5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Melirik Bisnis Ramah Lingkungan

Berbagai eksploitasi alam untuk kepentingan manusia telah menyebabkan perusakan alam yang sudah tidak bisa diabaikan lagi. Oleh sebab itu, masyarakat dunia kini sudah mulai melihat ekonomi yang ramah lingkungan sebagai kebutuhan. Selain alasan lingkungan, perubahan kebutuhan ini akhirnya memunculkan berbagai kebutuhan baru bisnis ramah lingkungan yang menguntungkan.

Berikut adalah alasan kenapa kamu perlu mulai melirik kesempatan bisnis ramah lingkungan ini:

1. Pelestarian alam

via pixabay.com

Setelah melalui berbagai perubahan demografi, ekonomi dan iklim; bumi semakin membutuhkan pertolongan kita. Sistem ekonomi yang mengutamakan profit sudah enggak bisa diterima lagi. Oleh sebab itu pembangunan berkelanjutan dan perkembangan ekonomi yang ramah lingkungan bukan lagi merupakan pilihan namun merupakan satu-satunya pilihan untuk masa depan bumi.

Sesuai dengan pepatah dari penduduk pribumi Indian di Amerika Utara, “When the last tree has been cut down, the last fish caught, the last river poisoned, only then will we realize that one cannot eat money.” Kalau pohon terakhir sudah ditebang, ikan terakhir ditangkap, sungai terakhir sudah teracuni, baru kamu akan menyadari bahwa kamu tidak bisa memakan uang. Enggak mau kan bumi kita hancur?

2. Menipisnya sumber daya alam

via pixabay.com

Mungkin mudah untuk enggak menghiraukan keadaan lingkungan kalau kita masih bisa makan, minum enak dan bernapas dengan mudah. Padahal, menurut program pengawasan ketersediaan air bersih OMS/UNICEF, sebanyak 783 juta orang tidak memiliki akses ke air bersih untuk minum dan 2,5 juta orang tidak memiliki akses sanitasi yang layak.

Ini hanyalah sebagian data-data saja bagaimana sumber daya alam sudah sangat tidak berimbang dengan populasi manusia yang terus bertambah. Jumlah manusia yang semakin banyak dan kualitas alam yang semakin buruk menyebabkan sumber daya alam semakin enggak seimbang dengan kebutuhan manusia.

Pada tahun 2011 saja populasi bumi sudah mencapai 7 milyar orang dan diperkirakan akan bertambah menjadi 9 milyar pada tahun 2050. Setengah populasi dunia sudah tinggal di kota dan jumlah ini akan bertambah sampai 60% di tahun 2030 dan 7% di tahun 2030. Aksi nyata harus dilakukan segera dimulai dari dirimu sendiri. Bisnis ramah lingkungan adalah pilihan yang paling tepat.

3. Dukungan pemerintah

via wikimedia.org

Tahun 1992 adalah tahun dimana Konferensi Bumi di Rio de Janeiro diadakan. Konferensi ini menjadi titik balik kesadaran lingkungan di seluruh dunia. Dua puluh tahun kemudian, tren dunia sudah benar-benar berubah.

Terlihat dari Konferensi Rio + 20 yang diadakan oleh Perserikatan bangsa-Bangsa untuk Pembangunan Berkelanjutan yang berniat untuk menambah target baru dan mengubah tujuan pelestarian lingkungan untuk 20 tahun mendatang. Hal ini menunjukkan betapa pemerintah di seluruh dunia sudah semakin sadar akan pentingnya sistem ekonomi dunia yang ramah lingkungan.

Kini banyak bermunculan program pemerintah yang memberikan dukungan untuk bisnis hijau. Baik modal maupun akses. Kamu bisa pasang mata dan ikut menggaet kesempatan ini.

4. Perubahan kesadaran masyarakat

via get.pxhere.com

Krisis keuangan yang mempengaruhi ekonomi dunia sejak tahun 2008 menyebabkan masyarakat dunia untuk lebih mempertimbangkan pembangunan yang berkelanjutan dan menjamin kesejahteraan. Terlebih lagi dengan banyaknya ekopreneuris atau entrepreneur bisnis ramah lingkungan yang semakin sering melakukan edukasi kepada publik mengenai pentingnya bisnis ramah lingkungan.

Menurut analisa Google Analytics, situs-situs entrepreneurship dibanjiri oleh pertanyaan seputar kesempatan bisnis ramah lingkungan. Revolusi kesadaran masyarakat ini terutama terlihat pada pengolahan limbah dan daur ulang sampah.

Dalam satu tahun, limbah rumah tangga berkurang dari 390 KG per orang pada tahun 2008 menjadi 374 KG per orang di tahun 2009. Tingkat daur ulang sampah dan limbah rumah tangga juga naik sekitar 0,7% dalam setahun, dari 63,3% di tahun 2009 menjadi 62,6% di tahun 2008. Tren dunia ternyata telah berubah! Kamu juga perlu ikut berkembang dan mengikuti perubahan jaman.

5. Banyak celah bisnis yang belum terjamah

via wikimedia.org

Ekonomi hijau kini sudah meliputi banyak kegiatan lingkungan hidup. Seperti sanitasi air, daur ulang, generasi energi dari limbah, pembersihan lingkungan, energi terbarukan, dan lain sebagainya.

Dengan mempromosikan penggunaan energi dan sumber daya yang bijak sekaligus mempromosikan penciptaan lapangan kerja dan pembangunan ramah lingkungan. Tentunya hal ini secara signifikan mengurangi emisi karbon. Dengan demikian berdampak langsung memberikan solusi pada hilangnya keanekaragaman hayati dan kerusakan ekosistem.

Bahkan sektor tradisional yang sangat mempengaruhi jejak karbon di dalam lingkungan seperti transportasi, agriklutur dan konstruksi bangunan juga sudah mulai terpengaruh. Oleh sebab itu makin banyak bermunculan bisnis ramah lingkungan yang sudah mulai populer maupun yang memiliki banyak potensi bisnis.

Kalau kamu ingin mencoba bisnis yang ramah lingkungan ini, kamu hanya perlu kreatif. Kamu bisa mulai melakukan bisnis yang bukan hanya berguna bagi orang banyak dan juga lingkungan, tapi juga menguntungkan!

Apakah kamu punya ide untuk mulai ide bisnis ramah lingkungan? Yuk share ide kamu di kolom komentar di bawah ini.


 

Leave a Reply