7 Tanda-Tanda Kebangkrutan yang Harus Kamu Ketahui

tanda-tanda kebangkrutan

Di dalam dunia bisnis, untung dan rugi adalah hal yang wajar. Tidak selamanya bisnis kita akan senantiasa mengalami keuntungan. Akan tetapi akan selalu ada rintangan-rintangan yang harus kita hadapi. Jika masa-masa sulit seperti ini tidak bisa diatasi dengan baik, maka bersiaplah untuk menghadapi kenyataan yang paling buruk yakni kebangkrutan. Biasanya, usaha yang akan gulung tikar akan memberi sinyal-sinyal di awal. Lalu, apa saja tanda-tandanya?

Keuangan Perusahaan dalam Masa Kesulitan

7 Tanda-Tanda Kebangkrutan yang Harus Kamu Ketahui
via pexels.com

Kesulitan perusahaan dalam masalah keuangan merupakan ciri dari perusahaan yang akan bangkrut. Dimana cash flow perusahaan tersebut mengalami kerugian.

Untuk tanda-tanda tidak langsung biasanya didapatkan dari kabar saham perusahaan yang merosot. Adapun solusi yang biasanya dilakukan oleh pihak perusahaan adalah dengan melakukan pemangkasan biaya-biaya yang memberatkan finansial perusahaan serta penurunan gaji karyawan.

Penurunan Jumlah Produksi

7 Tanda-Tanda Kebangkrutan yang Harus Kamu Ketahui
via pixabay.com

Disebabkan kondisi yang menurun, secara otomatis perusahaan akan menurunkan jumlah produk yang diproduksi. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir pengeluaran perusahaan agar usaha tersebut tetap stabil dan membaik.

Menurunnya jumlah produksi biasanya juga berdampak pada pengurangan jam kerja karyawan. Jika biasanya karyawan lembur, maka di saat seperti ini mereka tidak lembur atau pulang lebih cepat.

Kesulitan Membayar Utang

7 Tanda-Tanda Kebangkrutan yang Harus Kamu Ketahui
via pixabay.com

Tidak sedikit ketika seseorang memulai usahanya, modal yang digunakan berasal dari pinjaman bank. Terutama untuk perusahaan berskala besar.

Tentu saja jika sudah meminjam di bank, setiap pembayaran akan dikenakan bunga sesuai yang ditetapkan pihak bank. Ketika perusahaan sedang kesulitan dalam masalah keuangan, maka perusahaan bisa jadi menunggak pembayaran utang dan pada akhirnya bunga utang menumpuk.

Hal ini tentu semakin memberatkan perusahaan karena harus melunasi utangnya dengan bunga yang semakin besar. Dalam keadaan seperti ini, biasanya perusahaan dikatakan tidak dalam keadaan likuid, yakni tidak tersedianya uang cash untuk membayar kewajiban yang akan atau sedang jatuh tempo.

Biasanya perusahaan akan menjual sebagian asetnya agar bisa melunasi kewajibannya di bank. Hal tersebut juga berdampak pada pengurangan aset perusahaan untuk membayar kewajiban mereka. Atau bisa juga dengan menerbitkan surat utang yang nantinya akan dijual di pasar sekunder untuk mendapatkan uang bagi perusahaan.

Menggunakan Jasa Konsultan

7 Tanda-Tanda Kebangkrutan yang Harus Kamu Ketahui
via pexels.com

Perusahaan yang akan bangkrut biasanya membutuhkan bantuan dari tenaga ahli seperti ahli efisiensi dan manajemen konsultan. Terlebih jika konsultan melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang sangat penting. Hal ini merupakan pertanda bahwa mereka sedang mencari sumber kesalahan dan berusaha mencari jalan keluarnya.

Sudah Bertahun-tahun Berjalan Namun Profit Tidak Meningkat

7 Tanda-Tanda Kebangkrutan yang Harus Kamu Ketahui
via pixabay.com

Ada sebuah perusahaan yang sudah berjalan lebih dari 5 tahun tapi profit yang dihasilkan tidak sesuai dengan perhitungan. Oleh karena itu pihak perusahaan harus mempertimbangkan dengan baik apakah perusahaan tersebut masih layak untuk dilanjutkan atau tidak.

Namun untuk perusahaan yang masih berjalan 1 tahun atau di bawah 5 tahun, jika profit perusahaan belum menampakkan hasil yang baik dan keuangannya masih bisa untuk diatasi. Segeralah atasi sebelum kebangkrutan menimpa perusahaanmu.

Partner Bisnis

7 Tanda-Tanda Kebangkrutan yang Harus Kamu Ketahui
via pixabay.com

Memiliki partner dalam berbisnis merupakan suatu keharusan. Namun lagi-lagi, dalam memilih rekan harus selektif sebab bersama mereka lah kita akan berjuang membangun bisnis yang sukses. Jangan sampai salah dalam memilih.

Fatalnya, kesalahan dalam memilih membuat bisnismu menurun dan akhirnya bangkrut. Biasanya ditandai dengan tidak cocoknya karakter antara kamu dan rekanmu, sering terjadinya perbedaan pendapat yang tidak mendapatkan titik temu.

Bahkan hingga ke visi dan misi yang tidak satu. Maka mengenali teman berbisnis dengan baik adalah syarat penting sebelum merekrut mereka untuk bergabung di perusahaan.

Omset Penting, tapi Profit Lebih Penting

7 Tanda-Tanda Kebangkrutan yang Harus Kamu Ketahui
via pixabay.com

Terkadang kita sering terkali terjebak untuk selalu mengejar omset yang tinggi. Memang tidak salah, karena omset penting untuk jumlah pendapatan. Tapi yang harus diingat bahwa profit merupakan hal terpenting dalam bisnis.

Bukankah tujuan awal berbisnis adalah mendapatkan profit yang tinggi? Berarti omset bukan menjadi tujuan utama. Oleh sebab itu, daripada pusing mencari cara untuk memperbesar omset, lebih baik kamu fokus untuk meningkatkan profit perusahaanmu.


 

Leave a Reply