5 Cara Membuat Personal Budgeting

Apa itu Personal budgeting? Pastinya yang terlintas pertama kali di benakmu adalah tentang keuangan. Lebih lengkapnya personal budgeting atau perencanaan keuangan pribadi itu sendiri adalah bagaimana cara mengatur finansial dan mengalokasikan ke hal-hal yang benar-benar bermanfaat kedepannya.

Masalah bagaimana cara mengatur keuangan ini merupakan hal cukup sensitif untuk diperbincangkan. Bagaimana tidak, keuangan itu sendiri merupakan salah satu tolak ukur dari kehidupan seseorang dan bisa menilai apakah orang tersebut termasuk kelas menengah ke bawah atau ke atas.

Ketika berbicara personal budgeting, mungkin ada yang berpendapat kalau orang yang sudah sangat kaya tidak perlu repot-repot membuat perencanaan keuangan. “Ya buat apa? duit sudah banyak dihambur-hamburkan pun tidak akan membuat kekayaannya menghilang”. Mereka beranggapan bahwa personal budgeting hanya diaplikasikan ke orang yang memiliki penghasilan atau uang pas-pasan.

Ambil contoh yang sangat sederhana saja, misalnya mahasiswa dengan uang saku yang bisa dibilang cukup. Sebagian besar dari mereka kalau di awal bulan sering makan mewah, tapi di akhir bulan mereka hanya makan mie instant atau bahkan berhutang di kantin. Ini adalah dampak kalau mereka tidak mampu mengatur pos-pos mana saja yang penting dan tidak penting.

Sejatinya, personal budgeting itu tidak mengenal strata sosial, namun perencanaan keuangan yang baik dapat berguna untuk jangka panjang guna mencapai tujuan hidup kita. Nantinya kita dapat beradaptasi terhadap setiap perubahan yang terjadi di depan. Dengan perencanaan keuangan yang baik juga, kita dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan.

Semua orang bisa untuk membuat perencanaan keuangan pribadi. Yang diperlukan hanya bagaimana memotivasi diri untuk belajar tentang finansial dan keahlian membuat rencana. Setelah mengetahui pola-pola tentang personal budgeting itu sendiri sekarang bagaimana cara mengaturnya? Berikut adalah tahapan-tahapan yang mungkin bisa kamu implementasikan:

1 . Perdalam Ilmu-ilmu yang Relevan Tentang Keuangan

5 Cara Membuat Personal Budgeting
via pexels.com

Ketika akan memulai membuat personal budgeting, kamu harus memiliki referensi yang banyak tentang keuangan. Referensi pun sudah sangat banyak disediakan tak hanya di toko buku atau internet. Kamu juga bisa mengikuti berbagai seminar-seminar yang menyangkut mengenai bagaimana cara mengatur finansial yang baik dan benar.

 2 . Buat Daftar Keuangan

5 Cara Membuat Personal Budgeting
via pexels.com

Langkah pertama yang cukup ringan untuk dilakukan adalah bagaimana kamu mengumpulkan data-data penghasilan dan pengeluaran. Kumpulkan keseluruhannya baik itu gaji bulanan, penghasilan dari jualan kamu, lalu kebutuhan-kebutuhan utama bulanan bahkan tahunan dan lainnya.

Klasifikasikan hal tersebut menjadi tiga bagian yaitu penghasilan yang kamu dapatkan lalu pengeluaran harian hingga bulanan kamu, dan selisih antara pengeluaran dan pendapatan sehingga dapat dijadikan referensi untuk keuangan kedepannya.

3. Buatlah Formulasi Anggaran Keuangan Kamu

5 Cara Membuat Personal Budgeting
via pexels.com

Buatlah sebuah formulasi untuk menyusun anggaran keuanganmu. Bagilah dengan baik pendapatan baik itu gaji atau penghasilan dalam persentase. Seperti misalnya berapa persenkah pengeluaran untuk makanan bulanan kamu, lalu pengeluaran untuk hobi kamu.

Serta cicilan-cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya. Jangan lupa siapkan juga persentase anggaran untuk dana darurat karena kamu tidak akan tahu apa yang akan terjadi kedepannya.

4. Ubah Kebiasaanmu

5 Cara Membuat Personal Budgeting
via pexels.com

Hotman Sitompul pernah berkata “telitilah pengeluaran kamu terutama pengeluaran variabel untuk mengontrol pengeluaran. Jangan sampai gaji Rp 5 Juga tetapi pengeluaran per bulan Rp 7 Juta.” Jadi, catatlah setiap pengeluaran yang kamu lakukan.

Terkadang kalau kamu memiliki uang banyak kamu sering kalap atau tidak berpikir dua kali untuk mengeluarkan uang yang dirasa kurang begitu bermanfaat. Misalnya saja terlalu sering makan-makanan di tempat yang eksklusif atau membeli barang-barang yang bisa meningkatkan gengsi kamu.

Hati-hati, hal ini akan berdampak bagi kebiasaan hidup kamu. Ketika kamu sudah terbiasa melakukan hal-hal tersebut sampai kapan pun kamu akan sulit mengubahnya. Kamu tidak akan tahu apakah kedepannya keuangan kamu aman atau tidak. Bisa saja kamu mengalami kebangkrutan atau tidak.

Cobalah untuk tetap berhemat dengan mengeluarkan uang hanya untuk hal-hal yang prioritas. Bersikap mewah boleh-boleh saja tapi ingat harus tetap bisa dikontrol agar pengeluaran tidak membengkak kedepannya.

5. Buat Harapan Kedepan

5 Cara Membuat Personal Budgeting
via pexels.com

Buatlah impian atau keinginan kamu nantinya di masa depan, baik itu untuk kamu pribadi dan keluarga kamu. Tuliskan secara spesifik langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai apa yang kamu inginkan.

Hitung berapa perkiraan biaya yang dibutuhkan. Ini sangat membantu kamu untuk mengetahui apa yang kamu inginkan sehingga memiliki tujuan saat merencanakan keuangan.

Apakah kami punya tips lainnya untuk membuat personal budgeting? Yuk share di kolom komentar di bawah ini.


 

Leave a Reply