Ingin Tetap Produktif, 5 Atlet Ini Jadi Entrepreneur Setelah Pensiun

Menjadi seorang atlet memerlukan ketekunan dan mental baja hasil tempaan latihan keras bertahun-tahun. Kegagalan tidak boleh menepis semangat mereka.

Ketekunan, mental baja, dan sikap optimis tersebut rupanya beririsan dengan karakter yang dibutuhkan dalam dunia wirausaha. Itulah mengapa banyak atlet yang terbilang sukses ketika menekuni bidang entrepreneurship. Siapa saja para atlet entrepreneur ini?

 

1. Michael Jordan

atlit entrepreneur
via thescore.com

Michael Jordan sering disebut oleh para penggemar basket sebagai “dewa basket”. Bicara basket pasti kurang lengkap kalau tidak menyebut Michael Jordan. Kesuksesan itu tidak lain karena ketekunannya dalam berlatih sejak masih muda sampai menjadi atlet terkenal.

Kesukesannya itu turut ia bawa ke bidang entrepreneurship. Michael adalah atlet entrepreneur pertama yang menjadi miliuner dan masuk dalam daftar Forbes sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Kekayaannya antara lain berasal dari sahamnya di klub basket Charlotte Hornets yang kini bernilai 752 juta dolar AS dan penjualan produk olahraga yang mengusung namanya, Air Jordan. Tidak ketinggalan, berbagai merek olahraga ternama seperti Nike juga banyak yang menggunakan namanya.

 

2. Venus Williams

atlit entrepreneur
via washingtonpost.com

Dengan kekayaan sebesar 75 juta dolar AS, juara 7 kali Grand Slam ini mencoba peruntungan di bidang entrepreneurship. Hasilnya terbilang sukses!

Kekayaannya setelah menjadi entrepreneur berasal dari berbagai lini bisnis. Mulai dari perusahaan desain interior V Starr Interiors, saham dari klub olah raga Miami Dolphins, waralaba Jamba Juice, serta produk pakaian olah raga bermerek EleVen.

Dari semua kegiatan bisnisnya, V Starr adalah yang paling sukses. Kini perusahaan itu melayani pemilik rumah mewah, bank, perkantoran, hotel, berbagai tempat bisnis, dan ruang publik.

 

3. Oscar De La Hoya

atlit entrepreneur
via vice.com

Petinju berdarah Amerika-Meksiko ini melakoni karir tinju profesional dengan capaian 39 kali menang dan 6 kali kalah. Oscar pensiun jadi petinju pada tahun 2012 dan melanjutkan karir ke bidang entrepreneurship.

Ia mendirikan perusahaan promosi bernama Golden Boy Promotions. Nama itu berasal dari julukannya saat menjadi petinju yaitu golden boy atau si anak emas. Perusahaannya ini meraup keuntungan jutaan dolar AS tiap tahun dari hasil menyelenggarakan pertandingan tinju dan acara-acara lain yang tidak jauh dari dunia olahraga baku hantam.

Selain menjadi seorang pemilik perusahaan besar, ia juga merekam album pop latin yang sukses. Albumnya tersebut bahkan pernah mendapatkan nominasi penghargaan musik Grammy.

 

4. David Beckham

atlit entrepreneur
via frontiermagazine.co.uk

Pria kelahiran London ini mungkin salah satu atlet entrepreneur yang paling sukses. Beckham meraup kekayaan sebesar 42 juta dolar AS sepanjang karirnya sebagai pemain sepakbola. Kekayaannya tersebut bahkan berlipat ganda ketika ia pensiun.

Beckham sangat lihat dalam memasarkan status selebritinya. Kita dapat melihat ia berpose di banyak papan iklan dan majalah memasarkan berbagai produk. Mulai dari Liga Super China, Adidas, H&M, Samsung, sampai arloji Breitling. Selain itu, Beckham juga menanamkan modal untuk klub sepakbola Liga Amerika Serikat, Orlando City.

 

5. Maria Sharapova

atlit entrepeneur
via justjarred.com

Petenis yang pernah menjadi atlet perempuan dengan bayaran termahal ini pada tahun 2014 jumlah kekayaan mencapai 29 juta dolar AS. Dari kekayaannya itu ia membangun Sugarpova.

Sugarpova adalah perusahaan yang bergerak pada industri makanan. Produknya adalah permen karet dan gummy yang dinamai dengan nama-nama unik seperti sporty, flirty, splashy, dan smitten. Bentuknya pun bermacam-macam, misalnya bentuk bibir dan bola tenis.

Sejak dari kecil, juara 4 kali turnamen Grand Slam ini memang doyan dengan permen. Jadi, perusahaannya ini bisa dibilang adalah perwujudan impian masa kecil.

 


 

Leave a Reply