5 Tips Memulai Bisnis Event Organizer

Maraknya perkembangan usaha di Indonesia membuat semakin menjamurnya berbagai macam usaha yang bergerak di bidang jasa. Salah satunya yang dianggap bisnis yang menjanjikan adalah bisnis Event Organizer. Mengapa bisnis EO ini dianggap menjanjikan?

Ini tak lepas dari banyaknya klien seperti organisasi, institusi atau lapisan masyarakat lainnya yang ingin membuat suatu acara tapi tidak ingin repot dengan persiapannya. Klien tersebut akan menyerahkan persiapan event ke pihak EO dengan harapan hasilnya akan lebih bagus dibandingkan jika dikerjakan sendiri. Peran EO sendiri di sini sebenarnya lebih sebagai business partner.

Mungkin ada dari kalian yang ingin memiliki usaha di bidang EO, tapi masih bingung bagaimana cara memulainya.  Berikut adalah lima tips untuk memulai usaha Event Organizer:

1. Cari Pasar atau Sasaran yang Dituju

5 Tips Memulai Usaha Event Organizer
via pixabay.com

Sebelum memulai usaha EO, tentukan terlebih dahulu target pasar mana yang akan dituju. Ada berbagai macam pasar Event Organizer tergantung kemampuan dari si penyedia.

Mulai dari hal-hal kecil seperti event pernikahan atau seminar kecil ala kampus sampai ke hal-hal yang sangat besar seperti konser berskala internasional, pameran-pameran kerja atau perusahaan. Selain itu bisa juga acara-acara yang berskala organisasi seperti misalnya munas, rakernas dan lainnya .

2. Bentuklah Tim yang Tangguh

5 Tips Memulai Usaha Event Organizer
via pixabay.com

Kesuksesan suatu event tak lepas dari orang-orang yang berada di baliknya yaitu para kru dari event organizer. Jika cara kerja mereka bagus maka event tersebut akan berjalan lancar. Selanjutnya banyak klien yang bersedia untuk merekomendasikan pihak lain untuk menggunakan jasa event organizer kita, begitu pun sebaliknya kalau buruk.

Cara mencari tim yang solid bisa dibilang cukup sulit. Kita harus menemukan orang-orang yang memiliki visi dan misi yang sama dengan apa yang kita inginkan. Tim yang solid pun tidak harus memiliki jumlah personil yang banyak. Kemampuan manajerial yang baik merupakan hal yang menjadi nilai tambah dari tim.

Tim yang memiliki skill yang sesuai dengan yang dibutuhkan dapat menjadi nilai tambah sendiri karena dapat mengefisiensi anggaran. Misalkan ketika membuat sebuah event seminar nasional dimana dibutuhkan seorang MC, maka kita tidak perlu repot untuk mencari karena ada dari salah satu tim yang handal dalam MC.

3. Perbanyak Jaringan atau Relasi

via pixabay.com

Event Organizer sebagai penyedia jasa untuk membuat suatu acara tidak saja harus mencari klien tapi bisa jadi klien yang akan mencari event organizer. Dalam mencari klien ada perlunya untuk memperbanyak jaringan atau relasi. Relasi disini sangat penting karena kita bisa belajar dari mereka.

Contohnya saja, kita bisa bekerja sama dengan percetakan  yang nantinya bisa membuat bahan-bahan promosi dengan harga yang sangat murah. Anda juga bisa membangun relasi dengan orang-orang  penyedia tempat seperti hotel, gedung serbaguna, auditorium dan lainnya.

4. Membuat Langkah Kerja yang Konkrit

Bisnis Event Organizer sendiri adalah penyedia jasa yang
via pixabay.com

Selain memiliki tim yang tangguh serta mempunyai banyak relasi, kemampuan untuk melakukan hal secara detail dan menciptakan ide yang kreatif juga sangat dibutuhkan. EO harus membuat run down acara yang berisi teknis acara dan semua hal yang diperlukan selama acara tersebut.

Dalam run down tersebut, akan bisa diketahui skenario acara dari detik ke detik berikut segala perlengkapan yang dibutuhkan. EO perlu memastikan ketersediaan seluruh perlengkapan yang dibutuhkan sebelum event dimulai. Tidak hanya itu saja, seluruh perlengkapan tersebut harus ditest terlebih dahulu sehingga bisa berfungsi secara optimal.

Selain kemampuan yang detail, ide kreatif  dari EOjuga menjadi nilai tambah sendiri. Ide kreatif  diperlukan untuk menciptakan acara nantinya lebih berkesan dan menarik.

5. Modal

5 Tips Memulai Bisnis Event Organizer
via pixabay.com

Untuk memulai bisnis Event Organizer, kita juga harus menyiapkan modal yang tak sedikit. Mulai dari bagaimana mengurus legalitas dari usaha, lalu menyewa kantor yang tetap, pengadaan alat-alat kantor dan mengatur keuangan karyawan. Namun ada kalanya dalam memulai bisnis ini bisa dengan modal sedikit. Bagaimana caranya? Ya dengan menggunakan sponsor sesuai dengan relasi yang kita punya.

Apakah kamu tertarik untuk memulai bisnis event organizer ini suatu hari nanti? Yuk tulis jawabanmu di kolom komentar di bawah ini.


 

Leave a Reply