Ini 5 Keunikan Pengelolaan Keuangan dan Konsumsi Generasi Milenial

Generasi milenial lagi nge-hits banget sekarang. Orang-orang yang lahir pada tahun 1980-2000 ini bertumbuh besar berbarengan dengan masifnya pertumbuhan teknologi informasi. Berdasarkan studi yang dilakukan Goldman Sachs Global Investment Research di Amerika, generasi milenial adalah kelompok terbesar sehingga dapat membentuk tren ekonomi dan merubah pola jual beli masyarakat. Kalau kamu mau sukses menggaet pangsa pangsa pasar milenial, kamu harus baca 5 pengelolaan keuangan generasi milenial berikut ini.

1. Generasi milenial memiliki lebih banyak hutang dan sedikit pemasukan

pixabay.com

Bureau of Labor Statistics menunjukkan kalau generasi milineal mempunyai peningkatan karier yang lebih rendah sehingga pemasukan dan pengeluaran mereka juga lebih rendah. Namun, walaupun uang yang dihabiskan lebih rendah generasi milenial lebih terbebani hutang dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Survei dari Federal Reserve menunjukkan bahwa, pinjaman untuk pelajar (student loan) meningkat dari tahun ke tahun terutama bagai mereka yang mengambil paska sarjana.

2. Mereka menghabiskan lebih banyak uang untuk traveling, wisata kuliner dan fitness

pixabay.com

Sebanyak 81 persen dari 1.000 orang generasi milenial lebih senang menghabiskan uang untuk traveling. Disusul dengan wisata kuliner dan membayar keanggotaan gym. Hasil itu berdasarkan pada survei Bank of America yang berkolaborasi dengan lembaga Merril.

3. Generasi yang suka menyewa, tidak membeli

pixabay.com

Generasi milenial lebih suka menyewa dari pada membeli barang. Persentasi ini terus meningkat dari tahun ke tahun berdasarkan Goldman Sachs Global Investment and Development. Mereka tidak hanya lebih memilih menyewa rumah tapi juga lebih suka menyewa mobil dan barang mewah lain. Mereka tidak mau terbebani dengan biaya hak kepemilikan.

4. Harga dan kualitas menjadi petimbangan dalam membeli

pixabay.com

Generasi milenial masih mempertimbangkan kualitas sebagai prioritas utama dalam membeli barang. Namun, generasi milenial menganggap, faktor harga menjadi salah satu hal yang lebih penting dibandingkan generasi sebelumnya. Hasil ini berdasarkan survey dari AIMIA Inc.

5. Memiliki rumah merupakan suatu hal yang sangat penting.

pixabay.com

Memiliki masih rumah merupakan hal yang penting bagi generasi milenial. Survei Goldman Sachs Fortnightly Thoughts menunjukkan bahwa 40 persen dari generasi milenial menganggap rumah sebagai hal yang penting. Sementara barang mewah seperti tas dan alat elektronik seperti televisi bukan prioritas utama.

Nah, itu beberapa poin tentang pola konsumsi dan keuangan generasi milenial, kamu setuju nggak dengan hal itu? Yuk, jadi generasi milenial yang cerdas dalam mengelola uang dan mengkonsumsi barang.


 

Leave a Reply