7 Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula agar Hidupmu Makin Produktif

Zaman sekarang kelihatannya susah untuk menghindari gula olahan. Apalagi berbagai jajanan dan camilan enak yang rasanya mustahil kalau enggak diberi gula. Padahal tubuh manusia sebenarnya enggak perlu gula olahan. Kita bisa mendapatkan gula dari berbagai bahan makanan seperti buah-buahan, karbohidrat dan lain sebagainya.

Walaupun begitu kita tetap perlu mengurangi konsumsi gula, karena jajanan sekarang kadar gulanya enggak masuk akal guys! Enggak heran gula sampai dijuluki salah satu pembunuh terbesar di dunia. Enggak percaya? Coba baca 7 manfaat mengurangi konsumsi gula berikut ini.

1. Berat badan normal

via freestockphotos.biz

Banyak studi yang membuktikan kalau gula adalah salah satu alasan utama pertambahan berat badan, obesitas dan diabetes. Mengurangi konsumsi gula dapat membuat berat badanmu normal. Gula meningkatkan penyimpanan lemak dan membuat kita lapar lebih sering. Hindari camilan dan makanan-makanan tinggi gula seperti kue-kue dan makanan junk food.

2. Kesehatan mulut yang baik

via maxpixel.freegreatpicture.

Kamu mengindam-idamkan gigi putih bersih dengan bau mulut yang harum? Berarti kamu harus mengurangi konsumsi gulamu. Gula yang masuk ke mulutmu akan memberi asupan makanan bagi bakteri alami di mulutmu.

Ketika jumlahnya menjadi berlebihan, bakteri ini akan menimbulkan plak, mengikis enamel gigi, karang gigi dan penyakit gusi. Akibatnya gigimu jadi kuning, gusimu enggak sehat dan timbul bau mulut.

3. Kulit bersih

via staticflickr.com

Gula berkontribusi pada perusakan protein yang membuat kulitmu sehat yaitu elastin dan kolagen. Proses ini dinamakan glikasi yang menurunkan enzim antioksidan alami tubuh sehingga membuatmu semakin rentan dengan matahari.

Selain itu tingginya gula darah memicu peradangan dan stres internal dalam tubuh yang menimbulkan jerawat serta kulit kusam. Enggak heran orang yang gemar makan yang manis-manis jadi lebih cepat tua dan memiliki banyak masalah kulit.

4. Menurunkan kolesterol jelek

via i.vimeocdn.com

Orang yang kebiasaan makannya tinggi gula memiliki tingkat HDL atau kolesterol baik yang lebih rendah, tingkat LDL atau kolesterol jelek yang lebih tinggi dan tingkat trigliserida atau lemak darah yang tinggi. Enggak heran orang yang kolesterolnya jelek pasti diwajibkan untuk stop makan gula.

5. Menurunkan tekanan darah

via staticflickr.com

Lemak yang menumpuk dan penambahan berat badan akan membuat tubuh bekerja lebih keras untuk memompa darah. Hal ini menyebabkan tekanan darahmu bisa naik. Tentu saja kondisi ini konsekuensinya sama sekali enggak bagus.

6. Menyehatkan jantung

via wikimedia.org

Orang-orang yang memiliki kebiasaan konsumsi gula yang tinggi memiliki memiliki resiko penyakit jantung yang jauh lebih tinggi. Untuk setiap minuman soda yang diminum, resikomu naik menjadi 25%. Bahkan, kalau kamu meningkatkan konsumsi gulamu selama 10 minggu saja, blood marker atau penanda dalam darahmu akan berubah drastis!

7. Menurunkan resiko kanker

via media.defense.gov

Banyak studi yang menemukan hubungan dari konsumsi gula yang tinggi dengan berbagai penyakit kanker. Salah satunya adalah kanker pankreas.

8. Kerja otak membaik

via staticflickr.com

Banyak studi yang menemukan bahwa mengkonsumsi banyak gula dapat mempengaruhi kemampuan kognitifmu. Konsumsi gula yang tinggi dapat menyebabkan tubuh mengalami resistensi insulin yang merusak komunikasi antar sel otak. Hal ini mempengaruhi kemampuanmu untuk belajar dan mengingat.

Gula juga meningkatkan peradangan pada otak yang mengganggu gelombang otak sehingga kamu akan sulit untuk berpikir dengan jernih. Pada akhirnya, kamu jadi memiliki resiko lebih tinggi untuk menjadi penderita penyakit demensia dan alzheimer.

9. Keadaan mental yang sehat

via pixabay.com

Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang minum lebih dari empat porsi soda per hari memiliki 30 persen kemungkinan lebih besar untuk mengalami depresi daripada orang yang minum tanpa pemanis. Gula membuat energimu naik turun dengan cepat.

Ketika kamu makan yang manis, kadar gula darahmu akan meningkat dengan cepat sehingga moodmu naik, dan kamu lebih fokus. Keadaan ini akan menurun drastis ketika insulin dilepaskan tubuh. Kondisi tubuh yang naik turun dengan drastis ini membuat tubuh gemetar, lemas, lapar dan akhirnya kamu depresi.

Tentunya mengkonsumsi gula ada batasannya. Mulai sekarang, hitung konsumsi gulamu untuk hidup sehat dan tetap produktif!


 

Leave a Reply