menurut kamu apakah masih relevan hingga hari ini? Beri tahu Jadi Mandiri di kolom komentar ya.

 

Tulisan di atas adalah kiriman dari Adi Nugroho. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

 

Leave a Reply