7 Tips Membeli Rumah bagi Milenial

Sebagai milenial, pasti kamu sudah bosan dijejali dengan berbagai stereotipe buruk tentang generasimu. Katanya milenial adalah generasi yang manja dan malas karena orang tua mereka adalah generasi yang makmur dan menerapkan pengajaran yang lembut. Generasi milenial dibilang jadi enggak peduli dengan tanggung jawab seperti bekerja dan menabung untuk beli rumah.

Apapun katanya-katanya lainnya, sebenarnya dalam hal beli rumah, generasi milenial enggak bisa sepenuhnya disalahkan. Pasalnya harga tanah dan harga rumah kini sudah naik jauh dari jaman orang tua kita. Eits, tapi jangan patah semangat dulu. Kamu bisa banget kok punya rumah dengan kondisi ekonomi saat ini. Pertama-tama, baca dulu 7 tips membeli rumah bagi milenial di bawah ini.

1. Buat target yang realitis

pixabay.com

Hal pertama yang perlu kamu lakukan tentu saja memahami kondisi finansialmu. Cermati baik-baik berapa anggaran yang mampu kamu keluarkan untuk membeli rumah. Walaupun kamu mendapat kredit yang besar, jangan langsung membeli rumah yang harganya tinggi. Kamu sendiri yang bisa menilai apakah kamu mampu melunasi cicilan dan memenuhi kebutuhanmu tiap bulan.

Kalkulasikan berapa yang bisa kamu bayar untuk cicilan tiap bulan setelah dikurangi biaya pengeluaran dan tabungan. Jangan sampai kamu malah tumbang sebelum punya rumah atau malah enggak bisa hidup tenang.

2. Riset, riset, riset!

pixabay.com

Sebelum membuat keputusan finansial apapun, terutama keputusan jangka panjang seperti membeli rumah, sangatlah penting untuk melakukan riset mendalam. Pasar properti adalah industri yang membingungkan. Salah-salah kamu akan melakukan investasi pada rumah yang enggak tepat untukmu atau membeli rumah yang harganya turun terus, hanya karena sales yang pintar dan kamu kurang riset. Ruginya lama banget lho.

3. Sesuaikan gaya hidupmu

pixabay.com

Walaupun kamu disarankan untuk membuat perencanaan keuangan sesuai kemampuanmu, bukan berarti gaya hidupmu akan tetap seperti sebelum membeli rumah. Bagaimanapun juga, kamu akan dipaksa untuk membuat penyesuaian dan pengorbanan. Kamu perlu meminimalisir biaya-biaya hiburan misalnya, atau menunda membeli mobil baru. Jangan takut, semua akan indah pada waktunya kok.

4. Pertama enggak harus jadi yang terakhir

wikimedia.org

Kalau anggaranmu hanya cukup untuk beli rumah ukuran imut-imut, jangan sedih dulu. Ingat, kamu bisa beli rumah lagi ketika sudah mampu. Yang penting, kamu punya rumah yang bisa menambah investasi dan menyalurkan uang yang harusnya untuk sewa kontrakan jadi rumah milik sendiri. Tapi bukan berarti kamu bisa berencana untuk pindah rumah 2 tahun kemudian. Dalam melakukan investasi rumah, kamu harus merencanakan untuk bisa tinggal di rumah yang kamu beli minimal 5 tahun. Sebelum itu, kamu enggak akan balik modal.

5. Lirik daerah pinggiran

pxhere.com

Walaupun punya rumah di tengah kota yang dekat dengan kantor dan pusat hiburan itu menyenangkan, tentu saja enggak banyak yang mampu. Harga rumah tengah kota sudah enggak masuk akal. Bagi kamu kaum milenial dengan keadaan keuangan belum mantap, ada baiknya melirik daerah pinggiran seperti Cibubur dan Serpong. Rumah dapat, kocek juga masuk. Asal jangan sampai kualitas hidupmu menurun karena terlalu jauh dari pusat aktivitas ya. Perhitungkan juga biaya transport kalau kamu punya rumah di daerah pinggiran.

6. Kota lain? Kenapa enggak

pixabay.com

Kalau kamu sudah mencari-cari daerah pinggiran tapi enggak nemu yang sesuai anggaran atau gaya hidupmu, lalu gimana? Coba lirik kota lain. Mungkin solusi ini terdengar sangat ekstrim, tapi bukan enggak mungkin.

Kota besar seperti Jakarta tentu harga tanahnya juga gila-gilaan. Hal ini sudah enggak bisa dikompromikan lagi. Kalau prioritas utamamu adalah punya rumah, apalagi kalau kamu sudah punya keluarga, tentu pindah ke kota baru bisa menjadi pilihan. Pertimbangkan saja baik buruknya, dan tentukan pilihanmu.

7. Pinjam dari dana pensiun

pixabay.com

Walaupun kamu disarankan untuk tetap menabung tiap bulan untuk dana pensiun, bukan enggak mungkin untuk mengambil langkah ini. Namun, hanya ambil langkah ini kalau kamu sudah melakukan riset mendalam dan sudah menganalisa kondisi finansialmu. Kamu harus benar-benar melihat dari berbagai sisi dan sudah membuat rencana aksi yang masuk akal.

Nah, kamu sendiri gimana? Sudah siap menjadi pemilik rumah? Berarti Jadi Mandiri patut memberikan selamat buat kamu. Semangat!


 

Leave a Reply