Ini Bedanya “Ide” dengan “Aksi” Agar Kamu Tidak Terjebak Prokrastinasi Abadi!

There are risks and costs to a program of action. But they are far less than the long-range risks and costs of comfortable inactions. – John F. Kennedy, Presiden ke-35 Amerika Serikat.

Kebanyakan orang memiliki kesulitan untuk menyeimbangkan antara ide dengan aksi. Agar tidak terjebak prokrastinasi abadi, kita harus tahu bedanya “ide” dan “aksi”.

Aksi berarti kita mengerjakan berbagai tugas. Tapi untuk apa? Tentunya untuk merealisasikan ide yang merupakan refleksi dari tugas apa yang seharusnya kita selesaikan untuk mencapai tujuan yang ingin kita raih.

Idealnya jika kita ingin produktif dan sukses, kita harus lebih fokus melakukan aksi. Sekalipun harus kita akui menyelesaikan task demi task yang sudah kita susun, rencanakan, dan berkomitmen untuk menyelesaikannya merupakan hal yang menjemukan. Apalagi jika kita harus mengerjakannya berulang-ulang setiap hari.

Mungkin rasanya seperti minum obat, tidak enak. Tapi ini jalan satu-satunya untuk merealisasikan ide-ide besar yang sudah masak-masak kita buat. Jika tidak dilakukannya berarti kita sudah kalah, menyerah pada nasib, dan sekedar menjadi pemimpi.

Lalu hal apa saja yang harus kita ketahui tentang “ide” dan “aksi” ini? Utamanya supaya kita tidak terjebak dengan ide-ide yang membuai? Yang enak dipikirkan tetapi tidak enak dikerjakan?

Ketahui Berapa Banyak Waktu Yang Sebaiknya Kita Habiskan Untuk Memikirkan Ide Dan Melakukan Eksekusi

Ini Bedanya “Ide” dengan “Aksi” Agar Kamu Tidak Terjebak Prokrastinasi Abadi!
via pixabay.com

Mayoritas orang sangat antusias dengan berbagai ide yang ada di kepala mereka. Arie Kruglanski dan Tory Higgins dalam riset mereka menemukan bahwa kita tidak bisa menggunakan kemampuan berpikir dan melakukan aksi dalam satu waktu. Jadi, jika kita berpikir dan berteori terlalu lama, kita akan terjebak pada fase tidak melakukan apa-apa di mana hal tersebut akan mempengaruhi karir serta hidup kita.

Apa Yang Kita Lakukan Menggambarkan Siapa Kita

Ini Bedanya “Ide” dengan “Aksi” Agar Kamu Tidak Terjebak Prokrastinasi Abadi!
via pixabay.com

Do you want to know who you are? Don’t ask. Act! Action will delineate and define you –Thomas Jefferson

Lakukan apa yang harus kamu lakukan tanpa banyak bicara. Mengerjakan hal di atas tidak mudah karena membutuhkan disiplin dan komitmen tinggi dan tidak banyak orang menyukainya.

Proses Adalah Hasil Dari Fokus Kita Merealisasikan Ide

Ini Bedanya “Ide” dengan “Aksi” Agar Kamu Tidak Terjebak Prokrastinasi Abadi!
via pixabay.com

Jika kita gagal fokus dan masih terdistraksi oleh berbagai hal, berarti kita belum lepas dari fase berpikir.

Biasakan Untuk Melakukan Aksi!

Ini Bedanya “Ide” dengan “Aksi” Agar Kamu Tidak Terjebak Prokrastinasi Abadi!
Perlahan tapi pasti via pixabay.com

Berpikir dan merencanakan memang merupakan fase penting tetapi kita sebaiknya tidak berlama-lama di fase ini. Hal yang lebih krusial adalah kapan kita harus mengeksekusinya dan melaksanakannya. Karena berpikir tidak akan membawa kita kemana-mana, tetapi dengan kita mulai mengerjakan hal-hal tersebut kita sudah melangkah ke jalan yang benar.

Berpikir Untuk Menyelesaikan Pekerjaan Kita Lebih Melelahkan Dari Pada Saat Kita Mengerjakan Hal Tersebut

Ini Bedanya “Ide” dengan “Aksi” Agar Kamu Tidak Terjebak Prokrastinasi Abadi!
Benar atau tidak? via pixabay.com

Semua itu adalah permainan pikiran, karena pekerjaan apapun ketika dikerjakan tidak akan terasa berat. Tekanan itu adalah imajinasi di dalam pikiran kita.

Apa Yang Kamu Lakukan Itu Penting!

via pixabay.com

Tidak melakukan apa-apa dan menunda sesuatu menumbuhkan ketakutan dan kegelisahan, coba saja kalau tidak percaya.

Hal yang paling mudah dilakukan adalah menerima tekanan itu alih-alih menghindarinya dan mulai bekerja.

Gunakan Momentum Untuk Menciptakan Hasil Maksimal

Ketika ada di mood yang tepat segala yang kita kerjakan akan jauh lebih maksimal. Tetapi bagaimana jika kita selalu dihantui ketakutan untuk mengerjakan sesuatu? Jawabannya adalah lawan! Tidak usah dengarkan apa yang berkecamuk di dalam pikiran.

Bonus:

Ide-Ide Besar Adalah Gunungan Pekerjaan-Pekerjaan Kecil Yang Sehari-hari Dilakukan

via pixabay.com

Kesuksesan adalah imajinasi, hanya orang-orang yang mau melakukan pekerjaan teknis dan tidak menjadi pemimpi lah yang akan meraih apa yang mereka inginkan. Kesuksesan adalah hasil dari pekerjaan remeh sehari-hari yang kita lakukan.


 

Leave a Reply