5 Kelebihan Universitas Terbuka yang Perlu Kamu Ketahui

Universitas Terbuka (UT) dulu memiliki banyak stigma yang enggak terlalu bagus. Dari kualitasnya yang dipertanyakan sampai lulusannya yang susah cari kerja. Untungnya, kini mulai banyak yang pandangannya terbuka mengenai UT. Yang pasti, universitas ini banyak menawarkan berbagai kelebihan yang enggak dimiliki oleh universitas jenis lain.

Kamu tertarik dan berniat untuk belajar di sini? Baca 5 hal yang perlu kamu ketahui berikut ini.

1. Fleksibel

universitas terbuka
via pexels.com

Salah satu penarik terbesar dari UT tentu saja karena fleksibilitasnya. Enggak ada aturan mengenai batas tahun kelulusan sekolah menengah dan umur, maupun batas penyelesaian studi atau sistem drop out. Waktu dan sistem pendaftarannya sepanjang tahun alias enggak ada tenggat waktunya. Selain itu sistem belajarnya pun fleksibel.

Ruang, waktu, dan tempat belajar disesuaikan dengan kondisi mahasiswa. Penggunaan materi belajarnya banyak yang berbasis komputer dan internet sehingga mudah untuk diakses kapan saja dan dimanapun. Pastinya sistem UT sangat menguntungkan bagi mereka yang sangat sibuk.

2. Berkualitas

universitas terbuka
via staticflickr.com

Walaupun sepertinya sangat bebas, universitas ini kualitasnya enggak main-main. UT telah mendapatkan akreditasi, baik nasional maupun internasional. Secara internasional, UT telah memperoleh Akreditasi Internasional dan Sertifikasi Kualitas dari the International Council for Open and Distance Education (ICDE) Standard Agency (ISA), dan sertifikasi ISO 9001:2000 dari Badan Sertifikasi SAI Global dan SGS.

Sebagian besar program studi di UT juga telah mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan TInggi (BAN-PT). Jadi kamu enggak usah takut masuk ke universitas yang abal-abal.

3. Banyak pilihan jurusan

via wikimedia.org

Bagaimana dengan pilihannya? Jangan kuatir, UT memiliki empat fakultas dan satu Program Pascasarjana yang menawarkan lebih dari 30 program studi meliputi Program Magister (S2), Program Sarjana (S1), Program Diploma (D1, D2, D3, dan D4), dan Program Sertifikat.

Jadi, kamu enggak usah takut kamu enggak bisa masuk ke jurusan pilihanmu. Semua pilihan jurusan yang ada di universitas konvensional juga tersedia di UT.

4. Bisa transfer kredit

via pixabay.com

UT juga merupakan salah satu jalan keluar untuk mereka yang ingin menyelesaikan studinya namun terhambat regulasi dan batasan dari universitas sebelumnya. Mahasiswa UT dapat mengajukan alih kredit untuk mata kuliah yang pernah diambil dari perguruan tinggi lain yang terakreditasi.

Informasi tentang prosedur tersebut juga mudah diperoleh, yaitu dari situs UP. Jadi, enggak ada lagi kemungkinan kamu enggak bisa mendapatkan ijazah.

5. Jaringan luas

via pixabay.com

Kalau kamu adalah salah satu orang yang berpendapat bahwa institusi besar dan terkenal pasti memiliki jaringan yang luas sehingga kamu mendapat kesempatan lebih banyak, kamu enggak salah. UT memiliki 40 kantor di 34 provinsi seluruh Indonesia dan menjalin kerjasama dengan berbagai institusi.

Sebut saja berbagai PTN/PTS setempat untuk penyediaan pengajar dan kerja sama kegiatan, stasiun radio dan TV setempat untuk menyiarkan tutorial atau informasi kegiatan akademik. Serta PT Pos Indonesia untuk mendistribusikan materi pelajaran, dokumen ujian dan bahan pendukung lainya. Kamu enggak usah takut tertinggal dari universitas lain.

Untuk meningkatkan kualitas SDM, UT juga bekerjasama dengan beberapa institusi seperti Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Dalam Negeri, TNI Angkatan Laut, Departemen Pertahanan dan Keamanan, Departemen Pertanian, Badan Pusat Statistik, seluruh Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Indonesia dan lain sebagainya.

UT juga menjalin kerjasama dengan berbagai organisasi internasional seperti SEAMEO (South-East Asian Ministers of Education Organization), UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization). Selain itu ada SEAMOLEC (SEAMEO Regional Open Learning Center) untuk mengembangkan pendidikan jarak jauh, World Bank dalam I’M HERE Project, DBE-USAID, dan OSAKA GAS Foundation.

Bagaimana dengan alumninya? Jangan salah UT memiliki beberapa alumni sukses yang dapat dibanggakan. Nama-nama seperti Joko Suyanto (Menko PolHukam), E.E Mangindaan (Meneg P.A.N dan Reformasi Birokrasi), Linda Amalia Sari (Meneg Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak), Mooryati Soedibyo (Pemilik Mustika Ratu kosmetik) dan lain sebagainya.

Jadi, kamu tertarik dan siap untuk bergabung dengan UT?


 

Leave a Reply