Pelatihan Alumni Wirausaha Muda Mandiri: Konsep Desain Dalam Industri Fashion

Pada tanggal 24 Juli 2018 yang lalu, alumni Wirausaha Muda Mandiri menghadiri pertemuan kedua untuk Pembinaan Fashion yang mengusung tema Konsep Desain dalam industri fashion yang diadakan oleh Bank Mandiri. Pelatihan yang diadakan ini diadakan di Rumah Kreatif BUMN dan materi pelatihan dibawakan oleh Herman Yusuf.

Pertemuan ke dua mengenai Industri Fashion ini dihadiri oleh para peserta alumni Wirausaha Muda Mandiri yang sebelumnya juga hadir di pertemuan pertama. Di awal pertemuan para peserta yang datang diminta untuk mempresentasikan Identity Board Brand atau Papan Identitas dari brand yang mereka sudah buat sebelumnya.

Pada sesi ke dua, barulah tema “Konsep Desain” diberikan oleh Herman Yusuf, Dosen Sekolah Tinggi Desain Indonesia, Bandung. Pada sesi ini beliau membekali para peserta mengenai Tren dan Moodboard. Dua hal ini sangat penting untuk diketahui oleh calon desainer atau desainer pemula.

Konsep Desain

Untuk menjadi seorang desainer, enggak cukup sekedar suka fashion saja tapi juga harus memiliki dasar seperti mendesain, membuat pola, memilih warna dan juga bahan.  Tentunya membuat desain enggak mudah. Dalam merancang, para desainer harus memiliki konsep agar hasilnya sesuai dengan tujuan dari sang perancang yaitu membuat suatu karya yang konkret dan bernilai.

Fashion Tren

Pelatihan Alumni Wirausaha Muda Mandiri: Konsep Desain Dalam Industri Fashion
Presentasi

Perkembangan dunia mode sangat cepat berpindah dari satu tren ke tren lainnya. Ada yang bertahan lama dan juga ada yang sebentar. Fashion sendiri bukan sekedar berpakaian, namun juga dapat memperlihatkan tren. Bagaimana seseorang menunjukkan kepribadiannya, dan juga gaya hidupnya.

Berbeda dengan gaya hidup minimalis, para pencinta fashion tentunya akan selalu mengikuti tren yang sedang berkembang. Mereka mengkoleksi sejumlah pakaian atau aksesoris yang sedang “in” untuk membuat penampilannya menarik dan fashionable.

Di Indonesia,  fashion saat ini adalah penyumbang terbesar ke dua pendapatan domestik bruto (PDB) di bidang industri kreatif. Hal ini dikarenakan masyarakat Indonesia semakin melek mode dan mengikuti tren fashion yang sedang berkembang.

Untuk “meramal” tren yang akan datang, seorang desainer harus mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan fashion; permintaan konsumen, klasifikasi konsumen, tingkat ekonomi, teknologi, transportasi, komunikasi, dan marketing. Selain itu ada konsumen will dan atau preference.

Moodboard

Pelatihan Alumni Wirausaha Muda Mandiri: Konsep Desain Dalam Industri Fashion
Moodboard

Seorang desainer agar tetap exist dan dikenal selain harus bisa meramalkan tren mendatang, tentunya harus memiliki konsep desain yang bagus untuk menciptakan suatu tren. Untuk membuat suatu tren, seorang desainer harus memiliki tema, arah dan tujuan. Semuanya ini dituangkan di dalam suatu media visual yang dinamakan Moodboard.

Seperti halnya kebanyakan desainer baik untuk arsitektur, interior dan mode, Moodboard adalah media visual dimana semua ide dituangkan.  Para desainer mengumpulkan semua ide, gambar dan hasil yang ingin diciptakan di sini, lengkap dengan warna, bentuk, dan benda-benda yang mewakili ide dari sang desainer. Board ini adalah inspirasi dari sang desainer.

Moodboard juga bisa dinamakan Storyboard. Storyboard ini juga bisa diberikan nama sesuai dengan tema yang diinginkan. Mengutip dari perkataan Herman Yusuf “Memberi nama pada storyboard itu seperti memberi nama pada anak. Harus inspiring, puitis, tapi tidak cliche”.

Untuk membuat moodboard, cukup dimulai dengan mencari tema yang akan diusung, kemudian kumpulkan potongan-potongan gambar yang memiliki keterkaitan dengan tema. Storyboard ini sangat bermanfaat bagi desainer. Selain mengembangkan imajinasi dari kumpulan gambar-gambar yang disusun, desainer juga dapat menceritakan desain yang akan dibuat agar mudah dipahami.

Di pembinaan Wirausaha Muda Mandiri ini, para alumni mendapatkan banyak ilmu bermanfaat bagi kelangsungan karirnya. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para peserta yaitu alumni WMM dapat semakin mantap dalam menekuni bidangnya di dunia fashion ini.


 

Leave a Reply