5 Alasan Kerja Keras Saja Enggak Cukup Untuk Bikin Bisnismu Sukses

Pernah dengar kerja pintar lebih bagus daripada kerja keras? Bagi seorang entrepreneur pepatah ini harus diingat dan dipraktekkan dengan sungguh-sungguh. Pasalnya, banyak entrepreneur yang menjadi pekerja keras dengan hasil yang enggak sepadan. Berarti ada yang salah dengan pola yang hanya mementingkan kerja keras. Kamu juga perlu kerja pintar.

Enggak percaya? Baca deh 5 alasan kerja pintar untuk bisnis bisa bikin kamu sukses.

1. Kompetitormu juga bekerja keras

kerja pintar untuk bisnis
via wikimedia.org

Sebagai entrepreneur, bekerja keras bukan merupakan pilihan namun keharusan. Sehingga sudah banyak entrepreneur pekerja keras di dunia bisnis. Oleh sebab itu hanya dengan bekerja keras enggak cukup untuk berkompetisi. Kamu perlu melakukan hal yang lebih untuk sukses, yaitu dengan bekerja pintar.

2. Kerja keras bukan berarti produktif

via pixabay.com

Untuk bisa kerja pintar yang dibutuhkan bukanlah kerja keras semata tapi juga strategi yang baik. Mencari solusi alternatif dan memaksimalkan waktu adalah cara yang paling tepat untuk mendapatkan hasil terbaik.

Pertama-tama kamu perlu mencari apa yang menghambat efisiensi bisnismu. Coba cermati bisnismu dan lihat elemen-elemen apa yang memperlambat atau bahkan menghambat pertumbuhannya. Elemen apa yang perlu kamu tangani agar enggak merambat ke hal lain?

Misalnya, kalau perusahaanmu bergantung pada internet dan aplikasi pendukungnya, memilih aplikasi yang enggak sesuai bisa membuatmu kehilangan pesanan dan akhirnya merugi. Berarti kamu harus mencari aplikasi yang tepat untuk memperlancar alur kerja bisnismu.

Terapkan juga prinsip waktu adalah uang. Ini berarti kerja keras hanya signifikan kalau menghasilkan sesuatu. Kamu perlu menggunakan waktumu dengan bijaksana dan mencari cara untuk meningkatkan kualitas kerja daripada kuantitas.

Misalnya, cermati proyek mana yang menggunakan paling sedikit waktu dan energi dengan hasil yang sama. Lakukan proyek semacam itu lebih banyak untuk mendapatkan hasil lebih baik.

3. Kreatifitas enggak bisa dipaksa

via pexels.com

Kreatifitas sangatlah penting bagi perkembangan bisnis. Tapi bisa enggak kamu mengeluarkan ide kreatif dengan berpikir sekeras mungkin? Mau selama apa pun kamu berusaha, yang ada kamu makin stres.

Ide kreatif biasanya didapatkan secara acak dan enggak bisa dipaksakan. Coba lakukan hal yang menimbulkan kreatifitas, misalnya mengerjakan hobimu atau menikmati alam dan kehijauan. Dengan pikiran yang tenang dan rileks, pikiranmu malah bisa fokus dan kreatif.

4. Bisnis adalah kerja tim

via pexels.com

Hanya sedikit sekali bisnis yang bisa sukses karena upaya satu orang saja. Entrepreneurship membutuhkan kerja tim untuk memikirkan strategi yang baik dan pelaksanaan yang bagus.

Sebagai seorang entrepreneur, kamu enggak bisa bekerja sendiri mau sekeras apa pun kamu bekerja. Kamu perlu mendelegasikan tugas kepada timmu. Apalagi kalau mitra atau pekerjamu memiliki kelebihan  yang kamu enggak punya.

Perhatikan siapa yang kamu ajak ke dalam bisnismu. Kalau kamu bekerja dengan orang yang salah, maka bisnismu akan memiliki hambatan besar. Selain itu kamu juga perlu meningkatkan kemampuanmu dalam hal hubungan interpersonal agar relasi dan kondisi kerja menjadi nyaman dan lancar.

5. Kemampuanmu ada batasnya

via staticflickr.com

Kerja keras adalah kegiatan yang membutuhkan upaya yang amat besar. Padahal sebagai manusia kamu punya batasan. Kalau bekerja terlalu keras, jarang istirahat dan enggan mengambil liburan, yang ada kamu akan kelelahan dan malah jadi enggak produktif.

Jangan berpikir ulang untuk beristirahat. Menurut teori ritme ultradian, otak kita hanya bisa fokus selama 90 menit. Dengan mengambil rehat 15 menit, kamu bisa bekerja dengan maksimal dan fokus selama 90 menit ke depan.  Riset juga menunjukkan bahwa tidur sejenak bisa meningkatkan fungsi kognitif kita, kreatifitas, proses belajar, dan memperbaiki ingatan.

Apakah kamu pekerja yang pintar atau pekerja keras? Yuk tulis jawabanmu di kolom komentar di bawah ini.


 

Leave a Reply