5 Tips Menjadi Sales yang Efektif

Kalau kamu pernah menjadi bagian penjualan atau sales, pasti pernah merasakan ditolak dan atau tertekan karena harus mencapai target penjualan namun dituntut untuk harus tetap tersenyum dan ramah. Enggak heran sales memerlukan keahlian yang enggak sembarangan.

Banyak yang menginginkan keahlian ini. Bukan hanya orang sales, namun juga bidang lain. Pasalnya keahlian ini dapat meningkatkan kinerjamu di banyak bidang lain. Jadi, baik kamu orang sales maupun bukan, kamu perlu baca 5 tips menjadi sales yang efektif berikut ini.

1. Jangan ngotot menjual, dengarkan

via maxpixel.freegreatpicture.com

Banyak sales yang mengira bahwa menjual berarti banyak ngomong. Padahal salah satu bagian terpenting dari menjadi seorang sales yang efektif adalah mendengarkan calon klien/pelanggan.

Saat-saat pertama dari penjualan adalah saat terpenting. Oleh sebab itu saat baru pertama berbicara, hindari untuk membicarakan mengenai dirimu sendiri, membicarakan produk atau jasamu, dan yang terpenting, jangan pernah langsung melakukan pembelian. Perkenalkan saja dirimu dan tujuanmu namun kamu perlu lebih banyak mendengarkan.

2. Antusias dengan calon klienmu

via pxhere.com

Agar menjadi sales yang efektif, kamu perlu antusias terhadap calon klien/pelangganmu. Bukan berarti terlalu ceria ya, namun percaya diri dan penuh perhatian. Lupakan dulu untuk menjual dan fokus pada keinginan mereka. Berikan banyak pertanyaan tanpa disisipi maksud terselubung.

Tanyakan hal-hal yang akan memberikanmu informasi untuk apa yang mereka butuhkan. Apa produk atau jasa yang mereka gunakan? Apakah mereka puas? apakah menurut mereka harganya terjangkau? Apa yang mereka inginkan dari suatu produk/jasa?

Kalau kamu sudah mengerti apa yang mereka inginkan, kamu enggak akan memaksa mereka melakukan sesuatu yang enggak mereka inginkan. Akibatnya mereka akan mempercayaimu dan menganggapmu sebagai penasihat yang dapat dipercaya. Selain itu proses melakukan penjualan juga jadi lebih menyenangkan.

3. Berbicara seperti kepada teman/keluarga

via staticflickr.com

Berbicaralah kepada calon klien/pelanggan seperti kamu berbicara kepada teman atau keluarga. Enggak usah menerapkan metoda cara berbicara sales yang lembut dan profesional. Bicara yang normal dan sopan saja. Cara ini malah akan membuatmu jadi lebih diterima.

4. Jawab penolakan dengan pertanyaan

via pexels.com

Melakukan penjualan baik secara terang-terangan maupun tersembunyi akan membangun dinding pertahanan. Ketika kamu menemui penolakan, ajukan pertanyaan. Pertanyaan membantumu untuk menghindarkan dari argumen atau memaksa untuk meyakinkan calon pelanggan/klien.

Pertanyaan juga dapat membantumu menemukan masalah kenapa calon pelanggan/klien merasa enggak sreg. Pada akhirnya kamu bisa meyakinkan mereka bahwa ide-idemu adalah pemikiran dari pelanggan/klienmu.

5. Dengarkan apa yang tidak dikatakan

via wikimedia.org

Terakhir namun enggak kalah pentingnya adalah membaca situasi dan bahasa tubuh calon pelanggan/klienmu. Apakah mereka nampak terburu-buru atau enggak nyaman? Apalagi kalau mereka nampak sudah enggan melihat ke arahmu. Kamu perlu peka terhadap hal-hal semacam ini.

Banyak sales yang terlalu fokus pada misi mereka sampai lupa bahwa yang sedang mereka ajak bicara adalah manusia dan bukan obyek. Pelajari bahasa tubuh kalau perlu. Yang terpenting, asah kepekaan dan empatimu.

Apakah kamu tahu tips lainnya untuk menjadi sales yang efektif? Yuk share tipsmu di kolom komentar di bawah ini.


 

Leave a Reply