Bedanya Kebiasaan dan Kecanduan yang Harus Kamu Ketahui

Setiap orang pasti memiliki kebiasaan. Kebiasaan ini biasanya adalah hal-hal yang memudahkan hidup mereka atau nyaman dilakukan. Oleh sebab itu tiap orang memiliki kebiasaan yang berbeda-beda karena tiap orang itu unik. Namun, dari berbagai kebiasaan tersebut enggak sedikit yang bukan merupakan kebiasaan positif.

Sayangnya lagi, banyak orang yang enggak menyadari kalau kebiasaan negatifnya sudah mengarah ke kecanduan. Apa kamu punya kebiasaan buruk yang sudah mengarah ke kecanduan? Baca bedanya kebiasaan dan kecanduan berikut ini agar kamu enggak kebablasan:

Kebiasaan

Bedanya Kebiasaan dan Kecanduan yang Harus Kamu Ketahui
via pixabay.com

Sebagian besar aktifitas yang dilakukan secara terus menerus akan tersimpan di otak kita. Akibatnya kita akan melakukannya kembali secara otomatis. Sebagai contoh kebiasaan bangun pagi sebelum matahari terbit, kemudian melakukan olah raga sebelum sarapan. Kebiasaan ini dapat memberikan dampak yang baik bagi kesehatan tubuh.

Oleh karena itu bagi orang yang ingin sehat maka akan melakukan rutinitas ini untuk tetap sehat. Selain kebiasaan yang memberikan manfaat, ada juga kebiasaan negatif. Seperti contohnya ada orang yang jika sedang gugup atau gelisah, maka ia akan menggigit-gigit kukunya, atau ketika tugas menumpuk malah bermalas-malasan dan menunda pekerjaan.

Untungnya, kebiasaan dapat dikendalikan, diubah bahkan dihentikan jika seseorang ingin memiliki hidup yang lebih produktif. Suatu rutinitas dapat menjadi kebiasaan karena di picu oleh otak yang menerima dorongan dari pemicu.

Perubahan kebiasaan dapat terjadi selama 18 hari sampai 254 hari. Maka lakukan kebiasaan baru yang baik secara terus-menerus selama jangka waktu ini agar menjadi kebiasaan.

Kecanduan

Bedanya Kebiasaan dan Kecanduan yang Harus Kamu Ketahui
via pixabay.com

Kebiasaan yang berubah menjadi kecanduan adalah kebiasaan buruk yang timbul karena adanya dorongan emosional atau biologis. Yang perlu diperhatikan untuk mengenali perbedaan kebiasaan dan kecanduan adalah efek atau dampak negatifnya.

Kecanduan dapat mempengaruhi kesehatan mental, ingatan dan tubuh seseorang. Bahkan dapat menimbulkan berbagai macam masalah lainnya seperti sosial dan ekonomi.

Seseorang yang pertama kali mencoba obat-obatan terlarang dan mengkonsumsinya secara rutin akan merasa mendapatkan keuntungan dari obatan-obatan tersebut. Kemudian pola dan konsumsinya akan bertambah menjadi enggak terukur. Akhirnya kebiasaan buruk tersebut menjadi enggak terkendali dan menjadi kecanduan yang mematikan.

Jika pada kebiasaan seseorang masih dapat mengendalikannya, maka pada para pencandu, kecanduanlah yang mengendalikan orang tersebut. Kecanduan sudah mengubah struktur tubuh seseorang sehingga tubuhnya menuntut.

Ketika tubuh mulai menuntut agar candu terpenuhi maka akan muncul gejala-gejala ketagihan. Pada kecanduan narkoba gejala ketagihan disebut juga dengan sakau. Gejala-gejala kecanduan dapat dilihat dari perilaku yang berlebih, enggak mampu melakukan apa-apa, berbicara berulang-ulang, mata merah, muka kuyu atau pucat, badan makin kurus, bau badan, hidung yang berair, dan seterusnya.

Sedangkan gejala kecanduan yang terlihat dari perilaku adalah berbagai permasalahan yang muncul seperti permasalahan hubungan dengan orang lain, keuangan, mengisolasi diri, kurangnya tidur, sampai dengan masalah hukum. Selain itu dari segi emosional dapat terlihat bahwa ia akan mudah merasa bingung, marah, cemas, penyangkalan dan pengalihan.

Kecanduan dapat diobati, namun membutuhkan waktu yang lama, usaha yang keras dan kesabaran. Kecanduan adalah kebiasaan yang sudah enggak bisa dikendalikan lagi atau sulit untuk dihentikan. Contoh lain dari kecanduan selain narkoba adalah rokok, alkohol, kopi, coklat, makanan manis, diet, gaming, shopping dan lainnya.

Setelah penjelasan diatas, coba mulai perhatikan kebiasaanmu. Apakah kamu masih bisa mengendalikan kebiasaanmu atau kebiasaanmulah yang mengendalikanmu?


 

Leave a Reply