7 Tips Mengatasi Rasa Marah agar Produktivitasmu Tidak Terganggu

Banyak hal yang dapat membuat kita kesal atau marah. Orang yang menjengkelkan dan hasil yang tidak sesuai ekspetasi adalah beberapa contohnya. Selain membuat perasaan tidak nyaman, rasa marah dapat menyebabkan banyak kerugian. Salah satu kerugian yang mungkin ditimbulkan adalah produktivitas yang terganggu. Berikut adalah cara untuk mengatasi rasa marah agar tidak berkelanjutan:

1. Diam

via flickr.com

Ketika marah, hal yang sebaiknya dilakukan adalah diam. Jika kita berbicara saat sedang marah, situasi yang ada akan semakin buruk. Kita pun mungkin dapat menyakiti perasaan orang lain karena ketika marah biasanya kita mengeluarkan kata-kata yang kasar. Oleh karena itu, tahanlah sebisa mungkin untuk tidak mengeluarkan kata apa pun.

2. Jangan hiraukan orang yang memprovokasimu

via pexel.com

Orang yang melihat kita saat marah, mungkin ada yang merespon baik dengan cara menenangkan kita. Tetapi mungkin juga ada yang malah memprovokasi. Orang-orang seperti ini senang melihat orang lain bertengkar. Diamkan saja orang seperti itu, daripada terpancing, lebih baik segera menjauhi orang-orang seperti itu.

3. Menarik nafas

via wikimedia.org

Saat marah tubuh akan merasa tertekan dan jantung kita bekerja lebih berat. Tarik nafas dalam-dalam agar menurunkan emosi dan tekanan yang muncul. Bernafas secara dalam merangsang timbulnya oksida nitrat. Zat tersebut akan menuju paru-paru dan pusat otak sehingga membuat tekanan darah dalam keadaan tinggi menjadi menurun.

4. Tersenyum

via flickr.com

Usahakan untuk tersenyum walaupun sulit rasanya. Tersenyum saat sedang marah memang rasanya sangat sulit. Tetapi dengan tersenyum, suasana hati kita juga dapat ikut membaik. Senyum yang tulus juga dapat meredakan emosi orang lain.

5. Berpikir positif

via pixabay.com

Alihkanlah pikiran ke hal-hal positif seperti mengingat peristiwa yang menyenangkan. Terkadang rasa marah muncul karena pemikiran negatif akan sesuatu. Cobalah untuk berpikir bahwa semua akan baik-baik saja. Karena tidak ada gunanya memikirkan hal negatif yang belum tentu terjadi.

6. Mengingat kebaikan

via pixabay.com

Ada pepatah yang mengatakan ‘satu kesalahan menutupi seribu kebaikan’. Maka sebaiknya kamu mengingat kebaikan orang yang telah membuatmu kesal atau marah. Jangan berfokus pada kesalahan yang ia buat. Dengan begitu, rasa kesal pun akan mereda.

7. Fokus pada hal lain

via flickr.com

Daripada sibuk memikirkan hal yang membuat kesal, lebih baik lakukan hal lain. Selain memikirkan hal menyenangkan, kamu juga dapat melakukan hal menyenangkan untuk menghilangkan rasa kesal. Lakukanlah hal-hal yang kamu sukai seperti mendengarkan musik, menonton film, membaca atau tidur sejenak apabila memungkinkan.

Kamu punya tips lain untuk meredakan rasa marah? Bagikan di kolom komentar ya.

Tulisan di atas adalah kiriman dari Amelia Hadiwinata. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

 

Leave a Reply