7 Jenis Investasi beserta Kekurangan dan Kelebihannya

Investasi selain menguntungkan juga dapat memberikan dampak yang penting bagi keuangan kita di masa depan. Ada banyak jenis investasi yang ditawarkan. Jika kamu berencana untuk berinvestasi, berikut adalah tujuh jenis investasi beserta kekurangan dan kelebihannya yang dapat kamu pilih:

1.      Tabungan

7 Jenis Investasi beserta Kekurangan dan Kelebihannya
via pixabay.com

Investasi tabungan merupakan investasi yang paling umum dan paling dikenal oleh masyarakat. Tabungan adalah penyimpanan sejumlah uang yang dilakukan di bank sebagai cadangan untuk berjaga-jaga dalam jangka waktu pendek.

Kelebihan:

  • Uang di tabungan dapat diambil kapan saja.
  • Dana tabungan dapat dicairkan dengan mudah
  • Memiliki risiko lebih rendah dibandingkan investasi yang lain
  • Praktis karena dapat digunakan untuk pengeluaran sehari-hari seperti berbelanja, membayar listrik, membeli pulsa dan sebagainya.

Kekurangan:

  • Bunga yang diberikan cukup kecil.

2.      Deposito

Deposito adalah sebuah produk bank dimana penyetoran dan penarikan uangnya memiliki jangka waktu tertentu, biasanya 1, 3, 6 atau 12 bulan.

Kelebihan:

  • Bunga deposito lebih tinggi daripada bunga tabungan biasa
  • Risiko sangat rendah dibandingkan investasi yang lain
  • Dapat dijadikan sebagai jaminan untuk pinjaman ke bank
  • Dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga apabila bank tempat anda mendepositokan uang bangkrut, uang anda akan tetap aman

Kekurangan:

  • Untuk membuka rekening deposito,  nasabah harus memiliki dana dengan nominal tertentu, misalnya Rp 5.000.000
  • Memiliki jangka waktu tertentu sehingga tidak bisa dicairkan sewaktu-waktu.
  • Dikenakan biaya penalti apabila melakukan pencairan dana sebelum jatuh tempo.
  • Deposito dikenakan potongan pajak sebesar 20%.

3.      Saham

7 Jenis Investasi beserta Kekurangan dan Kelebihannya
via pixabay.com

Saham merupakan surat berharga yang menunjukkan bukti atas kepemilikan sebuah bagian dalam suatu perusahaan.

Kelebihan:

  • Keuntungan (capital gain) yang didapatkan cukup besar dibandingkan investasi lain dapat berkali-kali lipat dari harga saham yang dibeli.
  • Selain capital gain, pemilik saham berhak mendapatkan pembagian keuntungan perusahaan atau dividen. 

Kekurangan:

  • Risiko cukup besar karena kerugian yang dihasilkan cukup besar juga apabila harga saham turun secara drastis.
  • Terdapat risiko likuidasi apabila saham perusahaan yang dibeli mengalami kebangkrutan.

4.      Reksa Dana

Invetasi Reksa Dana hampir mirip dengan saham, imbal hasil yang didapatkan cukup bervariatif dari 1% hingga lebih dari 20% untuk setiap tahunnya.

Kelebihan:

  • Dana pembukaan yang dibutuhkan ringan yakni mulai dari Rp 100.000,-.
  • Praktis karena tidak perlu repot-repot mengelola investasi seperti halnya investasi saham.
  • Dana investasi disalurkan ke berbagai perusahaan sehingga risiko dan keuntungan akan berbeda-beda

Kekurangan:

  • Keuntungan investasi reksa dana lebih kecil daripada investasi saham
  • Dikenakan sejumlah biaya pengelolaan untuk perusahaan atau manajer investasi
  • Investasi tidak dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

5.      Emas

7 Jenis Investasi beserta Kekurangan dan Kelebihannya
via pixabay.com

Emas adalah logam mulia yang dianggap sangat berharga karena merupakan barang langka.

Kelebihan:

  • Mudah dijual sewaktu-waktu.
  • Harga cukup stabil dan cenderung naik dalam jangka panjang.

Kekurangan:

  • Membutuhkan tempat penyimpanan yang aman seperti brankas.
  • Risiko yang tinggi seperti kehilangan atau pencurian .

6.      Obligasi

Obligasi adalah surat hutang jangka panjang dengan suatu nominal tertentu yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dan memiliki waktu jatuh tempo tertentu.

Kelebihan:

  • Bunga yang diberikan lebih besar daripada bunga deposito.

Kekurangan:

  • Jangka waktu obligasi sangat panjang, paling sedikit 5 tahun.
  • Memiliki risiko yang cukup tinggi. Apabila perusahaan yang menerbitkan obligasi tersebut mengalami kebangkrutan, maka dana kamu kemungkinan tidak dapat dikembalikan. 

7.      Properti

7 Jenis Investasi beserta Kekurangan dan Kelebihannya
via pixabay.com

Properti adalah harta dalam bentuk tanah dan/atau gedung beserta sarana dan prasarananya.

Kelebihan:

  • Risiko penurunan harga sangat kecil.
  • Kenaikan harga yang stabil.

Kekurangan:

  • Membutuhkan biaya perawatan.
  • Butuh waktu yang cukup lama untuk menjualnya.

Setiap investasi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, pilihlah investasi yang sesuai dengan tujuan kamu, apakah jangka pendek ataukah jangka panjang.

Tulisan di atas adalah kiriman dari Amelia Hadiwinata. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

 


 

Leave a Reply