Do’s & Don’ts Pendelegasian Tugas yang Efektif dan Efisien

Kamu merasa sebagai orang yang paling qualified dan mampu melakukan segalanya sendirian? Wah, berarti sudah waktunya kamu belajar melakukan delegasi kepada orang lain. Belajar mendelegasikan tugas berarti belajar menjadi pemimpin. Pemimpin yang baik adalah orang yang dapat memberikan kepercayaan kepada orang lain untuk maju. Berikut adalah do’s & don’ts pendelegasian tugas yang efektif dan efisien:

Do’s & Don’ts Pendelegasian Tugas yang Efektif dan Efisien
via pixabay.com

Do’s

1.      Buat prioritas

Buatlah daftar prioritas tugas yang harus diselesaikan dari yang sangat urgent sampai sampai yang enggak urgent. Jika ada beberapa tugas yang harus diselesaikan segera, buatlah pendelegasian sesuai dengan prioritasnya.

2.      Berikan arahan yang jelas

Ketika mendelegasikan tugas, berikan arahan yang jelas dan detail mengenai tujuan, ekspektasi dan tanggung jawab. Hal ini berguna untuk perencanaan waktu dan pengerjaannya yang efisien. Dengan begitu si penerima delegasi dapat melakukan tugasnya tanpa ada kesulitan yang berarti.

3.      Berikan deadline yang pantas

Dalam pendelegasian tugas berikan deadline yang pantas. Lakukan estimasi waktu dengan mengukur tingkat kesulitan pengerjaan tugas tersebut dan pertimbangkan kemampuan si penerima tugas.

4.      Berikan dukungan

Dukungan akan sangat membantu si penerima tugas untuk mengerjakan tugasnya dengan baik. Selain itu kamu juga dapat mengetahui apa yang bisa kamu bantu dalam proses pengerjaan.

5.      Berikan update

Jika ada update atau perubahan dari tugas yag diberikan, segera informasikan kepada si penerima tugas. Dengan begitu ia dapat melakukan perbaikan sesegera mungkin sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga.

6.      Sabar

Dengan mendelegasikan berarti kamu mempercayai si penerima tugas untuk melakukan tugas sesuai dengan arahanmu. Jadi tunggu dan biarkan si penerima tugas mengerjakan tugasnya.

 

Don’ts

1.      Tidak memperhatikan kondisi si penerima delegasi

Ketika ada tugas yang urgent kamu langsung mendelegasikan tugas tanpa melihat kondisi penerima tugas. Ada baiknya sebelum memberikan tugas, tanyakan apa yang sedang dikerjakannya dan kapan deadline tugas tersebut.

2.      Memberikan tugas tanpa arahan yang jelas

Memberikan tugas tanpa arahan yang jelas. Hal ini akan mempersulit pengerjaan tugas. Jangan mengharapkan orang lain dapat membaca pikiranmu.

3.      Deadline yang tidak masuk akal

Membuat estimasi pengerjaan yang enggak masuk akal. Jika mengerjakan sebuah pekerjaan semudah mengedipkan mata, mungkin kamu enggak akan mendelegasikan tugas. Jangan meremehkan waktu pengerjaan karena semua butuh proses,

4.      Mikromanajemen

Selalu enggak merasa puas dan terus-terusan mengkoreksi hasil kerja orang lain, menanyakan keberadaan si penerima tugas dan ingin tahu kemajuan tugas setiap saat, ingin di CC di setiap email dan melakukan pekerjaan yang sangat detail. Jika ciri-ciri itu ada di dirimu, ada baiknya untuk lebih memberikan kepercayaan kepada orang lain.

5.      Meremehkan kemampuan orang lain

Enggak menghargai apa yang telah dilakukan orang lain dan meremehkan kemampuan orang lain. Penghargaan sangat dibutuhkan untuk membangun kepercayaan diri.

6.      Menyalahkan

Menyalahkan orang lain atas kesalahan atau kegagalan suatu tugas tanpa mencari solusi. Ada baiknya untuk mencari apa yang menjadi penyebab atas kesalahan atau kegagalan tersebut dan fokus mencari solusinya. Menyalahkan orang lain hanya akan membuang waktu dan energimu, serta enggak dapat mengubah apa yang sudah terjadi.

 

Apakah kamu tahu do’s & don’ts lain untuk pendelegasian yang efektif dan efisien?


 

 

Leave a Reply