Tertarik menjadi Bankir Investasi? Baca Dulu 5 Hal ini 

Bankir investasi atau investment banker adalah seseorang atau perusahaan yang melakukan penjaminan emisi, memberikan layanan konsultansi merger, serta akuisisi dan konsultasi keuangan untuk investor dalam melakukan investasi. Profesi ini adalah salah satu yang paling dinamis dan menantang.

Mereka yang bekerja sebagai bankir investasi mendapat berbagai keuntungan seperti gaji besar, simbol status yang mentereng dan gaya hidup menarik. Namun, bersamaan dengan berbagai embel-embel menarik tersebut, ternyata bankir investasi banyak tantangannya. Kamu tertarik? Baca dulu konsekuensi jadi bankir investasi berikut ini.

1. Jam kerja panjang

konsekuensi jadi bankir investasi
via staticflickr.com

Walaupun mentereng, menjadi bankir investasi perlu pengorbanan. Terutama waktu. Kalau kamu baru memulai menjadi bankir investasi, kamu diharapkan bekerja 100 jam per minggu. Kamu juga harus menghadapi jam-jam padat, apalagi kalau sedang menangani proyek besar.

Enggak jarang mereka akhirnya harus bekerja semalaman dan menginap di kantor. Kamu pikir kesulitan mereka cukup sampai di situ? Kamu salah besar. Selain jumlah waktu kerjanya yang banyak, jam kerjanya juga sering enggak beraturan. Kamu jadi harus sering mengorbankan waktu santai dan bersosialisasi.

2. Pekerjaan tak terduga

konsekuensi jadi bankir investasi
via pxhere.com

Kamu diharapkan menjadi orang yang serba bisa. Dari mengerjakan laporan perbandingan transaksi, mempersiapkan presentasi model finansial, sampai membuat memo penawaran. Dari pagi kamu akan dipadati dengan berbagai tugas yang sudah menanti.

Setelah makan siang, jangan harap kamu bisa santai sejenak untuk membiarkan makanan turun. Kerjaanmu malah akan bertambah karena daftar kerjaan baru sudah semakin menumpuk.

3. Tekanan kerja besar

via pixabay.com

Sebagai bankir investasi kamu akan bekerja dengan banyak orang pintar dan pekerja keras. Oleh sebab itu kamu akan mendapat tekanan besar untuk memberikan kinerja terbaik. Kamu harus kompetitif dan bekerja lebih keras dan lebih pintar dari mereka, dan ini enggak mudah. Semua kolegamu juga bekerja keras untuk menaiki tangga karir.

4. Tidah boleh ada kesalahan

via wikimedia.org

Kamu akan bekerja dengan banyak hal yang membutuhkan ketelitian tinggi. Selain itu kamu harus mampu belajar hal baru dengan cepat dan memberikan hasil dengan kualitas terbaik. Pastikan kamu menepati tenggat waktu pekerjaanmu dan semua detil enggak terlewatkan. Salah sedikit saja bank tempatmu bekerja dan orang-orang yang mereka wakili dapat menderita kerugian besar.

5. Stres

Tertarik menjadi Bankir Investasi? Baca Dulu 5 Hal ini
via pixabay.com

Sebagai akibatnya, seorang bankir investasi jadi gampang stres. Ditambah lagi, mereka berurusan dengan uang jumlah besar dan harus memenuhi harapan untuk mendapatkan keuntungan.

Enggak jarang mereka harus menerima telpon mengenai pekerjaan di tengah malam kalau harus menangani rekening luar negeri. Itu sebabnya bankir investasi perlu pintar-pintar mengelola waktu dan keadaan emosi mereka.

Masih tertarik untuk menjadi seorang bankir investasi setelah kamu tahu lima konsekuensinya di atas? Yuk share apa yang membuatmu tertarik atau tidaknya untuk menjadi bankir investasi di kolom komentar di bawah ini.


 

Leave a Reply