Tips Bagaimana Membangun Personal Branding

Sekarang ini banyak perusahaan yang mencari karyawan dengan personal branding yang kuat. Namun apa sih yang dimaksud dengan personal branding dan seberapa pentingkah membangun personal branding untuk meniti karir? Temukan jawabannya di sini dan tips untuk membangunnya.

Apa itu Personal Branding?

via pixabay.com

Setiap orang adalah unik dengan gaya dan karakternya masing-masing. Orang lain akan melihat, menilai dan mempersepsikan siapa kita dari cara kita berkomunikasi, berbusana, hobi, minat, kemampuan dan banyak hal lainnya. Gaya dan karakter kita yang terlihat oleh orang lain tersebut akan menjadi brand image atau merek kita selamanya atau bisa disebut dengan Personal Branding.

Kenapa Personal Branding itu penting?

via pixabay.com

Personal Branding adalah image atau citra dari kepribadian kita yang dilihat atau tangkap oleh orang lain. Apa yang orang lain lihat/tangkap akan melekat selalu di diri kita. Tentunya kita semua ingin menjadi orang dengan personal branding yang bagus di hadapan semua orang bukan? Nah, kalau begitu kita harus melatih kepribadian kita supaya orang lain percaya dan mau mengenal kita.

Siapa saja yang harus memiliki Personal Branding?

via pixabay.com

Karena setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda, maka setiap orang harus memiliki Personal Branding yang dapat dijual ke target audiens.  Banyak orang berpikir kalau hanya selebritis atau marketing saja yang harus mempunyai personal branding agar orang lain tertarik untuk mengenal atau mengetahui lebih jauh produk yang dijualnya. Namun ternyata itu salah. Kita juga adalah produk dari diri kita sendiri, dan kita memerlukan personal branding untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

Bagaimana membangun Personal Branding?

via pixabay.com

1. Analisa dirimu sendiri dengan bertanya kepada diri sendiri siapa dirimu. Seperti nilai-nilai yang dipegang, emosi, kekuatan, kelemahan dan potensi dirimu, ketrampilan dan keahlian apa yang kamu miliki, dan apa minatmu. Selain itu pertimbangkan apa pendapat keluarga, teman, kolega atau klien tentang dirimu. Lalu impian yang ingin kamu raih di dalam karir dan bisnis, seperti ingin berkarir dimana atau ingin usaha apa. Yang terakhir, tentukan target audiensmu dimana kamu bisa diterima.

2. Bangun brandmu. Untuk itu kamu membutuhkan karakter utama atau image yang ingin dibangun. Seperti contoh, jika kamu ingin orang lain melihatmu sebagai seorang pemimpin yang asik, maka kamu harus membumi dan ramah. Asah keahlian kamu dengan mengikuti komunitas, dan jangan lupa untuk berbagi dengan yang lain juga. Selain itu untuk membangun brandmu kamu harus membuat jaringan secara online maupun offline.

3. Mempertahankan personal brand. Membangun image yang ingin orang lain lihat pada diri kita enggak sulit, tapi tentu kita ingin membentuk persepsi orang lain tentang kita sesuai dengan yang kita inginkan. Kuncinya adalah dengan menjadi diri sendiri dan konsisten memperlihatkan nilai-nilai diri kita, bukan “pencitraan” yang dibuat-buat. Ketika bersosialisasi, terbuka dengan kritik, mendengarkan masukan atau nasihat, dan memperhatikan apa yang orang lain adalah kunci kita bisa mempertahankan personal brand kita dan memperbaiki diri sendiri.

4. Konsisten. Kunci untuk memiliki Personal Branding yang baik adalah mempunyai nilai, keahlian dan perilaku yang dapat diterima oleh orang lain secara konsisten. Ketika kamu memiliki personal branding yang kuat maka tak ayal kamu bisa membuka banyak kesempatan untuk meraih impian kamu, membangun bisnis kamu, bekerja di tempat yang kamu inginkan, mendapatkan perhatian yang kamu inginkan, meningkatkan karir dan memiliki jaringan yang luas dan yang tidak dimiliki oleh orang lain.

Jadi bagaimana menurutmu? Apakah kamu sudah memiliki personal branding yang bisa kamu jual untuk meningkatkan karirmu?


 

 

Leave a Reply