Hati-Hati dengan Penipuan Menggunakan Mandiri E-Cash! Yuk Baca

Mandiri e-Cash adalah produk uang elektronik Bank Mandiri dalam bentuk aplikasi smartphone. Kamu dapat melakukan transaksi perbankan secara digital mulai dari penyetoran dan penarikan tunai, pengecekan saldo, transfer antar ponsel, hingga isi ulang e-money.

Produk yang satu ini memang menawarkan banyak kemudahan. Namun sayangnya, masih ada orang-orang yang memanfaatkan produk ini untuk melakukan penipuan menggunakan Mandiri E-Cash. Herannya lagi, masih banyak yang menjadi korban.

Biar kamu nggak menjadi salah satu statistik korban, baca yuk beberapa modus penipuan di bawah ini:

1. Jangan pernah berikan data diri

via staticflickr.com

Jangan pernah mengirim atau memberikan data diri, apalagi foto kartu identitasmu kepada orang lain yang enggak kamu kenal. Selain kamu jadi rentan penipuan, foto kartu identitasmu bisa disalahgunakan untuk penipuan. Fotomu ini bisa dikirim untuk menipu orang lain agar lebih mudah percaya. Males kan?

2. Modus menang undian

via pixabay.com

Modus yang satu ini paling sering dipakai. Pasalnya iming-iming hadiah paling gampang untuk menarik perhatian orang dan menurunkan pertahanan diri. Biasanya pelaku penipuan akan menelpon korban untuk mengabarkan menang undian.

Korban kemudian diminta untuk mengecek saldo rekening agar pelaku bisa melihat sejumlah dana yang bertambah dalam rekeningnya. Uang ini dimaksudkan sebagai penarik agar korban lebih percaya.

Pelaku bisa juga mengirimkan Pop-Up pengisian pulsa yang muncul di hape korban, padahal pulsa tidak bertambah. Pelaku akan buru-buru melancarkan aksi penipuan sebelum korban sadar atau mengecek saldonya.

3. Jangan mau ke ATM

via maxpixel.freegreatpicture.com

Modus ini digunakan ke calon korban untuk melancarkan penipuan di mesin ATM. Biasanya dilakukan pada transaksi toko online. Pelaku akan pura-pura sudah mentransfer uang dan korban harus bertanggung jawab. Pelaku bahkan bisa mengancam akan melaporkan ke polisi dan menakut-nakuti dengan membuat surat laporan palsu.

Jika korban sudah panik, biasanya pelaku akan menggiring korban ke mesin ATM dan akan menanyakan jumlah saldo korban yang terdapat di dalam rekening tersebut. Hal ini untuk menentukan jumlah uang yang dapat diambil dari rekening korban. Pelaku akan memandu korban untuk mengakses Mandiri E-Cash dan masuk ke pilihan Isi Ulang.

Kemudian korban akan diminta untuk mengetik sederet nomor PIN hadiah, yang sebenarnya adalah nomor telepon pelaku untuk menampung uang yang ditransfer tersebut. Lalu dilanjutkan dengan sederet angka yang jumlahnya berada di bawah jumlah saldo korban. Uang ini akan langsung berpindah ke tangan pelaku.

4. Tidak ada dana rekening minimum untuk menerima transfer

via publicdomainpictures.net

Modus berikutnya adalah menanyakan jumlah saldo di rekening kita. Biasanya dengan alasan untuk mengecek saldo sebelum dan sesudah menerima uang. Modus ini biasanya digunakan untuk menipu penjual online. Penipu pura-pura jadi pembeli yang mau memastikan uangnya sudah benar-benar masuk.

Padahal, foto saldo tersebut digunakan untuk mengecek berapa banyak uang yang bisa dikuras. Tanda-tanda lain, penipu akan bilang untuk bisa terima transferan harus ada dana minimal Rp. 500.000 di rekening (atau jumlah lain). Hal ini tentu saja nggak benar.

5. Jaga OTP dan PIN e-Cash

via publicdomainpictures.net

Dilarang keras untuk memberikan informasi pribadi kepada orang lain, seperti kartu ATM, PIN dan OTP. Hal ini sepertinya merupakan hal yang sangat dasar, namun jangan heran kalau banyak orang yang tetap bisa dikelabui. Jangan jadi salah satu dari orang-orang itu ya!

6. Hindari percakapan telepon

via pixabay.com

Segera putus sambungan telpon kalau kamu menerima telpon dari orang nggak dikenal yang menanyakan data pribadimu, memintamu untuk mengakses rekeningmu dan hal hal-hal mencurigakan lain. Percakapan telepon adalah saat menentukan dimana penipu akan menggiring calon korban untuk melancarkan penipuan.

7. Transfer ke bank lain selain Mandiri

via staticflickr.com

Satu hal yang harus kamu ingat juga, Mandiri e-Cash tidak memiliki layanan transfer ke Bank lain, selain Mandiri. Jadi kalau ada yang menginformasikan bahwa pembayaran sudah ditransfer melalui Mandiri e-Cash ke nomor rekening anda selain Mandiri, berarti orang tersebut adalah penipu.

Kalau kamu menemukan hal-hal seperti ini, segera laporkan. Telpon ke 14000 untuk mendapatkan solusi terbaik dan memblokir nomor e-Cash penipu untuk mencegah adanya korban-korban penipuan Mandiri E-Cash.

Kalau kamu sudah terlanjur kena tipu, kamu juga bisa mengadukan masalah ini. Ada kemungkinan dana kamu bisa diselamatkan, tergantung dengan ketentuan dari Bank Mandiri yang berlaku.


 

Leave a Reply