7 Sistem Mnemonic yang Ampuh untuk Memudahkanmu Menghapal

Sistem Mnemonic adalah sistem menghapal yang dapat digunakan untuk membuat proses menghapal dan menjadi lebih mudah. Sistem ini juga bisa dimodifikasi agar sesuai dengan berbagai variasi materi yang perlu dihapal. Dari berbagai sistem mnemonic yang bisa dipraktekkan, kamu bisa memulai dengan 9 jenis latihan mnemonic yang mudah berikut ini.

1. Musik

via pixabay.com

Coba ingat, berapa banyak lirik lagu yang bisa kamu hapal? Susah enggak menghapal lagu yang sering kamu nyanyikan dengan enggak sadar? Pasti jawabannya banyak dan sangat mudah. Bahkan pasti ada lagu yang selalu teringat padahal kamu enggak suka. Hal ini karena musik memang membuat kamu senang dan membuat pikiranmu lebih ringan.

Musik juga bisa diterapkan untuk membuat proses belajar dan menghapal lebih mudah. Itu sebabnya anak kecil akan banyak diajari dengan menggunakan lagu. Kamu juga bisa menyanyikan bahan hapalanmu dengan irama lagu kesukaanmu.

Misalnya, kalau kamu kesulitan menghapal materi presentasimu, kamu bisa nyanyikan dengan lagu Lady Gaga terbaru sambil nari-nari sendiri. Dijamin pasti langsung hapal!

2. Penamaan

via pixabay.com

Dengan sistem mnemonic yang satu ini, kamu bisa mengambil satu huruf dari tiap kata pada materi hapalan untuk dirangkai jadi nama benda atau orang agar lebih mudah diingat. Misalnya, kata motivasi entrepreneurship yang disusun menjadi kata BUAH (Bangun Usaha dengan Asa dan Hati), pasti akan lebih mudah diingat daripada kata acak yang enggak saling berhubungan.

3. Ungkapan atau Kata

via staticflickr.com

Metoda ini adalah yang paling populer dalam mnemonic. Buatlah ungkapan atau kata yang menggunakan huruf depan dari tiap kata depan pada materi hapalan untuk membuat ungkapan atau kata yang mudah diingat.

Misalnya, kamu pasti sudah mengenal kata Mejikuhibiniu dari kecil. Kata ini dapat memudahkan untuk menghapal warna sekunder merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

Kamu juga bisa membuat ungkapan atau kalimat, misalnya untuk mengingat satuan panjang. Kamu bisa membuat kalimat “Kamu Harus Datang Menggunakan Delman Coklat Muda” untuk mengingat Km, Hm, Dam, M, Dm, Cm, Mm. Menggunakan contoh kendaraan delman juga akan lebih membantumu ingat bahwa ini adalah untuk satuan jarak tempuh.

4. Syair dan pantun

via wikimedia.org

Buatlah informasi atau materi hapalan menjadi puisi atau syair. Misalnya untuk mengingat jumlah hari pada bulan dalam setahun, kamu bisa membuat pantun seperti ini “September, November, April, dan Juni. Jumlahnya ada 30 hari. Bulan lain punya 31 hari. Kecuali Februari. Tapi tiap Tahun Kabisat nanti. Jumlahnya jadi 29 hari“.

5. Gambar atau simbol

via staticflickr.com

Menggunakan gambar atau simbol akan memudahkan untuk membuat hubungan dengan informasi tertentu sehingga akan membuat kita lebih mudah menghapalnya. Kamu bisa menggambarnya pada catatan dan buku materi yang harus kamu hapal, atau sekadar kamu bayangkan saja.

Misalnya, untuk mengingat rukun islam. Kamu bisa asosiasikan dengan lambang yang mengingatkanmu pada masing-masing rukun.

  • Tulisan kaligrafi Allah: Syahadat (menyatakan kalimat tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu utusan Allah)
  • Sajadah: Shalat (ibadah sembahyang lima waktu sehari)
  • Tangan memberi uang: Zakat (memberikan 2,5% dari uang simpanan kepada orang miskin atau yang membutuhkan)
  • Bedug: Saum (berpuasa dan mengendalikan diri selama bulan suci Ramadan)
  • Ka’bah: Haji (pergi beribadah ke Mekkah, setidaknya sekali seumur hidup bagi mereka yang mampu)

6. Pemotongan

via pexels.com

Tekhnik ini umumnya digunakan untuk mengingat angka. Karena memori kita terbatas, maka sulit bagi kebanyakan orang untuk menghapal suatu deretan angka panjang. Namun kalau angka-angka tersebut dipotong menjadi beberapa bagian, maka akan lebih mudah untuk diingat. Misalnya untuk nomor telepon 08133576XXXX, kamu bisa membaginya menjadi 081-335-76-XX-XX.

7. Ejaan

via wikimedia.org

Cara ini banyak dipakai untuk mengajarkan anak kecil mengeja suatu kata, misalnya “be u bu, de i di, BUDI”. Buat kamu yang sudah dewasa, cara ini sangat bagus untuk memudahkanmu mempelajari kata-kata baru dalam bahasa asing. Apalagi dengan kalimat dari bahasa asing itu sendiri, misalnya Arithmetic: A Rat In The House May Eat The Ice Cream.

Dari 7 sistem mnemonic di atas, mana yang pas untuk kamu menghafal? Yuk tulis jawaban dan pengalaman kamu di kolom komentar di bawah ini.


 

Leave a Reply