Kisah Inspirasional 5 Pengusaha Muda Sukses

Uniknya menjadi seorang entrepreneur adalah, semua bisa melakukannya. Apapun latar belakang dan umurmu, kamu bisa menjadi entrepreneur sukses asal cerdik dan mau bekerja keras. Walaupun pendidikan dan pengalaman tentu saja sangat berguna, namun kamu bisa sukses dari muda. Hal ini yang terjadi pada 5 pengusaha muda sukses berikut ini.

1. Jack Kim

via media.licdn.com

Jack Kim baru berusia belasan tahun ketika menciptakan Benelab. Benelab ini adalah mesin pencari yang memudahkan kegiatan filantropi. Mesin pencarian ini dapat membantu pengumpulan donasi lebih efektif. Uniknya dia menetapkan peraturan untuk melarang orang dewasa mengakses Benelab.

Alih-alih dia menggandeng teman-teman sekelasnya untuk menjadi bagian dari organisasi non profitnya yang dikelola mirip dengan perusahaan startup. Dia memiliki target untuk mengumpulkan 100.000 dolar AS sebelum masa sekolahnya berakhir. Luar biasa!

2. Catherine Cook

via amazonaws.com

Catherine Cook mendapatkan ide bisnisnya saat melihat-lihat buku tahunan sekolahnya. Dia berpikir bahwa pasti banyak orang yang akan tertarik untuk memiliki media sosial yang bentuknya seperti buku tahunan sekolah dalam bentuk online.

Bersama-sama dengan saudara laki-lakinya Dave Cook, dia menciptakan MyYearbook.com. Di situs ini pengguna bisa mengunggah foto dan biodata buku tahunan sekolahnya.

Akhirnya situs ini memiliki nilai jutaan Dolar AS dan mampu menarik pengiklan dari perusahaan besar seperti Disney dan ABC. Kini situs ini berubah menjadi MeetMe yang memudahkan pengguna menghubungi teman dan kenalannya di gawai mereka.

3. Kentaro Lemoto

via businesswire.com

Kentaro Iemoto adalah CEO dari Clara Online, yaitu perusahaan pertama di Jepang yang menawarkan server virtual privat berbasis Linux yang terhubung ke jaringan broadband dan layanan TI lainnya dengan menyewakannya ke klien korporat.

Dia meluncurkan perusahaannya ini pada saat dia baru berumur 16 tahun. Saat ini dia merupakan salah satu technopreneur muda yang paling berbakat di dunia. Dari modal awal sebesar 9.000 Dolar AS dia kini sukses mengelola 6 pusat data di Tokyo, Nagoya dan Osaka.

Namun jalan hidup Kentaro enggak bisa dibilang mulus. Saat berumur 14 tahun dia didiagnosa dengan tumor otak dan harus menjalani operasi besar. Dia bahkan harus menggunakan kursi roda selama beberapa tahun untuk memulihkan diri. Untung saja dia tetap semangat menggapai impiannya.

4. Yasa Singgih

A post shared by Yasa Singgih (@yasasinggih) on


Pengusaha muda yang baru berusia 22 tahun ini sudah mulai berbisnis sejak umur yang masih sangat muda, yaitu 15 tahun. Bisnis berjualan lampu hias tersebut terpaksa tutup karena enggak ada distributor. Akhirnya dia beralih ke bisnis pakaian. Dengan modal awal hanya 700 ribu dia berbisnis kaos yang dia cetak sendiri. Sayangnya model bisnis ini gagal.

Enggak patah semangat, dia kemudian menjual baju dari tanah abang lewat toko online-nya dengan nama Men’s Republic. Bisnis ini sempat berhenti karena ia menderita kerugian sampai 100 juta rupiah akibat salah satu bisnisnya, yaitu bisnis kafe, bangkrut.

Untung saja Yasa pantang mundur. Dia kembali membuka Men’s Republic dengan konsep yang lebih matang. Merek ini menjual produk fashion bagi remaja pria kalangan menengah dengan harga online shop (di bawah 500 ribu rupiah).

Berawal dari 4 pasang sepatu, kini bisnisnya menjual berbagai produk fashion pria dari celana dalam, jaket, dan sandal. Produk dan tokonya juga serta tersebar di seluruh Indonesia dan 8 di negara Asia.

5. Theresia Deka Putri

via astralife.co.id

Theresia baru berusia 16 tahun saat dia sudah mulai menjajakan barang dagangannya yaitu kopi luwak. Theresia yang anak yatim piatu ini enggak patah semangat dengan kesulitan hidup. Justru dia makin semangat untuk meraih kesuksesan.

Kekuatan ini pulalah yang memacunya tetap jalan terus saat dia ditipu dan uangnya hanya tersisa dua uang koin 500 rupiah. Hebatnya, dalam keadaan terjepit dia masih tetap berhati mulia dan malah memberikan 500 rupiah ke pengemis.

Beruntung dia menemukan uang 10 ribu di jalan yang kemudian dia gunakan untuk membeli bensin sehingga akhirnya dia bisa bertemu dengan orang yang memesan produk kopinya. Kini bisnisnya bernilai milyaran rupiah dengan produk-produk yang dieksport ke mancanegara seperti  Kopi Luwak Lanang, Lanang Landep dan Gajah Hitam.

Ia juga telah memiliki sebidang perkebunan kopi sendiri dan perusahaannya bisa menghasilkan hingga 1,6 ton kopi tiap tahunnya. Theresia juga terus memperluas bisnisnya dengan produksi teh bermerek Gambung Tea.

Apakah kamu tahu pengusaha muda sukses lainnya yang dapat menginspirasimu dan orang lain? Ayo share pendapatmu di kolom komentar di bawah ini.


 

Leave a Reply