Rekomendasi 5 Spot Cliff Jumping yang Menarik untuk Dicoba di Indonesia

Banyak aktivitas yang dapat dilakukan di tempat wisata. Salah satunya adalah melakukan aktivitas yang menantang. Aktivitas menantang yg wajib kamu coba adalah cliff jumping. Berikut 5 lokasi cliff jumping yang paling menantang dan memukau:

1. Nusa Ceningan, Bali

B l u e L a g o o n . . Photo by .groves Photo location : Blue Lagoon, Nusa Ceningan . . Nusa Ceningan is the smallest island among Nusa Penida & Nusa Lembongan. To reach this place, you can take boat or you can cross the yellow bridge from Nusa Lembongan. When you come here, you must come to Blue Lagoon! It has marvelous view of the ocean, it used to be a cliff jumping spot. . . Nusa Ceningan adalah pulau terkecil diantara Nusa Penida dan Lembongan. Untuk mencapai pulau ini, kamu bisa naik speed boat dari Bali atau melewati jembatan kuning dari Pulau Lembongan. Salah satu spot yang terkenal disini bernama Blue Lagoon. Dengan pemandangan laut yang luas dan indah, tempat ini dulunya tempat populer untuk aktivitas cliff-jumping! . . Hashtag your photos with us #thebaliguideline LIKE US ON FACEBOOK PAGE THEBALIGUIDELINE ??? ? ?? #holiday #travelgram #travelphotography #paradise #ilovetravel #travelblog #exploreindonesia #wanderer #traveldeeper #ubud #blogger_de #kuta #instatravelling #gilitrawangan #explorelombok #canggu #tanahlot #bali? #balidaily #tabanan #writetotravel #baliisland #thebaliguideline #legian #visitbali #nusapenida #travelbook #wonderfullombok #buleleng ??? ?? ??? ??

A post shared by Nancy Landries (@nancylandries333) on


Nusa Ceningan merupakan gugusan pulau yang berlokasi di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Peninda, Kabupaten Klungkung, Bali. Pulau ini masuk dalam gugusan pulau yang sama dengan Nusa Lembongan dan Nusa Peninda. Ukuran Nusa Ceningan tidak terlalu besar seperti yang lainnya, panjangnya hanya sekitar 3,7 kilometer dengan lebar sejauh 1,5 kilometer.

Destinasi terkenal yang ada di Nusa Ceningan adalah Blue Lagoon. Di sana ada 3 spot untuk cliff jumping, yakni di ketinggian 13 meter, 9 meter dan 8 meter. Untuk melompat di spot tersebut dikenakan biaya Rp 50.000 untuk 2 kali melompat.

Waktu yang relatif tepat untuk cliff jumping adalah bulan Juni sampai dengan bulan September karena pada bulan-bulan tersebut kondisi laut cenderung tenang. Fasilitas yang ada di tempat ini adalah tempat parkir, kamar mandi, resort dan café.

2. Danau Sanghyang Heuleut, Bandung

When one jump is just not enough.

A post shared by Rikas Harsa (@rikasharsa) on


Danau Sanghyang Heuleut merupakan sebuah danau yang mengalir pada Sungai Citarum Purba. Sanghyang sendiri memiliki arti ‘sesuatu yang dianggap suci’ dan heuleut memiliki arti ‘waktu’. Danau ini berlokasi di Rajamandala Kulon, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Menurut mitos, tempat ini merupakan tempat mandi para bidadari. Karena keindahannya, selain menghabiskan waktu untuk cliff jumping dan berenang, kamu juga dapat berfoto-foto ria di tempat ini. Tempat wisata ini dibuka mulai dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

Untuk mencapai tempat ini dibutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam dari Kota Bandung. Harga tiket masuk ke tempat wisata ini adalah Rp 10.000 per orang. Untuk tiket parkir motor dikenakan biaya Rp 5.000 dan untuk mobil dikenakan biaya tiket parkir sebesar Rp 10.000.

3. Green Canyon, Jawa Barat


Cukang Taneuh atau yang dikenal dengan Green Canyon merupakan tempat wisata yang terletak di Desa Kertajasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jika berkunjung ke tempat ini, biasanya orang tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk melakukan cliff jumping.

Cliff jumping spot yang terkenal di daerah ini adalah batu payung. Batu payung atau batu jamur adalah hasil pembentukan alam selama beratus-ratus tahun. Ketinggian batu payung ini sekitar 7 mdpl. Selain cliff jumping, di tempat ini kamu juga bisa rafting, naik perahu dan menjelajah tebing.

Untuk rafting dari hulu ke hilir Green Canyon diperlukan waktu sekitar 4 sampai dengan 5 jam. Untuk long track rafting ini dikenakan biaya sekitar Rp 225.000/pax. Jika kamu merasa rafting ini terlalu lama, kamu dapat memilih short track, dengan estimasi 2-3 jam dengan biaya Rp 185.000/pax.

4. Mandeh, Sumatra Barat


Kawasan wisata Bahari Mandeh terletak di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Di kawasan ini, cliff jumping spot yang menjadi favorit wisatawan yakni tebing di Pulau Sironjong Ketek. Banyak tebing di Pulau Sironjong yang dijadikan cliff jumping spot. Tebing tertinggi di Pulau Sijorong adalah sekitar 20 meter.

Untuk naik ke atas tebing wisatawan dapat naik melalui tangga besi yang telah disediakan, pulau Sironjong merupakan batu karang dipenuhi dengan pepohonan. Selain melakukan cliff jumping, pengunjung biasanya melakukan diving atau snorkeling ditempat ini.

5. Pahawang, Lampung


Pulau Pahawang adalah pulau yang berlokasi di Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Aktivitas yang dapat kamu lakukan di Pulau Pahawang adalah diving, snorkeling dan water sport.

Di dekat Pulau Pahawang, terdapat Pantai Pagar. Walaupun namanya Pantai Pagar, tetapi tidak ada satu pun pagar yang membatasi pulau ini. Di tempat ini lah, wisatawan yang berkunjung seringkali melakukan cliff jumping atau lompat tebing.

Tebing yang dimaksud adalah batu-batuan besar. Jika kamu ingin melakukan cliff jumping, pastikan ombaknya tidak besar agar kegiatan cliff jumping-mu tetap aman.

Tertarik untuk melakukan lompatan tebing pertamamu? Cek dulu lima rekomendasi destinasi di atas untuk rencana destinasi liburanmu selanjutnya.


 

Leave a Reply