5 Wisata Persawahan yang Paling Cantik di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Maka bukan hal yang aneh jika di Indonesia banyak persawahan yang membentang. Selain digunakan untuk bercocok tanam, sawah ternyata juga memiliki keindahan tersendiri. Saking indahnya, persawahan menjadi destinasi wisata dan menarik perhatian banyak wisatawan. Berikut adalah 5 wisata persawahan yang paling cantik di Indonesia.

1. Sawah Tegalalang, Bali.

Tempat ini merupakan destinasi wisata persawahan yang paling terkenal di dunia. Destinasi ini terletak di dekat Gunung Kawi. tepatnya di Desa Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali.

Perjalanan ke tempat ini sekitar 1 sampai 1.5 jam dengan berkendara. Banyaknya wisatawan yang datang, membuat kawasan ini dikelilingi kafe dan resto. Di sini kamu bisa menyantap makanan lezat sambil menikmati pemandangan hijau yang luar biasa indah.

Apabila mau mengenal lebih dekat persawahan di Tegalalang ini, kamu dapat turun langsung ke sawah. Di sini kamu akan mengetahui lebih dalam tentang sistem irigasi, teknik pengolahan padi dan cara pembibitan. Waktu yang cocok untuk mengunjungi tempat ini adalah pada sore hari dimana kamu bisa melihat sunset yang cantik dari sini.

2. Sawah Jatiluwih, Bali.

Sawah terasering Jatiluwih merupakan salah satu destinasi wisata terfavorit di Bali. Tempat wisata ini berlokasi di Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Bali. Desa ini dikenal sebagai desa yang masih memakai sistem pengairan sawah tradisional. Lokasinya berada di dekat pengunungan Batukaru. Untuk sampai ke lokasi ini dibutuhkan waktu 1-2 jam dengan berkendara dari Denpasar.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat ini adalah saat Februari sampai dengan April, ketika tanaman padi sedang tumbuh tinggi. Di tempat ini juga terdapat kegiatan wisata seperti bersepeda dan hiking. Untuk kamu yang mau menginap juga terdapat beberapa pondok wisata di daerah ini.

3. Terasering Panyaweuyan, Majalengka.


Terasering Panyaweuyan merupakan tujuan wisata agrowisata di kabupaten Majalengka. Terasering Panyaweuyan berlokasi di Kecamatan Argapura. Untuk sampai ke tempat ini, kamu dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi jalan cukup baik tetapi agak sempit apabila kendaraan roda empat berpapasan.

Tempat ini ramai dikunjungi wisatawan khususnya pada akhir pekan. Wisatawan yang datang terdiri dari wisatawan lokal sampai dengan wisatawan mancanegara. Waktu yang cocok untuk mengunjungi tempat ini adalah pada pagi hari sekitar pukul 6 sampai dengan pukul 8. Untuk menjaga pemandangan Panyaweuyan tetap indah, jangan sampai kamu menginjak tanaman pertaniannya ya.

4. Persawahan Lingko, NTT.

A post shared by Re Sharyna (@rsharyna) on


Destinasi ini berlokasi di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Bentuk persawahan di tempat ini berbeda dengan persawahan pada umumnya. Bentuknya yang melingkar seperti jaring laba-laba membuat kagum para wisatawan yang berkunjung.

Penduduk Manggarai mengenal sistem pembagian tanah sawah tersebut dengan nama Lingko. Lingko merupakan tradisi tanah adat yang dipunyai secara komunal dan dibagikan pada warganya sesuai dengan ketentuan adat. Tiga Lingko paling populer di Manggarai adalah Lingko Cancar, Lingko Ratung, dan Lingko Wae Mata.

5. Bukit Pergasingan, Lombok.

A post shared by Harya Pradhana (@haryapradhana) on


Bukit Pergasingan merupakan petak-petak sawah yang tertata rapi dan berwarna-warni. Berada di ketinggian sekitar 1700 mdpl, bukit ini terletak di Desa Sembalun, Lombok Timur.

Waktu yang dibutuhkan dari Kota Mataram ke tempat ini adalah sekitar 2-3 jam berkendara. Pendakian di tempat ini tak sesukar mendaki gunung tetapi harus tetap berhati-hati karena kemiringan bukit ini sekitar 70 derajat.

Dari lima destinasi wisata persawahan di atas, mana yang menarik untuk kamu kunjungi? Tulis jawabanmu di kolom komentar di bawah ini ya.


 

Leave a Reply