Sering Merasa Pusing Setelah Makan? Ini 5 Solusi untuk Mencegahnya

Sering merasa pusing setelah makan? Jangan langsung berpikir yang macam-macam. Bisa saja penyebabnya adalah postprandial hypotension atau dalam bahasa sederhana, tekanan darah rendah setelah makan.

Kamu tidak perlu terlalu khawatir karena kondisi ini cukup umum dialami banyak orang. Penjelasannya seperti ini. Setelah kamu makan, sistem pencernaan, saraf dan sistem peredaran darah akan bekerja keras untuk mengolah makananmu. Jantung harus berdegup lebih cepat dan keras, sehingga beberapa pembuluh darahmu akan menyempit. Gunanya agar darah mengalir ke seluruh tubuh secara merata.

Sayangnya, pada beberapa orang, proses ini enggak berjalan sempurna. Alhasil tekanan darah mereka malah turun dan kepala malah jadi pusing. Kadang-kadang kondisi ini juga dibarengi dengan pandangan yang kabur dan rasa sakit di dada.

Untuk mencegah kondisi tersebut, kamu bisa melakukan beberapa hal di bawah ini.

 

1. Minum air sebelum makan

Minum secukupnya sebab kalau kebanyakan malah bikin kembung via pexels.com

Selalu minum air dalam jumlah cukup sekurang-kurangnya 1,8 liter sehari. Jumlah itu kira-kira setara dengan 3 botol air minum kemasan ukuran sedang. Untuk mencegah postprandial hypotension, kamu bisa minum 2 sampai 4 gelas air sebelum makan. Minum air yang cukup akan membuat organ pencernaan bekerja lebih ringan dan peredaran darah juga jadi lebih lancar.

 

2. Makan dalam porsi kecil

Porsi kecil juga menuruti hadis, berhenti makan sebelum kenyang via acc.af.mil

Makanlah dalam porsi yang lebih kecil, tapi intensitasnya diperbanyak alias lebih sering. Misalnya selama ini kamu makan 3 kali sehari dengan porsi satu piring, ubah menjadi 6 kali sehari dengan porsi setengah piring.

Kenapa begitu? Makan dalam porsi yang besar, otomatis lebih banyak yang dicerna, sistem pencernaan juga bekerja jadi lebih keras. Sementara bila makan dalam porsi kecil, kerja pencernaan tidak terlalu berat; tidak terlalu jauh berbeda dengan keadaan biasa.

 

3. Hindari melakukan kegiatan berat

Langsung melakukan kerja berat sesudah makan juga bisa bikin kamu muntah via pexels.com

Hindari melakukan kegiatan yang berat seperti berlari atau berolahraga sesaat setelah makan. Kegiatan berat seperti itu selain tidak baik bagi pencernaan yang sedang bekerja, juga akan memicu kondisi postprandial hypotension tadi.

 

4. Duduk-duduk sebentar setelah makan

Duduk sebentar biar nasinya turun dulu via pexels.com

Tekanan darah biasanya turun drastis sekitar 30 sampai 60 menit sesudah makan. Karena itu habis makan, sebaiknya jangan langsung bergerak atau melakukan kerja berat. Coba deh duduk santai sebentar supaya enggak mengalami gejala pusing setelah makan.

 

5. Pilih-pilih makanan

via pexels.com

Cara pencegahan paling efektif adalah mengatur apa yang kamu makan. Hindari makan makanan yang mengandung terlalu banyak gula, makanan berlemak, makan yang terlalu asin, makanan-makanan ringan olahan, serta makanan cepat saji.

Duh, jadi sebaiknya makan apa dong? Salah satu penyebab postprandial hypotension adalah tingkat hormon estrogen dan progesteron yang tidak seimbang di dalam tubuh. Untuk menyeimbangkannya kamu bisa makan makanan yang terbuat dari kacang-kacangan seperti tempe, tahu, kacang polong, dan lain-lain. Kalau gejala pusing setelah makan itu terus muncul, kamu juga bisa minum segelas teh jahe untuk menenangkan lambung dan mencegah pusing.

 

Semoga beberapa solusi di atas dapat mencegah rasa pusing setelah makan. Kalau masih pusing juga, periksa lagi. Jangan-jangan bukan karena makanannya, tapi karena tagihan makanannya.


 

Leave a Reply