Ini 7 Tanda Shifting Ekonomi dari Offline ke Online yang Harus Kamu Ketahui

Kalau kamu perhatikan beberapa tahun terakhir ini ada beberapa tanda bahwa dunia mulai mengalami shifting ekonomi dari offline ke online. Fenomena ini terjadi karena kemajuan teknologi membuat semuanya menjadi semakin mudah. Sebagai generasi tanggap kemajuan dan entrepreneur yang smart, kita perlu menyadari perubahan ini agar bisa berkembang. Yuk baca tanda-tanda peralihan ekonomi dari konvensional ke e-commerce berikut ini.

1.     Perubahan tingkah laku dan gaya hidup masyarakat

7 Tanda Shifting Ekonomi dari Offline ke Online
via pixabay.com

Di era digital ini masyarakat sudah bersahabat dengan teknologi. Dengan kemudahan dan keterbukaan informasi, terjadilah perubahan pada tingkah laku dan gaya hidup masyarakat. Salah satu kebiasaan yang mulai ditinggalkan adalah menonton TV.

Sekarang masyarakat beralih menggunakan internet dan memilih program yang sesuai dengan keinginan atau seleranya. Terlebih lagi masyarakat banyak menggunakan smartphonenya hampir setiap saat. Oleh karena itu kecepatan informasi yang didapat mengubah tingkah laku dan gaya hidupnya sesuai dengan tren yang ada.

2.     Bertambahnya jumlah e-commerce

7 Tanda Shifting Ekonomi dari Offline ke Online
via pixabay.com

Perusahaan E-commerce di Indonesia semakin bertambah. Kini kita memiliki Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada, Buka Lapak, Zalora, JD ID, Pomelo, Berrybenka dan lain sebagainya. Di market place ini masyarakat bisa berjualan apa saja, dari barang baru sampai dengan preloved (bekas). Bukan saja perseorangan yang bisa berjualan di sana, tapi beberapa distributor merek terkenal juga sudah membuka toko.

3.     Produk lokal semakin dikenal

7 Tanda Shifting Ekonomi dari Offline ke Online
via pixabay.com

Dengan adanya media sosial dan aplikasi seperti Instagram, Path, FB, Gofood, dan lainnya, banyak produk lokal yang semakin dikenal. Produk-produk seperti kerajinan tangan, makanan, minuman, dan juga kebutuhan lain yang dulunya hanya bisa didapat di suatu daerah tertentu sekarang sangat mudah untuk didapatkan. Ada juga marketplace yang khusus menjual produk-produk yang dihasillkan oleh pengrajin dan petani lokal seperti Qlapa, Ku Ka, Sayurbox, dan lain sebagainya.

4.     Bertambahnya perusahaan ekspedisi

7 Tanda Shifting Ekonomi dari Offline ke Online
via pixabay.com

Semakin bertambahnya transaksi online, semakin bertambah pula perusahaan ekspedisi yang mempermudah jalur pengiriman barang seperti JNE, Si Cepat, TIKI, G0-Send, dan lain sebagainya. Selain mempercepat mengiriman barang, dengan adanya perusahaan ekspedisi ini juga dapat menguntungkan para pengusaha dengan berkurangnya biaya warehouse. 

5.    Perubahan pola konsumsi (cross shifting)

via pixabay.com

Dulu masyarakat dapat tertarik untuk membeli sesuatu karena iklan-iklan yang berseliweran di TV. Di era digital ini, bukan hanya perusahaan besar yang dapat mempromosikan produknya, tapi juga perusahaan-perusahaan kecil. Bahkan mereka yang menjadi influencer dapat mempromosikan suatu produk atau jasa dengan sangat efektif. Lihat saja promo perjalanan wisata yang dimasukkan dalam liputan liburan bersama selebritis atau influencer.

6.     Bertambahnya online shopper

7 Tanda Shifting Ekonomi dari Offline ke Online
via pexels.com

Dengan smartphone, masyarakat semakin mudah memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya. Tentunya hal ini enggak terlepas dari banyaknya e-commerce dan entrepeneur yang mencoba peruntungannya dengan online shop. Selain itu ada juga berbagai rekomendasi dan informasi dari netizen di berbagai media sosial.

7.  Transaksi Cashless

7 Tanda Shifting Ekonomi dari Offline ke Online
via @bankmandiri

Penggunaan uang tunai sekarang sudah mulai beralih ke uang digital seperti e-money dari Bank Mandiri. Penggunaan uang digital ini selain transparan dan mempermudah transaksi, juga memberikan keamanan. Kamu enggak perlu lagi membawa uang tunai dengan jumlah yang banyak atau repot meminta uang kembalian.

Bagaimana menurutmu mengenai mengenai shifting ekonomi yang terjadi sekarang ini? Yuk share opini kamu di kolom komentar di bawah ini.


 

Leave a Reply