5 Tips Finansial bagi Perempuan Lajang

Memang apa bedanya pengelolaan finansial bagi perempuan lajang dengan orang lainnya? Mungkin itu yang kamu pikir ketika membaca judul di atas. Ternyata ada lho.

Walaupun pria dan wanita umumnya memiliki aspirasi finansial yang sama seperti kemakmuran dan keamanan masa tua, namun mereka menghadapi tantangan yang berbeda. Sebagai contoh, masih terdapat kesenjangan pendapatan antara laki-laki dan wanita dengan pekerjaan yang sama.

Selain itu perempuan biasanya mendapatkan beban lebih berat untuk merawat keluarga atau orang terdekat sehingga waktu kerja mereka lebih banyak tersita daripada laki-laki. Berdasarkan fakta di atas, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan sebagai perempuan lajang untuk lebih mudah memenuhi target finansialmu. Yuk baca terus.

1. Bangun kebiasaan finansial yang baik

5 Tips Finansial bagi Perempuan Lajang
Via pixabay.com

Membangun kebiasaan finansial yang baik akan memberikan manfaat kepada dirimu bukan saja saat ini, tapi juga ke depannya. Ada beberapa kebiasaan yang perlu kamu miliki walaupun kamu masih lajang dan enggak memiliki tanggung jawab finansial kecuali untuk dirimu sendiri.

Sama seperti orang lain, dasar bagi kondisi finansial yang baik pertama-tama adalah membuat anggaran. Belajarlah cara membuat anggaran yang baik, entah dari teman yang paham atau riset internet. Jadikan kebiasaan rutin dan patuhi anggaran yang kamu buat.

Kebiasaan ke dua adalah menjauhi hutang. Perempuan menjadi salah satu konsumen sasaran karena dianggap sebagai segmentasi yang konsumtif. Sebelum membeli sesuatu, pastikan kalau kamu bukan akan melakukan pembelian yang impulsif. Coba tunggu dua hari sebelum membeli dan lihat apakah kamu masih ingin membelinya.

Kalau kamu sudah terlanjur punya hutang, masukkan pengeluaran pembayaran hutang pada anggaran bulananmu. Bayar hutangmu secepatnya.

Kebiasaan ke tiga adalah prioritaskan menabung baik untuk simpanan masa depan dan keadaan darurat. Apalagi kalau kamu hanya bergantung pada satu sumber pendapatan. Jumlah tabungan yang harus kamu miliki minimal 6 bulan pengeluaran hidup.

2. Rencanakan pensiun

5 Tips Finansial bagi Perempuan Lajang
Via pxhere.com

Selain menabung untuk saat darurat, kamu juga harus mempersiapkan untuk masa tua. Hal ini terutama penting bagi perempuan karena masa hidup wanita lebih lama dari laki-laki.

Selain itu, perempuan lebih banyak dari laki-laki yang melakukan pekerjaan paruh waktu atau freelance yang tidak memberikan jaminan pekerja. Perempuan juga lebih mungkin keluar dari pekerjaan demi keluarga.

Jangan lupa juga untuk memiliki asuransi. Semakin muda kamu mulai berasuransi, semakin murah. Apalagi kalau gaya hidupmu sehat. Dengan asuransi, kamu juga jadi lebih tenang.

3. Edukasi diri mengenai investasi 

5 Tips Finansial bagi Perempuan Lajang
Via maxpixel.net

Enggak usah takut untuk berinvestasi. Justru saat masih lajang, kamu jadi lebih leluasa dan berkepala dingin untuk belajar investasi. Kalau masih enggak pede, kamu bisa minta bantuan profesional untuk memberikan saran sekaligus mengajarimu.

4. Diskusikan masalah finansial dengan calon pasangan hidup

5 Tips Finansial bagi Perempuan Lajang
Via pexels.com

Kalau kamu berencana untuk menikah, diskusikan masalah finansial sebelum menikah. Diskusikan hal-hal penting seperti aset maupun hutang yang akan dikelola bersama, apakah kalian berniat untuk menggabungkan pengelolaan finansial atau tetap dipisah, apakah gaya investasi kalian cocok, apakah tujuan jangka panjang kalian sama? Kalian enggak harus cocok semuanya, asal kalian bisa kompromi dan mengembangkan kesamaan.

5. Beli rumah

5 Tips Finansial bagi Perempuan Lajang
Via pixabay.com

Membeli rumah adalah salah satu investasi jangka panjang yang paling besar. Namun investasi rumah akan memberikan ganjaran besar terutama di kemudian hari. Sayangnya, banyak perempuan terutama di Indonesia yang beranggapan bahwa membeli rumah itu tugas suami atau nanti saja ketika sudah menikah.

Padahal kamu bisa mulai membeli rumah yang sesuai dengan kemampuanmu saat ini. Kamu kan enggak harus tinggal di sana selamanya. Kalau kamu suatu saat memutuskan untuk menikah dan membeli rumah lebih besar, kamu bisa menjual rumah pertamamu. Ingat, harga properti selalu naik.

Lajang atau menikah, pria atau wanita, semua orang memang perlu merencanakan keuangan dengan baik. Namun, sebagai perempuan lajang, langkah-langkah di atas cukup manjur untuk mengamankan kondisi finansialmu. Yuk dimulai dari sekarang.


 

Leave a Reply